Archive | FF RSS feed for this section

Secret! Season 2 Our Lovely Family Part 2/2

5 Mar

CITTT

“hahhh”hyunae mengambil nafas panjang.

“hyunna kau membunuhku?” protes hyunae

angin bertiup kencang dari berbagai arah. Pintu mobil terbuka , hyunna turun duluan baru diikuti hyunae. Merekapun duduk dibagian depan mobil meratapi nasib bahwa bensin mobil sekarat hanya cukup untuk dibawa pulang ke rumah.

“sudah lah hyunna eonni kau tau sendiri kyuhyun oppa tergila gila pada secret garden!”

“jangan bicara tentang dia lagi!  kau membuatku tidak napsu bernafas! Nyesel nikah ma dia! Udah nyium nyium eunhye sekarang pacaran ama.secret garden . Dianggep apa aku dan jihyun jika dibandingkan dengan 2saudara evilnya eunhye dan hyunhae plus secret garden belom lagi star craft.”

hyunae memutar kedua bola matanya

“ahh ngomong ngomong evil kita mamfaatin aja si hyunhae dan eunhye untuk ngerjain kyuhyun oppa kan lumayan evil gratis” hyunae dengan semangat memegang tangan hyunna.

“kita ngerjain kyuhyun gitu?”

“yoa apa guna 2 manusia evil itu?”

“tapi gimana otaku sudah buntu plus buta karena si CHO KYUHYUN!!”

“ngapain mikir caranya itu mah biar 2 manusia evil yang memikirkan!”

“jangan libatkan hyunhae anaknya masih kecil!”

“ok telpon eunhye gihh palli”

hyunna mengeluarkan hpnya dan tertera 100 missedcall dan saat dibuka ‘Your Lovely Brother’ yang sudah jelas adalah Leeteuk. Dan terdapat beberapa nama ‘Anak Salon’ ‘Anak Aquarium’ ‘Adik Ipar’ ‘Anak Laut’ ‘Sangjae Cute’ ‘Old Evil’ ‘Ikan Teri’ ‘Ikan Nemo’ ‘Pastur’ ‘Dubu Onew’ . SISAnya anggep aja ga ada pulsa.

Hyunnapun menekan nama ‘Anak Salon’ untuk menelpon Eunhye nada sambungnyapun malah membuat Hyunna makin merana

“aish nada sambungnya kenapa musti 7years of love sih? Kenapa ga pake lagu suaminya aja sendiri?” keluh hyunna kesal

“memangnya oppa ku punya single solo?” balas hyunae dengan suara kecil

“yoboseyo! Kau masih disana? Iya kok tau? Help me! Mata duitan lo! Ok aku nurut tapi jangan aneh aneh apa lagi mempertaruhkan nyawa! Ok ok sep aku tunggu perintah mu saja ok ku tutup ya!”

@ Heechul House

“KYUHYUN OPPA gimana sih? Kalau Hyunna eonni kenapa napa oppa harus jadi babuku seumur hidup tanpa digaji” omel Jihyun sambil jambakin rambur Kyuhyun.

Tak ada balasan matanya masih tetap menatap layar tv. Anaknya pin begitu masih mengagumi adegan di secret garden.

~ring ding dong~

“siapa sih ni? Ganggu!” eunhye mengangkat hpnya keluar.

Leeteu kehilangan kesabaran iapun beranjak dari duduknya. Ia terus menghyubungi Hyunna enah sudah berapa kali.

“Kau menghawatirkan Hyunna atau Istrimu?”tanya Heechul dengan nada menggoda.

“both”

Eunhyepun kembali ia masuk dengan wajah murung. Seperti ada hawa hawa kematian dari arahnya. Heera yang melihatnya langsung mengintrogasi Eunhye.

“Waeyo? Mukamu murung kaya begitu? Ada masalah?” tanya Heera panik

eunhye mendongak dan menghampiri Kyuhyun

“Oppa!!! YAK!! KAU HARUS TANGGUNG JAWAB” teriak Eunhye dan semuanya menengok.

“Kau hamil?” tanya Heera

” jinjja? Hamil? Kyuhyun oppa?” Jihyun pun juga ikutan panik.

