Archive | Hongki RSS feed for this section

Secret! Season 2 Our Lovely Family Part 2/2

5 Mar

CITTT

“hahhh”hyunae mengambil nafas panjang.

“hyunna kau membunuhku?” protes hyunae

angin bertiup kencang dari berbagai arah. Pintu mobil terbuka , hyunna turun duluan baru diikuti hyunae. Merekapun duduk dibagian depan mobil meratapi nasib bahwa bensin mobil sekarat hanya cukup untuk dibawa pulang ke rumah.

“sudah lah hyunna eonni kau tau sendiri kyuhyun oppa tergila gila pada secret garden!”

“jangan bicara tentang dia lagi!  kau membuatku tidak napsu bernafas! Nyesel nikah ma dia! Udah nyium nyium eunhye sekarang pacaran ama.secret garden . Dianggep apa aku dan jihyun jika dibandingkan dengan 2saudara evilnya eunhye dan hyunhae plus secret garden belom lagi star craft.”

hyunae memutar kedua bola matanya

“ahh ngomong ngomong evil kita mamfaatin aja si hyunhae dan eunhye untuk ngerjain kyuhyun oppa kan lumayan evil gratis” hyunae dengan semangat memegang tangan hyunna.

“kita ngerjain kyuhyun gitu?”

“yoa apa guna 2 manusia evil itu?”

“tapi gimana otaku sudah buntu plus buta karena si CHO KYUHYUN!!”

“ngapain mikir caranya itu mah biar 2 manusia evil yang memikirkan!”

“jangan libatkan hyunhae anaknya masih kecil!”

“ok telpon eunhye gihh palli”

hyunna mengeluarkan hpnya dan tertera 100 missedcall dan saat dibuka ‘Your Lovely Brother’ yang sudah jelas adalah Leeteuk. Dan terdapat beberapa nama ‘Anak Salon’ ‘Anak Aquarium’ ‘Adik Ipar’ ‘Anak Laut’ ‘Sangjae Cute’ ‘Old Evil’ ‘Ikan Teri’ ‘Ikan Nemo’ ‘Pastur’ ‘Dubu Onew’ . SISAnya anggep aja ga ada pulsa.

Hyunnapun menekan nama ‘Anak Salon’ untuk menelpon Eunhye nada sambungnyapun malah membuat Hyunna makin merana

“aish nada sambungnya kenapa musti 7years of love sih? Kenapa ga pake lagu suaminya aja sendiri?” keluh hyunna kesal

“memangnya oppa ku punya single solo?” balas hyunae dengan suara kecil

“yoboseyo! Kau masih disana? Iya kok tau? Help me! Mata duitan lo! Ok aku nurut tapi jangan aneh aneh apa lagi mempertaruhkan nyawa! Ok ok sep aku tunggu perintah mu saja ok ku tutup ya!”

@ Heechul House

“KYUHYUN OPPA gimana sih? Kalau Hyunna eonni kenapa napa oppa harus jadi babuku seumur hidup tanpa digaji” omel Jihyun sambil jambakin rambur Kyuhyun.

Tak ada balasan matanya masih tetap menatap layar tv. Anaknya pin begitu masih mengagumi adegan di secret garden.

~ring ding dong~

“siapa sih ni? Ganggu!” eunhye mengangkat hpnya keluar.

Leeteu kehilangan kesabaran iapun beranjak dari duduknya. Ia terus menghyubungi Hyunna enah sudah berapa kali.

“Kau menghawatirkan Hyunna atau Istrimu?”tanya Heechul dengan nada menggoda.

“both”

Eunhyepun kembali ia masuk dengan wajah murung. Seperti ada hawa hawa kematian dari arahnya. Heera yang melihatnya langsung mengintrogasi Eunhye.

“Waeyo? Mukamu murung kaya begitu? Ada masalah?” tanya Heera panik

eunhye mendongak dan menghampiri Kyuhyun

“Oppa!!! YAK!! KAU HARUS TANGGUNG JAWAB” teriak Eunhye dan semuanya menengok.

“Kau hamil?” tanya Heera

” jinjja? Hamil? Kyuhyun oppa?” Jihyun pun juga ikutan panik.

” ani bukan aku tapi hyunna!”

“hyunna wah hebat Kyuhyun!” puji Key polos

“no bukan dia KECELAKAAN” teriak Eunhye.

Semua bengong. Leeteuk menarik Kyuhyun berdiri. Jinhyun pun terlempar dari pangkuan Kyuhyun dan terjatuh ke Lantai.

“Kau Cho Kyuhyun Bisa bisanya kau tenang? Istrimu kecelakaan!” Leeteuk menarik kemeja kyuhyun lalu menmpar mukanya keras.

“Hyung aku juga bingung apa yang harus ku lakukan kalo begini? Aku belum mau menduda! ” balas Kyuhyun

awalnya jinhyun tidak menangia tapi setelah mendengar kyuhyun dan leeteuk berntem dia menangis dengan suara keraa

“huee.huee” hyunhae yang tidak tega memungut Jinhyun dan sebelumnya anaknya Haemi dioper ke Minho. Kemudin membawa Jinhyun

tak berapa lama eunhye yang pura pura marah duduk disamping eunhyuk yang memangku eunjae. Ia tak berkata apa apa hanya menheluarkan hpnya.

To : Onew Oppa

oppa tolongin aku dong! Bukakan 1 kamar untuk hyunna dia mau mengerjai Kyuhyun Oppa

Tak lama balasan datang

To : My Eunhye

ok mereka ada masalah lagi?

Eunhye malah tak menjawab sms onew karena Eunhyuk dari tadi memerhatikan dia.

“smsan sama siapa?”tanyanya bingung

“omma dia juga harus tau kalau Hyunna eonni kecelakaan. Omma kan sayang sama Hyunna eonni” balas Eunhye dengan tampang meyakinkan.

kemudian ia memgeluarkan hpnya lagi

To : Hyunna Eonni

eonni taruh mobil mu di parkiran bandara kemudian pergi ke rumah sakit tempat Onew Oppa kerja. Dia sudah kubilang untuk membukakan kamar untuk mu

“kau mau apa sekarang Kyu? Disana ada istri dan adik ku! Bentak Leeteuk

“sudah jangan bertengkar! Kalau memang mereka kecelakaan lebih baik kerumah sakit sana! Terima saja kalau kemungkinan terjelek terjadi itu memang kehendak Tuhan ” kata sungmin oppa melerai tapi malah sial kena pukul Leeteuk.

“cukup kalian berdua!” Bentak heechul sambil memukul 2 kepala manusia tersebut.

Yesung dan ryeowook membantu sungmin berdiri dan kemudiam yesung mengecheck bekas pukulan Leeteuk.

Heechul tanpa basa basi menarik Kyuhyun ke luar. Eunhye Jihyun Donghae Eunhyuk Siwon Taemin Minho mengikutinya keluar sisanya menenangkan Leeteuk didalam.

“Kau taukan Hyunna istrimu? Dan kau juga sudah punya Jinhyun! PERGI pastikan dia tak papa untuk ku!” ucap Heechul

Kyuhyun masih terpana ucapan Heechul

“apa perlu aku ikut?” tanya Heechul meyakinkan.

“hmm hyung temani aku. Kalau kata sungmin benar aku tak tau tempat dimana aku menangis nanti” ucap Kyuhyun.

“oppa aku ikut! ” teriak Eunhye yang langsung berlari ke arah Kyu dan Heechul

“ya sudah ayo!”

heechul eunhye kyuhyun segera naik ke mobil.sedangkan sisanya. . .

“eeeee kok aku ditinggalin?” jihyun sambil melambai lambai

“kita susul saja!” usul Donghae

“anak kita gimana?”

semua menatap siwon

“hyung jangan aku lagi!” rengek siwon

“lumayan kan test kesabaran!” balas Sungmin

“terima nasib mu nak!” lanjut eunhyuk

semua menyusul kecuali siwon dan anak anak.

@ rumah sakit

“onew oppa!” teriak hyunna

“ahh hyunna ya ~” balas onew. “sini palli aku harus membuat dirimu seola ola kecelakaan dan kritis”

“tapi ga ditusuk infuskan?”tanya hyunna takut

“cuma ditempel tenang saja ayo”

merekapun bersiap siap hingga akhirnya kyuhyun heechul dan eunhye sampai.

“onew mana istri gw?” tanya kyuhyun sambil menggoncang goncangkan tubuh onew dengan sangat keras

“kyu ayo~” onew mengantarkan kyuhyun pada suatu ruangan dengan bau obat semakin menyengat. Dari kaca ia melihat istrinya terbaring lemas tak berdaya.

“maaf kyuhyun hyung hanya ini yang dapat kami lakukan sisanya semua serahkan pada yang diatas”balas onew sambil menepuk nepuk pinggung Kyuhyun.

Kyuhyun terjatuh seketika Heechul langsung menggapainya dan memeluknya. Entah apa yang dibisikan Heechul Kyuhyun pun menangis sejadi jadinya di dada Heechul. Eunhye berjalan masuk ke dalam ruangan Hyunna tapi saat dibelakang pintu masuk ia meneteskan obat mata agar terlihat seperti orang menangis.

“huee eonni!! Jangan tinggalin aku”tangis eunhye pura pura.

“dia pasti tak apa apa” kyuhyun tiba tiba muncul dari belakang. Pipinya masih basah dengan air matanya. Matanya pun merah.

“boleh aku disini ber 2 saja dengannya?” pinta kyuhyun. Eunhyepun mengangguk paham kemudian berjalan keluar.

“eh sini!” panggil heechul

“ngomong ngomong si hyunae mana?” tanya heechul sambil memandangi semua sudut lorong.

“molla aku tanya sama onew deh”

“gih sono”

eunhyepun mencari onew sedangkan kyuhyun didalam ruangan hyunna heechul ditinggal di lorong sepi walaupun terang tetap saja rumah sakit .

“hii hawanya ga enak” heechul langsung ngabur ke lobby rumah sakit dan didapatinya orang orang bodoh datang termasuk leeteuk.

“mana hyunna dan hyunae?” tanya leeteuk ganas

“kalo hyunna disana kalo hyunae lagi ditanyaiin eunhye” jawab heechul jujur.

“antarkan aku ke hyunna”

“ok ayo”

····················

“onew oppa!” teriak eunhye girang

“hmm waeyo?” tanya onew dingin

“hyunae dimana?”

“itu dia masalahnya dia ketularan hyunna juga dia minta dia dibilang udah mati dia mau liat seberapa kehilangannya leeteuk saat denger dia udah mati” jelas onew

” aishh tapi dia amankan sekarang?”

“aman dia ada di kamar 1013”

tanpa basa basi eunhye keluar lalu kembali le tempat hyunna sambil menarik onew

····················

kyuhyun terduduk lemas sambil mengusap usap wajah hyunna kemudian mencium tangan hyunna. Tak ada kata kata diantar hyunna dan kyuhyun yang ada hanya airmata dan kesedihan. Hingga akhirnya leeteuk datang.

“kyu mana hyunna?”

“ni hyung!”

“mianhae jeongmal mianhae ini semua salah ku!”

“sudahlah semua sudah terjadi.”

Leeteukpun melakukan hal yang sama dengan Kyuhyun mengusap wajah hyunna mencium tangannya ditambah mencium kening adiknya itu. Tak terasa air mata mengalir begitu saja dari mata leeteuk.

“hyung ada kabar buruk” yesung masuk tanpa ijin.

Leeteukpun keluar dan membiarkan kyuhyun menjaga Hyunna sendirian.

“gila Oppa gw bisa nangis juga ya!” puji Jihyun bangga

“oppa lo juga manusia” lanjut heera sambil memukul kepala jihyun.

“ngomong ngomong mereka ngerundingin apa sih? Kayanya disembunyiin gitu dari kita si leeteuk oppa dan eunhyuk oppa kenapa memangis begitu? Apa ada yang salah? ” tanya sangjae.

“molla kita masih dihitung anak kecil kali”balas minho.

Memang saat onew dan eunhye datang hanya member super junior yang diajak bicara. Bahkan minho saja tak diperbolehkan ikut dalam pembicaraan tersebut

eunhyuk berjalan tergontai gontai dalam rangkulan Donghae sedangkan Leeteuk menangis sejadi jadinya dan memilih mojok di ujung lorong . Shindong yang tak tega melihat leeteuk merana sendirian ia menemani leeteuk diujung lorong.

“oppa ada apa?” tanya hyunhae penasaran

“hyuk tak apakan aku beritau mereka? Mereka juga harus tau” tanya donghae. Eunhyuk hanya mengangguk lemas.

Eunhyepun hanya dapat berdiri menyandar pada dinding. Tak tau apa yang harus ia lakukan lagi. Sekarang permainan bukan lagi ada ditangan hyunna dan hyunae karena mereka yang menentukan langkah selanjutnya.

“jadi hyunae juga jadi korban juga dalam kecelakaan ini dia. . . ” ucap donghae terputus ia mencoba menahan air matanya

“dia kenapa oppa?” tanya hyunhae

“mati? Tak mungkin dia mati secepat itu” tanya jihyun

“dia meninggal”

“MWO?” teriak Heera Minho Key Jonghyun Hyunhae Jihyun dan Sangjae bersamaan.

“oppa dia dimana sekarang?” tanya jihyun sambil menangis

“kata onew dia dibawa dirumah sakit lain karena keadaan kritis dari awal” jelas donghae.

“ayo kesana oppa,”ajak huunhae yang juga ternyata bisa nangis.

“ne onew lagi mengambilkan alamat rumah sakitnya di ruangannya.

·····················

“sial alamatnya panjang banget lagi!  dasar hyunae gila merepotkan ku segala suruh buat kartu nama palsu! Err”

onew asik dengan computernya dan tak disangka hyunhae masuk dan memergokinya membuat kartu nama.

“oppa kau ngapain buat kartu nama baru?” tanya hyunhae polos

“kartu mamanya hilang. Jadi kubuatkan saj yang baru”

“oppa dan hyunae plus hyunna eonni mengerjai kami ya?”

“ah tidak”

“mengaku atau rena tinggal nama dalam tangan ku tak perlu tunggu besok sekarangpun juga bisa ku bunuh rena itu”

” aaaa jangan iya iya aku disuruh eunhye tapi dia disuruh bantuin doang! ”

” oppa . . . . .”

” kumohon jangan beritau yang lain tentang ini bisa kacau aku dibunuh oleh 3 yeoja itu kau pun begitu ”

“siapa yang mau melaporkan oppa memberi tau ku? Aku cuma kesal saja aku jadi terlihat bodoh menangis untuk hal yangvjelas jelas bohongan, . . Tapi oppa mau kubantu?”tanya hyunhae

onew berpikir. .

“ok boleh kau berikan ini ke leeteuk terus pastikan semua orang tidak datang ke alamat ini” kata onew.sambil memberikan kartu nama yang baru ia buat.

“ok oppa!” hyunhae keluar dan onewpun mengikuti dari belakang.

Sejauh ini rencana aman.

·················

“hyunna ya  ireona bangun jangan buat aku menangis tersedu sedu disini? Kau mau melihat aku ditertawai oleh heechul hyung dan eunhyukhyung ditambah ada kangin hyung? Kau rela aku ditertawai dan dimaluin ama mereka?” kata kyuhyun sambil menciumi tangan hyunna

hyunna menggerakkan jarinya membuat kyuhyun tersontak dan langsung memanggil onew yang lavi asik ngobrol dengan leeteuk.

“on onew!! Hyunna gerakin tangan!! ” teriak kyuhyun girang

“jinjja biar ku periksa. Ok leeteuk hyung ini pesan terakhirnya aku mohon kau mau kesana untuk melihatnya untuk terakhir kalinya” ucap onew

“siapa yang meninggal?” tanya kyuhyun

“hyunae”

“mwo?”

“sudah kyu urus saja istrimu. Hyunae biar ku urus.”kata leeteuk

“hung maaf ini karena aku!” balas kyuhyun menyesal

“jangan salahkan dirimu!  ini sudah jalannya.”

onewpun masuk kedalam ruangan hyunna dan ia langsung menyuruh suster memindahkannya ke kamar rawat.

“kyu aku tinggal ya”

“hmm, hyung kalian pulang saja sudah pagi! ”

“ok nanti sore kami kesini lagi ya”balas donghae

semuanyapun keluar. Kyuhyun pun juga ikut keluar untuk mencari makan.dengan mengendap endap hyunna membuka matanya.

“aigo cape banget merem terus!” hyunna membuka matanya lebar lebar

kemudian mencari sesuatu untuk dimakan. Banyak buah yang dapat ia makan. 1 persatu ia makan dari PISANG apel jeruk anggur bahkan buah entah namanya apa ia makan.

ceklek

jeng jeng nahlo

·····················

leeteuk menaiki mobil sendiri tanpa gps ia mencari alamat itu kalang kabut. Sampailah ia disebuah gereja gelap lampu gereja itu tidak dinyalakan.

“aigo istri ku itu saiko ato gila sih!  Masa mau menikmati hari terakhir dengan ku gerja tua ini. Bahaya istriku tak waras. Sudah meninggal tetap saja gila” ucap leeteuk tak terasa airmatanya mengalir mengingat waktu waktu bersama hyunae dan junghyun.

pintu gereja itupun ia buka. Dari pintu sampai depan peti berjajarlah lilin kecil. Seperti sengaja di susun.

sampailah ia didepan peti . Leeteuk terjatuh dan menangis sejadi jadinya.

“hyunae . . . . .  Tega kau meninggalkan ku sendirian. Kau lupa perjuanganku mendapatkan mu? Diadili oleh teman teman mu? Bahkan mereka lebih muda dariku? Aku harus menyapu mengepel menjatuhkan harga diriku untukmu. Melamar mu saja aku harus menjadi budak eunhyuk selama 1 minggu? Banyak luka di tanganku karena aku disuruh aneh aneh sama eunhyuk.

Hyunae lihat luka ini. Ini luka pas aku jatuh saat mencari tanda tangan junho 2pm saat kau hamil. Sakit hatiku saat meminta tanda tangannya tapi mau bagaimana aku harus melakukannya agar kau bahagia.

Hyunae buka mata mu apa perlu ku cium? Ok dalam hitungan 3 kamu harus buka mata atu engga aku cium.

1
2
3″

leeteuk mendekatkan mukanya ke muka hyunae. Tinggal beberapa centi bibir mereka bertemu tapi

“Stop! Dilarang berbuat mesum di gereja ingetkan siwon oppa ngomong apa? Bisa bisa kalau dia tau dia bisa menyuruh mu dan aku bertobat 7hari 7malam.” hyunae terbangun . Leeteuk langsung memeluk hyunae keras tak berpri kemanusiaan.

“oppa bantu aku keluar dari peti ini” leeteuk tersenyum lalu menggendongnya dan menurunkanya di lantai.

“jangan seperti ini lagi aku takut aku benar benar takut . Takut kehilangan kamu ,kamu terlalu berharga untuk meninggal. Huaa hyunae kau tau berapa liter air maya yang ku buang? Mungkin kalau kau ingin membuat kolam renang air mata ku cukup. Apa lagi eunhyuk juga menangis 2 kolam renang bisa kali.”

“aish oppa sudah jangan seperti ini ayo pulang aku sudah kangen dengan junghyun.” balas hyunae sambil menjauhkan diri dari leeteuk

“jadi kecelakaan itu cuma bohongan?”

“iya”

“hyunna?”

“wah ga tau ya”

························

kyuhyun masuk kedalam kamar hyunna dan jeng jeng

“oh jadi gini orang habis koma makan buah ampe kalap? Jadi gini kelakuan istriku? Kau tau aku sampai tak napsu makan tadi karena mengingatmu belum makan apapun darikemarin.”

hyunna tersenyum polos sepolos polosnya.

“hyunna jangan membuatku seperti ini lagi aku bisa gila kalau seperti ini.kau mau melihatku mati di rumah sakit jiwa? Ditertawai oleh semua member karena kamu kemarin mati? ” kyuhyun langsung memeluk erat hyunna.

“chagi kalo gini aku tak bisa bernafas. Mau melihat aku benerean mati?”

“ani sudah sekarang kita pulang saja.”ajak kyuhyun.

“aku ganti baju dulu.”

“jangan lama lama”

“ne”

·················

“hyung kenapa aku tak boleh melihat adiku?” keluh eunhyuk

“adik mu tak mau melihat muka sedih mu hyuk ah” balas yesung sambil menepok nepok punggung eunhyuk.

“ngomong ngomong kaliankan aturan bulan madu? Kok ga berangkat ga takut ketinggalan pesawat?” tanya kangin

taemin dan sangjae saling pandang.

“hyung masa dalam ke adaan duka dan susah gini aku harus bulan madu?”

“ah kalau aku jadi kamu taem aku tetap pergi” ucap hyunhae ngasal.

“jahat banget sih eonninya meninggal malah bulan madu” jihyun memukul kepala hyunhae dengan koran yang ada di meja dorm lantai 19

“kan buat hiburan biar g sedih”balas hyunhae sambil melindungi kepalanya

keadaan menjadi sunyi senyap. Hanya hyunhae kangin dan eunhye yang bersemangat melakukan berbagai kegiatan. Bahkan saat eunhye kangin dan hyunhae memasak hingga bau dan rasa tak karuan semuanya melahapnya sampai habis tiada sisa.

“lidah mereka gawat”desis eunhye

“sos”lanjut hyunhae

“yaa eunhye kau merencanakan semua ini kan?”tanya hyunhae

“dari mana kau tau?”

“your lovely doctor lee jinki”

“babo dia memberi taumu? Ah ya sudah lah aku melakukan ini demi kelangsungan kehidupan keluarga cho dan park.”

“ok alasan diterima lebih baik kita cari obat sakit perut dan lidah untuk mereka. Kasihan.”balas hyunhae.

Dan tiba tiba kangin merangkul mereka berdua.

“jadi ini cuma permainan kalian saja?”tanya kangin

hyunhae dan eunhye memringis tanpa dosa

“ok tapi tak apa lah benar kata eunhye demi kelangsungan hidup keluarga cho dan park. Mereka berantem terus sih.”ucap kangin.

“tapi mau sampai kapan sandiwara terus eonni?”

“molla semuanya sudah bukan aku lagi yang ngatur setelah dirumah sakit itu giliran onew yang ngatur dan sekarang giliran mereka berdua yang ngatur.”balas eunhye

tak lama eunhyuk mau berbuat nekat. Ia membuka jendela dorm dan berusaha menjatuhkan dirinya dari dorm lantai 19

“hyuk andwae”pinta donghae sambil menarik narik tangan eunhyuk.

“untuk apa lagi aku hidup? Semuanya terasa berat.”balas eunhyuk ketus

“huaaaa  jangan nekat”eunhyuk terlihat sudah mau menaiki pembatas.

“chagi kau sudah gila? Kau lupa eunjae masih umur 1 tahun? Berani kau melompat aku pastikan tak ada yang akan mengubur dan datang pada pemakaman mu. Aku tak sudi mengubur orang yang mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri apa lagi hanya karena otaknya sudah tidak bisa berpikir panjang!” ucap eunhye rada tak peduli.

“eunhye eonni galak sekali dia. . .  Suaminya frustasi dia masih saja bisa memarahinya sampai seperti itu.” desis sungmin kagum.

“yak leehyukjae berani kau melompat? Aku akan memasang penangkal setan di rumah agar kau tak bisa lagi bertemu eunjae jika kau gentayangan. Ok kalau kau masih nekat . Aku beri dua pilihan mati sia sia tanpa ada yang menangis untuk mu atau kau mundur duduk disini ada aku pastikan hyunae tenang dialamnya.” eunhyuk terlihat berfikir ia mengambil langkah mundur dan memeluk eunhye erat.

“kau tak taukan kenapa aku mau bunuh diri? Semua itu kerena terasa berat.hyunae meninggal. Hyunna yang selalu merawat lukaku saat aku ikut dream team juga lagi koma di rumah sakit. Terus kau. Kau selalu didekati namja namja genit plus suka sama kamu. Contoh saja ONEW dan KYUHYUN belum lagi kau dekat dengan WOOYOUNG sekarang” hyuk terus memeluk eunhye tanpa memperdulikan orang orang disekitarnya.

“i’m home”sesosok yeoja masuk dengan tampang girang.sambil menggandeng tangan namja tua.

“hyunae?”ucap minho kaget

“SETANNNNN!” semua mengambil langkah mundur kecuali eunhye hyunhae dan kangin.

Eunhye dan hyunhae langsung memeluk hyunae.

“eunhye sayang aku tau kau mau memastikan hyunae tenang dialamnya tapi bukan begini caranya dia sudah meninggal jangan bangunkan dia lagi. Melanggar kodrat alam” ucap eunhyuk yang bersembunyi di balik yesung

“eonni kau sudah gila ya? Setan dipelukin.” ucap heera

“hyunhae sadar sayang anak kita belum besar. Masih mini jangan deket deket setan!” minho berusaha mendekatkan diri pada hyunhae.

“hai semuaa” sapa yeoja lain dengan muka girang. Kali ini kyuhyun mengikutinya dengan senyuman senyuman tak jelas.

“wah eonni gimana? Berhasil?” tanya eunhye

“iya berhasil dong kau tak lihat? “

“oh jadi ini rencanamu eunhye sayang? Kau mau lihay aku mati bunuh diri karena aku akan kehilangan dia?” ucap kyu sambil menjitak kepala eunhye.

“oppa kita bukan muhrimnya bersentuhan seperti ini nanti kau dan hyunna marahin lagi. Entar si hyuk juga pasti ngambek dan mau bunuh diri lagi!” ucap eunhye sambil menjauh dari kyuhyun.

“hyunna ya kita pacaran saja yuk!” ucap eunhyuk kesal plus ngasal

“aigo baru diomongin langsung cemburu . Sono deh kembali kepangkuan suamimu tercinta”

“semua sudah clear sekarang taemin sangjae kalian siap siap pesawat kalian jam 3sorekan? Masa ga mau bulan madu sih?” ucap leeteuk membangkitkan suasana.

“okay hyung bye semua.”

“terus dimana junghyun?”tanya hyunae

“ahhhh iya? Andwae!! Dia masih sama!!”

“SIWON”

“ayo kesana! “

@ heechul house

“jinhyun ah!”

“my minji ah!”

“kembarannya minji”

“dongwon”

“junghyun”

“eunjae!”

“eunhee”

“haemi dercuma aku memanggilnya ia tak mungkin menjawab.”

pintu itu pun terbuka terlihatlah seorang pastur sengan celemek pink , 2 orang anak digendong yaitu si kembar 1 anak di gandengnya 3 orang anak bergandengan dan 1 lagi menggendong anak balita.

“aigo sini sayang” junghyun memberikan haemi pada minho kemudian memeluki appa dan ommanya.

“apppaaaaa ommma” teriak 3 anak yang mergandengan itu lalu mereka berlari ke arah orang tua mereka.

“aigo siwon hyung thanks banget nget bget nget kau sudah menidurkan si kembar padahal mereka kalau tidur harus dinyanyiin dulu sana aku”sungmin mengambil posisi siwon yang memeluk si kembar.

“dongwon kau sudah makan?” tanya heera

dongwon mengangguk.

“ya sudah pulang ya semua. .”leeteuk berpamitan kemydian disusun eunhyuk then donghae abis itu minho kemudian minho dan sungmin berbarengan.

“aigo aku berenti jadi pastur hyung. Ga kuat kesabaranku habis pada mereka. Nakal sekali”keluh siwon pada heechul

“hahahaha hhahahhaa sudah lah kau lebih baik.jadi appa cari lah pujaan hatimu ingat umur mu semakin tua won”

“ne”

” ayo masuk kita minum dan makan dulu” ajak sora

@ mobil kyuhyun

“appa! Adi emana?” tanya jinhyun

“appa? Ketemu sama lee hongki yang maen he is beautiful”

“ijja?”

” mau ketemu?” tanya hyunna

jinhyun mengangguk antusias.

“tapi kau tidur dulu perjalanan jauh”

“ne”

tanpa hitungan menit jinhyun sudah masuk ke dalam alam mimpinya. Kyuhyun pun dengan leluasa menggoda hyunna

“hyunna ya!  eunhye dan eunhyuk tidak cocok ya! ”  ucap kyuhyun

“cocok cocok aja deh”

“cocokan sama aku tau.”

“oppa ga usah mulai deh!”

“tapi dia cantik banget”

“errrr”

“dia ah iya aku lupa aku harus memberikan dia kalung”

“hah chagi berenti disini aku pulang jalan kaki dan jangan harap kau bisa masuk ke rumah lagi” balas hyunna emosi.

kyuhyunpun mengerem mobilnya dan langsung mencubit pipi hyunna

“ok aku beri 2 pilihan , kau turun disini dan aku merebut eunhye dari tangan eunhyuk hyung atau kau dan aku , kita buat anak lagi? “

” enak di kamu ga enak di aku! Ogah ga 2 2nya!”

“pilih”

“ne aku pilih yang” hyunna membisikan jawaban di telinga kyuhyun

“i love you hyunna”

“i love you too kyuhyun”

END

VB NICOLE CEGE TARI VEDA INDANI SAYA SELESE BUATNYA ASIKKKKK. . . . . .

Advertisements

[FF] You’re My Heartbreaker [Part 1]

12 Feb

Saya bikin ff baru lagi, bukannya lanjutin yang dulu, kekeke. Di ff yang ini, semua artis Kpop saya keluarkan (?), jadi bakal ada banyak artis Kpop yang berseliweran. Perhatian!! FF ini hanya kegilaan author semata, hanya fiktif belaka. So, enjoy the story 😀

3 years ago.

“Tas ini bagus agasshi” tawar penjual toko itu. “Ne, ini bagus, tapi terlalu besar, ada yang lain?” tanya Hyunji.

“Ada agashi, yang itu mungkin” Penjaga toko itu menunjuk 1 tas di rak atas. “Hmm, boleh juga” Hyunji berjalan ke arah rak itu, karena pandangannya terfokus ke tas itu, ia tidak melihat seorang namja yang sedang melihat-lihat tas lain. Tabrakan pun terjadi. “Ahh, mianhae” kata Hyunji sambil membungkuk. “Ne, gwaenchana” “…….” “……..”

“Lee Sungmin imnida” kata Sungmin sambil mengulurkan tangannya. “Cho Hyunji imnida. Mannaseo Bangapseumida” balas Hyunji sambil membalas salaman Sungmin.

How can a stranger fall in love each other?

* * *

“Eunhye ya, waeyo??” tanya Hyunji ke Eunhye, temannya yang dari tadi mengguncang-guncangkan tangannya ala anak kecil minta dibeliin permen. “Itu, temani aku ke rumah Jinki dong~” pinta Eunhye.  “Ngapain? Sendiri aja sana, nanti aku kayak hiasan lagi ngeliatin kalian pacaran” tolak Hyunji. “Ehehehe, ayo lah~ temani aku, jebal” bujuk Eunhye sambil memasang puppy eyes. “Ne, ne, araseo, ayo kita pergi” kata Hyunji menyerah. “Yey, gomawo~”

Jinki’s House

“Sana ketuk dulu pintunya” Hyunji mendorong Eunhye maju ke depan untuk mengetuk pintu. “Ye, sabar” Eunhye mengetuk pintu dan tak lama kemudian pintu dibuka.

“Hyunji ya!!” “Sungmin oppa?!”

“Lho? Kalian kenal?” tanya Eunhye polos

The world is narrow

* * *

“Minho ya~” Seorang namja memanggil Minho yang sedang meminum cocktailnya.

“Waeyo hyung?” tanyanya sambil menengok.

“Kenalkan, ini adikku, Cho Hyunji” kata Kyuhyun sambil mendorong Hyunji maju ke hadapan Minho. “Annyeong haseyo, Cho Hyunji imnida, mannaseo bangapseumida” kata Hyunji memperkenalkan dirinya sambil tersenyum.

“…..” Minho diam terpaku menatap Hyunji. Ia seperti terhipnotis saat mendengar suara Hyunji yang lembut. Suaranya bagai mantra bagi Minho. Wangi lavender yang tercium dari badan Hyunji menyesakkan dadanya, ia kehilangan seluruh isi otaknya saat bertatap mata dengan Hyunji. “Cho….Choi Minho imnida” kata Minho tergagap, rasanya seluruh dunia berpusat pada Hyunji bagi Minho. “Kalian seumuran kan, nah ngobrol lah sana, di pesta seperti ini kalian bisa jamuran karena hampir semua tamunya orang tua” kata Kyuhyun. “Ye, hyung”

Is that called ‘love’?

* * *

“Hyunji ya….”

“Waeyo oppa?”

“Nan….saranghamnida, would you be my girlfriend?”

“………”

“Mungkin ini terlalu cepat, tapi waktu aku pertama kali bertemu denganmu….aku merasakan sesuatu yang berbeda…….bahwa aku mencintaimu” jelas Sungmin.

“………naddo saranghae”

“Jinja??”

“Ne”

Our story begin

* * *

~Sorry..sorry..sorry..sorry~

“Ehm….” Hyunji menggeliat pelan. Handphonenya berbunyi tanda ada telepon masuk. Jam masih menunjukan pukul 6 pagi. Dengan setengah sadar ia mengangkat teleponnya.

“Yoboseyo….” kata Hyunji dengan suara parau karena baru bangun. “Hyunji yaa~, ireona” kata suara di seberang sana. “Ini aku sudah bangun, kalau tidak siapa yang mengangkat telepon” kata Hyunji dengan mata masih terpejam. “Eheheh, cepat sana mandi, jangan lupa kita ada kencan hari ini” kata orang di telepon itu. “Heehh?! Oh iya, aku mandi oppa” jawab Hyunji. “Ok, nanti kujemput, sampai jumpa jagi~” katanya. “Ne, sampai jumpa Sungmin oppa”

Hyunji menggeliat, lalu segera bangun dan masuk kamar mandi. Setelah selesai mandi ia segera memakai bajunya dan bersiap-siap. Hp nya berbunyi lagi.

“Ne, aku turun sekarang oppa, jamkaman, aku belum pakai sepatu ini” kata Hyunji di telepon. Ia pun segera memakai sepatunya dan turun ke bawah. Di bawah ia bertemu dengan oppanya yang sedang sarapan. “Hyunji ya, mau kemana kau pagi-pagi begini?” tanya Kyuhyun dengan wajah curiga. “A..aku mau pergi dengan teman” jawab Hyunji tergagap. “Ohh, ya sudah” jawab Kyuhyun santai tanpa curiga sedikit pun dengan jawaban Hyunji. Hyunji pun segera keluar dari rumahnya cepat-cepat.

Hyunji mengenal Sungmin 3 tahun yang lalu. Waktu itu ia yang sedang berbelanja di Louis Vuitton tidak sengaja menabrak Sungmin yang sedang muter-muter bingung mencari hadiah untuk ibunya. Dari situ mereka berkenalan, dan ternyata, Sungmin itu kakak Jinki, kekasih Eunhye, teman baik Hyunji. Dari situ mereka mulai dekat dan akhirnya, Sungmin menyatakan cintanya pada Hyunji.

Tetapi, entah mengapa, kedua orang tua Hyunji tidak pernah merestui hubungan mereka, bahkan sampai akhir hayatnya. Kedua orang tuanya meninggal dalam kecelakaan pesawat 1 tahun yang lalu. Kyuhyun juga tidak menyukai hubungan Hyunji dengan Sungmin. Sekarang Hyunji diurus dengan Jokwon dan Gain, om dan tantenya.

Sedangkan Minho, ia adalah anak rekan kerja keluarga Cho. Ia pertama kali bertemu Hyunji di sebuah pesta ulang tahun perusahaan 3 tahun yang lalu. Pada saat bertemu dengannya, seakan-akan di dunia ini hanya ada Hyunji di matanya. Jantungnya berdetak kencang. Kyuhyun yang sedang berbicara dia anggap tidak ada.

“Oppa~”

“Ayo masuk ke dalam mobil, cepat” kata Sungmin.

“Ne~”

Sungmin segera menyalakan mobilnya dan memacunya menuju Dongdaemun. Mereka berjalan-jalan bergandengan tangan sambil melihat-lihat barang di Dongdaemun. Hyunji memasuki segala macam toko yang ada dengan bahagia sedangkan Sungmin hanya mengikutinya sambil tersenyum. Matahari sudah bersinar terik.

“Oppa~, beli es krim di taman itu yuk” pinta Hyunji.

“Boleh, ayo ke sana” kata Sungmin sambil tersenyum.

Mereka berdua pun berjalan ke arah penjual es krim. Pada saat sedang berjalan berjalan, tiba-tiba 2 mobil berhenti dan menimbulkan bunyi berdenyit di pinggir taman. Dari 2 mobil itu keluar 4 pria yang memakai jas dan kacamata hitam. Kedua bodyguard itu berjalan ke arah Hyunji dan langsung memegang kedua tangannya membuat ia melepaskan gandengan Sungmin, sementara kedua body guard yang lain menahan Sungmin.

“Kyaa, lepaskan, Yunho oppa, Changmin oppa, lepas!!” jerit Hyunji. “Hei, apa yang kalian lakukan, lepaskan” teriak Sungmin. “Maaf agasshi, kami diperintahkan tuan besar” kata Yunho.

“Siwon oppa, Hankyung oppa, Yunho oppa, Changmin oppa!! Apa-apaan ini, lepaskan, aku bukan binatang” kata Hyunji marah. “Kami hanya menjalankan perintah, kalau tidak nanti anda kabur agasshi” jawab Hankyung. “Ya iyalah, orang minta dilepas buat kabur lagi” kata Hyunji kesal.

Tiba-tiba datang sebuah mobil Lamborgini abu-abu. Kyuhyun turun dari dalam mobil itu. Ia berjalan menghampiri Hyunji yang masih dipegangi Yunho dan Changmin. “Jadi……..kau sudah bisa berbohong ya, dongsaeng” kata Kyuhyun dengan tatapan meremehkan. “Semua orang bisa berbohong oppa” kata Hyunji kesal.

“Bawa dia masuk ke mobil, awas kalau sampai kabur” perintah Kyuhyun. Yunho dan Changmin segera membawa Hyunji yang masih meronta-ronta ke dalam mobil. Kyuhyun pun menghampiri Sungmin yang sedang ditahan oleh Siwon dan Hankyung.

“Hyung, jangan dekati adikku lagi, dia akan dijodohkan, jauh-jauh dari hidupnya” kata Kyuhyun. “Apa hakmu, dia punya kehidupan sendiri” kata Sungmin. “Dia punya jalan hidup yang sudah terencana, jadi jangan ganggu jalannya” bentak Kyuhyun. Ia segera berbalik meninggalkan Sungmin dan masuk ke mobilnya. Siwon dan Hankyung masih memeganginya, setelah kedua mobil itu pergi, baru mereka melepaskan Sungmin dan segera pergi.

* * *

Di rumah keluarga Cho. Iring-iringan mobil itu berhenti di depan rumah. Hyunji turun dari mobil masih dipegangi oleh Changmin dan Yunho agar tidak kabur. Yunho dan Changmin membawa Hyunji masuk ke kamarnya, dan segera menutup pintunya. Hyunji berlari ke arah pintu lalu mencoba membukanya, tapi pintu sudah terkunci rapat.

“Buka pintunya” teriak Hyunji sambil menggedor-gedor pintu itu. “Sial”

Tiba-tiba pintu terbuka dan Gain masuk ke dalam. Ia segera menutup pintunya lagi rapat-rapat. “Ahjumma, ada apa ini” kata Hyunji panik. Gain menatap Hyunji sedih lalu mengelus rambutnya. “………..Kau akan dijodohkan Hyunji ya” kata Gain pelan. “Mwoya??” teriak Hyunji. “Dengan putra keluarga Choi, kau tahu dia kan, kami ditekan” kata Gain. “Minho yang itu??” tanya Hyunji merasa tidak yakin. Gain hanya menganggukan kepalanya. “Kami diancam, kalau kau tidak menikah dengannya, dia akan menghancurkan  perusahaan kita” jelas Gain.

“Hah? Gatau diri, siapa dia coba” kata Hyunji, di saat-saat seperti ini, tingkat kenyolotannya naik sampai 100%, padahal biasanya Hyunji itu gadis yang sangat lembut. “Oppamu setuju dengan rencana itu” kata Gain lagi. “Brengsek, gatau diri, emang nya aku apaan coba?? Sial” Hyunji mulai marah-marah.  “Brakk” Pintu terbuka lebar. Kyuhyun berdiri di ambang pintu. Gain segera berdiri dan meninggalkan mereka berdua.

“Mulai sekarang…..tinggalkan Sungmin” Kyuhyun mulai buka suara. Hyunji langsung mendelik ke arahnya. “Mwo?! Andwae” desis Hyunji. “Kau akan segera menikah dengan Minho, kalau kau menolak, kau akan melihat nama Lee Sungmin terukir di nisan dalam waktu dekat” ancam Kyuhyun. “Lee Sungmin mana? Di Korea Lee Sungmin itu banyak” sanggah Hyunji nyolot.

“Tentu saja Lee Sungmin kekasihmu tercinta itu” kata Kyuhyun. “Aku tidak mau menikah dengan Choi Minho” kata Hyunji dengan penekanan di setiap suku kata. Kyuhyun mendelik dan menghampirinya yang sedang duduk di kasur lalu mengangkat dagu Hyunji. “Kau berani melawan oppa ya? Kira-kira……apa yang akan terjadi dengan kekasihmu itu ya?” kata Kyuhyun sambil memasang evil smirknya.

Hyunji menatap Kyuhyun kesal. Kyuhyun pun meninggalkan Hyunji, sebelum menutup pintunya Kyuhyun berhenti dan menatap Hyunji. “Kau istirahatlah, nanti malam kau akan bertemu dengan Minho” katanya. Hyunji menatap Kyuhyun marah tetapi ia tetap diam.

Ia merindukan sosok kakaknya yang dulu sangat sayang dan lembut padanya, Kyuhyun selalu di pihak Hyunji dan membelanya, tapi sejak kedua orang tuanya meninggal, sikap Kyuhyun berubah 180 derajat. Dia jadi suka memaksakan kehendak dan selalu mengatur-ngatur kehidupan adiknya itu.

* * *

Malamnya, Hyunji dibawa paksa oleh Kyuhyun untuk menemui keluarga Choi. Setelah acara tarik-tarikan selama hampir 2 jam, Hyunji berhasil didandani dan dibawa masuk ke mobil untuk pergi. Jokwon dan Gain hanya bisa pasrah mengikuti kemauan Kyuhyun. Dengan dikawal Hankyung dan Siwon dibelakang, Yunho dan Changmin di samping kiri kanan gara tidak kabur, Hyunji memasuki sebuah restoran itu. Restoran itu sepi karena sudah disewa.

“Cho Kyuhyun, kau sudah datang” sambut Mr. Choi. “Mr. Choi Seunghyun, ini adikku, Cho Hyunji” kata Kyuhyun sambil tersenyum. “Tuan Choi, senang bertemu dengan anda” kata Jokwon dengan senyum dipaksakan. “Saya juga…., wahh, sepertinya pilihan Minho tidak salah, benarkan yeobo” kata Mr. Choi sambil menoleh ke Mrs. Choi yang ada di sebelahnya. Minho tersenyum smirk. Hyunji membuang wajahnya tidak mau melihat Minho.

“Ayo kita duduk di sana, biarkan Minho dan Hyunji berdua” kata Mr. Choi. Semuanya mengangguk dan berjalan ke arah meja lain meninggalkan Hyunji dan Minho. “Ayo duduklah” kata Minho sambil tersenyum. Dengan kasar Hyunji menarik bangku dan duduk. “Aissh, jangan kasar begitu dong, sebentar lagi kan aku akan menjadi suamimu” kata Minho. Hyunji melihat ke arah lain. “Kudengar…kau sudah punya kekasih ya, Lee Sungmin. Aku tidak salah kan?” lanjut Minho. “Kalau iya kenapa” jawab Hyunji sinis. “Gwaenchana”

“Tapi…” lanjut Minho. “Aku lebih menyukai nama mu menjadi Choi Hyunji daripada Lee Hyunji” kata Minho sambil tersenyum. “Aku lebih suka Cho Hyunji” jawab Hyunji ngasal karena kesal.

“Tapi sayangnya sebentar lagi kau akan menjadi Choi Hyunji. Bersiaplah….jagi” kata Minho sambil memegang rambut Hyunji lalu menciumnya, dan pergi ke balkon restoran meninggalkan Hyunji yang langsung mengelap rambutnya dengan tissue.

“Oh ya, satu lagi, jauhi Lee Sungmin, atau….akan kulenyapkan dia dari muka bumi” kata Minho sinis. Hyunji langsung membanting tasnya dan berniat pergi. Tetapi langsung ditahan oleh para bodyguardnya.

* * *

Choi’s company. 09.30 PM

“Tuan muda, Kim Heechul sudah datang” Sekretaris Minho datang membuyarkan pikiran Minho. “Ehm, suruh masuk” kata Minho sambil berdiri dan memandang keluar jendela kaca besar di depannya. Heechul masuk ke dalam.

“Ada apa Minho ya?” tanya Heechul. Minho berbalik dan menatap Heechul, lalu membuka laci mejanya dan mengeluarkan foto seorang namja. “Hyung…., pastikan dia jauh-jauh dari Hyunji. Jangan biarkan dia mendekat apalagi bertemu dengan Hyunji. Kalau ia berani, kau bisa melenyapkannya” kata Minho sambil tersenyum sinis. Heechul tersenyum smirk lalu mengambil foto itu. “Tenang saja” kata Heechul, lalu ia keluar dari ruangan. Minho duduk kembali di bangkunya, lalu mengambil foto Hyunji yang terpampang di mejanya. “Kau akan menjadi milikku, Hyunji ya……selamanya” gumamnya sambil tersenyum tipis.

*           *            *

Cho’s mansion


“Adjussi! Ahjumma! Eotokkae???” kata Hyunji sambil mondar mandir ala setrikaan di dalam kamarnya. Jokwon dan Gain hanya memperhatikan Hyunji yang mondar-mandir. “Kami tidak bisa apa-apa Hyunji ya, oppamu itu keras kepala sekali, kepalanya keras banget, bahkan mungkin batupun kalah” kata Jokwon yang langsung disambut tatapan membunuh dari Gain. Jokwon langsung ciut.

“Aissh, oppa pengen kulempar panci deh biar lupa ingatan” omel Hyunji. “Jangan, nanti pancinya penyok lagi, sayang, panci kan lumayan mahal” kata Jokwon. “Lagipula, Hyunji ya, Minho mengancam kita semua, dia akan melakukan apapun untuk mendapatkanmu, kelihatannya dia sangat mencintaimu atau terobsesi lebih tepatnya” kata Gain sambil menjitak Jokwon yang ngomong ngasal dari tadi. “Aku tidak mau menikah dengannya” jerit Hyunji.

“Maaf Hyunji ya, kami tidak bisa melakukan apa-apa” kata Jokwon. “Lebih baik sekarang kau tidur, jaljayo” kata Gain. Mereka berdua meninggalkan Hyunji sendiri di kamar. Para bodyguard berjaga di depan pintu dan jendela agar Hyunji tidak bisa kabur. “Aku harus bertemu Sungmin oppa” gumam Hyunji.

“Jauhi Lee Sungmin, atau….akan kulenyapkan dia dari muka bumi”

Ucapan Minho terngiang-iang di otak Hyunji. “Ahh, andwaee” teriak Hyunji frustasi sambil  menarik-narik bantal. Ia tahu Minho tidak main-main. Dia akan melakukan apapun untuk mendapatkan apa yang ia mau.

* * *

Sungmin’s House. 09.00 PM

Sungmin merebahkan diri di ranjang sambil memejamkan mata. Di otaknya hanya ada Hyunji, Hyunji dan Hyunji. “Arggh, sial” teriak Sungmin frustasi sambil melempar bantalnya. Tiba-tiba hp nya berbunyi.

From : Hyunji

‘Oppa, mulai sekarang jangan temui aku lagi. Mianhae. Saranghae’

Sungmin yang murka sekaligus sedih langsung membanting hp nya…….ke ranjang. Ia meremas kedua tangannya sampai urat-urat tangannya kelihatan. “Sial, pasti Kyuhyun mengancamnya, tega sekali ia ke adiknya sendiri. Aku harus cari tahu ia dijodohkan dengan siapa” omel Sungmin.

“Ehm? Siapa yang menelepon?” Sungmin segera mengambil hpnya lalu mengangkat. “Yoboseyo”

“Lee Sungmin” kata suara di seberang sana. “Ne, waeyo? Nuguseyo?” tanya Sungmin. “Mulai sekarang, jauhi Cho Hyunji, kalau kau berani mendekatinya lagi, hidupmu dan keluargamu tidak akan tenang” kata orang itu sinis. “Yaaa, nugu!!!” bentak Sungmin.

“Aku?…huh….Aku calon suami Hyunji, Choi Minho” kata Minho angkuh. “Huh…dengar ya, aku tidak akan menyerahkan Hyunji kepadamu” balas Sungmin. “Naddo” jawab Minho. “Kau tidak akan pernah bertemu lagi dengannya jika kau berani mendekatinya” lanjut Minho dan langsung memutuskan sambungan telepon. Kemarahan Sungmin mencapai puncaknya, ia membanting hp nya, kali ini ke lantai sehingga bb nya hancur berantakan remuk.

* * *

Cho’s mansion.

Jam menunjukan pukul 9. Hyunji masih berada di alam mimpi. Dan gangguan mulai datang. Dengan terpaksa Hyunji membuka matanya dan menghadapi kenyataan. Hal pertama yang dilihatnya adalah Minho yang sedang bergaya ala Cleopatra di sebelahnya.

“Kyaaa” Hyunji langsung menjerit dan meloncat dari tempat tidur. Kelihatannya semua orang di rumah sudah menduganya, jadi tidak ada yang datang menolong. “Sst, jangan teriak-teriak jagi” bisik Minho sambil membekap Hyunji. “Mau apa kau kesini?” kata Hyunji galak setelah melepas bekapan Minho. “Lho? Aku kan calon suamimu, jadi boleh dong aku masuk ke sini” jawab Minho cuek. “GA” desis Hyunji sinis.

“Kau cepatlah siap-siap, kita akan pergi” kata Minho tanpa mempedulikan Hyunji yang menatapnya dengan tatapan ingin memanggangnya. “Shiroyo, aku mau tidur lagi”, Hyunji dengan santai naik lagi ke ranjangnya dan menggulung dirinya dalam selimut.  Mino segera menarik selimutnya. “Ahh, aku tidak mau tahu, cepat siap-siap, aku sudah bela-belain bangun pagi” protes Minho.

“Gada yang nyuruh lo bangun pagi, gada yang nyuruh lo ke sini, gada yang nyuruh lo jadi suami gw” kata Hyunji yang tingkat kenyolotannya naik lagi ke 100% karena moodnya jelek.

“Tapi aku mau, sana cepat mandi, atau perlukah kumandikan” kata Minho sambil tersenyum jahil. “Langkahi dulu mayat oppaku” jawab Hyunji santai sambil berjalan melewati Minho memasuki kamar mandi.

* * *

Hyunji keluar dari kamar mandi dan mendapati kamarnya kosong. Minho sudah tidak ada di dalam. Ia tersenyum lebar lalu langsung memakai tasnya dan menyambar tasnya. Ia berlari ke balkon dan melihat keadaan di bawah. ‘Great, bodyguardnya gada semua, aku harus cepat-cepat kabur’. Ia pun segera memanjat pembatas balkon kamarnya.

“Kau mau ke mana?”, tiba-tiba terdengar suara Minho. Ia menengok dan mendapati Minho sedang berdiri di belakangnya. Minho menghampiri Hyunji lalu menariknya masuk ke dalam. Ia mendorong Hyunji ke tembok dan memegang dagunya agar ia melihat matanya. “Mau mencoba kabur dariku?” tanya Minho.

“Kira-kira apa sih yang mau kulakukan kalau sudah memanjat balkon” jawab Hyunji sambil menatap Minho dengan tatapan mengejek. “Tak usah mencoba kabur, karena aku pasti menemukanmu kemana pun kau pergi, karena kau milikku, aku bisa merasakan kehadiranmu” kata Minho sambil menyusuri garis wajah Hyunji dengan tangannya.

“Ok, ayo kita pergi sekarang” kata Minho seraya menarik tangan Hyunji dan membawanya keluar kamar. Di bawah mobil Minho sudah menunggu, ia mendorong Hyunji masuk ke dalam mobil dan memacunya ke apgujung-dong.

Sesampainya di sana, Minho menarik Hyunji memasuki bridal shop. “Mau ngapain ke sini?” tanya Hyunji sinis. “Memilih dress yang akan kau gunakan saat pernikahan kita” jawab Minho. “Tidak sudi” desis Hyunji. “Minho-ssi, bajunya sudah disiapkan, silahkan ke belakang” kata manager toko. Minho membawa Hyunji mengikuti manajer toko.

Akhirnya Hyunji mencoba berbagai macam dress setelah dipaksa dan disogok Minho. “Hmm, jelek, ganti” kata Minho. “Aku sudah mencoba 17 baju, capek tau bolak-balik” omel Hyunji. “Aku akan berhenti setelah menemukan gaun yang pas untukmu” jawabnya. “Cih, sial” umpat Hyunji.

“Stop” kata Minho. “Wae?” kata Hyunji. “Ini bagus” kata Minho sambil menunjuk gaun yang dipakai Hyunji. “Mwoya? Andwae!” teriak Hyunji. Gaun yang dibilang bagus oleh Minho itu backless. Selain terlalu terbuka, gaun itu bisa menyebabkan masuk angin bagi penggunanya. “Aku suka jadi kau harus memakainya” kata Minho. “Kau saja yang pakai kalau begitu!” balas Hyunji.

Minho tidak meperdulikan Hyunji dan langsung berlalu ke kasir untuk membeli gaun itu. Hyunji menghentakan kakinya kesal dan dengan kasar masuk ke ruang ganti.

* * *

Cafe D’amore. 03.00 PM

“Ahh, Hongki ya~, bagaimana ini??” rajuk Heechul. “Mana kutahu, yang memberi tugas kan bosmu, lagian toil pake ngomong ‘serahkan padaku’ “ balas Hongki sambil meniup-niup kopinya. “Huaa, masa aku harus membunuh orang, si Sungmin itu pasti terus mendekati Hyunji, secara pacarnya. Orang kalau dilarang kan makin sengaja” kata Heechul sambil menjedot-jedotkan kepalanya ke meja.

“Kau beri dia peringatan dulu” jelas Hongki sambil mengipas-ngipas kopinya. “Ahh, panas” teriak Hongki sambil ganti mengipas-ngipas lidahnya yang melepuh gara-gara kopi hot. “Babo, uapnya masih mengepul gitu diminum” sindir Heechul. “Apha….” keluh Hongki dengan mata berair.

“Jadi…, aku peringatkan dulu ya?” tanya Heechul. “I..ha” jawab Hongki dengan lidah terjulur dan dikipasi. “Ok deh, gomawo”

* * *

Sungmin and Jinki’s House. 06.00 PM

“Hyung, waeyo?” tanya Jinki sambil tergesa-gesa memasuki rumah dan mendapati Sungmin sedang duduk di lantai sambil memeluk kakinya dan dengan kepala terbenam di dengkulnya. “Oppa…, gwaenchana?” tanya Eunhye yang mengikuti Jinki. “Hyunji……” gumam Sungmin.

“Hyunji waeyo??” tanya Jinki panik karena hyungnya meringkuk di lantai kayak orang putus harapan sambil nyebut-nyebut nama Hyunji. Eunhye mengisyaratkan agar Jinki diam, lalu ia jongkok di depan Sungmin. “Oppa, malhaebwa, Hyunji kenapa?” tanya Eunhye pelan. “Hyunji…., dia akan menikah” jawab Sungmin pelan.

“Woaa, chukkae oppa, kapan?” tanya Eunhye riang. Bletak, sebuah jitakan mendarat mulus di kepala Eunhye. “Aigo, oppa!! Michyeoso?” desis Eunhye sambil mengelus-elus kepalanya. Jinki menarik Eunhye ke dapur. “Babo!! Kenapa kamu ngomong begitu?” cecar Jinki. “Isshh, kan mereka mau menikah, ya aku kasih selamat dong” jawab Eunhye.

“Babo, kan hyung ngomongnya ‘dia’ bukan ‘kami’. Jadi bukan sama dia, lagian kalau mereka mau menikah, kenapa hyung kayak orang ga punya masa depan gitu” jelas Jinki. “Benar juga….terus Hyunji menikah dengan siapa dong?” tanya Eunhye bingung. “Molla, ayo kita tanya saja” usul Jinki.

* * *

“Dia akan menikah dengan Choi Minho”

BRUSTT. Ucapan Sungmin berhasil membuat Jinki dan Eunhye menyemburkan teh yang sedang mereka minum. “Ahh, mianhae oppa, aku ambil lap dulu” kata Eunhye sambil lari ke dapur. “Hyung, jinja??” tanya Jinki dengan mata melotot seperti mau keluar. “Ne” jawab Sungmin lemas.

Eunhye kembali dengan lap di tangannya dan mengelap hasil karyanya dengan Jinki. “Oppa serius nih?” tanya Eunhye tidak percaya. “Hyung, kok bisa sama Minho sih? Hyunji diapain Minho?” tanya Jinki heran, setahunya Minho yang notabene dongsaengnya /chingu nya juga tidak ada hubungan apa-apa dengan Hyunji. “Dijodohin, kelihatannya Hyunji diancam” jawab Sungmin. “Hah?”

Sungmin menghela napas, lalu mulai berbicara. “Kemarin Minho meneleponku, katanya ‘Jauhi Hyunji, atau hidupmu dan keluargamu tidak akan tenang’ “

“Sejak kapan Minho kejam” jerit Jinki dengan pose the scream. “Sejak jatuh cinta dengan Hyunji” sahut seseorang. Sungmin, Jinki dan Eunhye yang kaget segera menoleh ke arah suara. “SETANNN” jerit Jinki dan Eunhye yang kaget melihat sesosok manusia yang berdiri di pintu masuk sambil berpelukan.

To be continue

Saya mau nanya, kira-kira nanti si Hyunjinya ini sama Sungmin ato Minho? Dilema nih, jadi terserah readers deh, saya minta pendapatnya 😀 Pilih Hyunji with Sungmin or Minho. Gomawo. Comment Please 😀

Ps: jangan bacok aku, ampun.

SBS 2010 Gayo Daejun

26 Dec

cr : Youutube – Tumblr

Super Junior’s Heechul was forced by F.T. Island’s Lee Hongki

26 Dec

On a recent broadcast of ‘100 Points out of 100‘, Super Junior’s Heechul was forced by F.T. Island’s Lee Hongki to reveal his cellphone wallpaper.

As it turns out, the mystery person in the wallpaper is Wonder Girls’ Sohee! Along with this revelation, the fact that Sohee being Heechul’s ideal type was brought up again, which made Heechul exhibit both an embarrassed and proud expression.

Hongki suggested, ‘Change your wallpaper quickly,’ to which Heechul responded, ‘I can change it to nothing else,’ further showing his unchanging affection for Sohee.

Soon, however, Heechul shyly added, ‘Fine. I’ll fix it,’ causing laughter in the studio

cr : Tumblr

Korean Idols’ Chicken CF

20 Dec

cr:

SkyOfLov3Sub