” ani bukan aku tapi hyunna!”

“hyunna wah hebat Kyuhyun!” puji Key polos

“no bukan dia KECELAKAAN” teriak Eunhye.

Semua bengong. Leeteuk menarik Kyuhyun berdiri. Jinhyun pun terlempar dari pangkuan Kyuhyun dan terjatuh ke Lantai.

“Kau Cho Kyuhyun Bisa bisanya kau tenang? Istrimu kecelakaan!” Leeteuk menarik kemeja kyuhyun lalu menmpar mukanya keras.

“Hyung aku juga bingung apa yang harus ku lakukan kalo begini? Aku belum mau menduda! ” balas Kyuhyun

awalnya jinhyun tidak menangia tapi setelah mendengar kyuhyun dan leeteuk berntem dia menangis dengan suara keraa

“huee.huee” hyunhae yang tidak tega memungut Jinhyun dan sebelumnya anaknya Haemi dioper ke Minho. Kemudin membawa Jinhyun

tak berapa lama eunhye yang pura pura marah duduk disamping eunhyuk yang memangku eunjae. Ia tak berkata apa apa hanya menheluarkan hpnya.

To : Onew Oppa

oppa tolongin aku dong! Bukakan 1 kamar untuk hyunna dia mau mengerjai Kyuhyun Oppa

Tak lama balasan datang

To : My Eunhye

ok mereka ada masalah lagi?

Eunhye malah tak menjawab sms onew karena Eunhyuk dari tadi memerhatikan dia.

“smsan sama siapa?”tanyanya bingung

“omma dia juga harus tau kalau Hyunna eonni kecelakaan. Omma kan sayang sama Hyunna eonni” balas Eunhye dengan tampang meyakinkan.

kemudian ia memgeluarkan hpnya lagi

To : Hyunna Eonni

eonni taruh mobil mu di parkiran bandara kemudian pergi ke rumah sakit tempat Onew Oppa kerja. Dia sudah kubilang untuk membukakan kamar untuk mu

“kau mau apa sekarang Kyu? Disana ada istri dan adik ku! Bentak Leeteuk

“sudah jangan bertengkar! Kalau memang mereka kecelakaan lebih baik kerumah sakit sana! Terima saja kalau kemungkinan terjelek terjadi itu memang kehendak Tuhan ” kata sungmin oppa melerai tapi malah sial kena pukul Leeteuk.

“cukup kalian berdua!” Bentak heechul sambil memukul 2 kepala manusia tersebut.

Yesung dan ryeowook membantu sungmin berdiri dan kemudiam yesung mengecheck bekas pukulan Leeteuk.

Heechul tanpa basa basi menarik Kyuhyun ke luar. Eunhye Jihyun Donghae Eunhyuk Siwon Taemin Minho mengikutinya keluar sisanya menenangkan Leeteuk didalam.

“Kau taukan Hyunna istrimu? Dan kau juga sudah punya Jinhyun! PERGI pastikan dia tak papa untuk ku!” ucap Heechul

Kyuhyun masih terpana ucapan Heechul

“apa perlu aku ikut?” tanya Heechul meyakinkan.

“hmm hyung temani aku. Kalau kata sungmin benar aku tak tau tempat dimana aku menangis nanti” ucap Kyuhyun.

“oppa aku ikut! ” teriak Eunhye yang langsung berlari ke arah Kyu dan Heechul

“ya sudah ayo!”

heechul eunhye kyuhyun segera naik ke mobil.sedangkan sisanya. . .

“eeeee kok aku ditinggalin?” jihyun sambil melambai lambai

“kita susul saja!” usul Donghae

“anak kita gimana?”

semua menatap siwon

“hyung jangan aku lagi!” rengek siwon

“lumayan kan test kesabaran!” balas Sungmin

“terima nasib mu nak!” lanjut eunhyuk

semua menyusul kecuali siwon dan anak anak.

@ rumah sakit

“onew oppa!” teriak hyunna

“ahh hyunna ya ~” balas onew. “sini palli aku harus membuat dirimu seola ola kecelakaan dan kritis”

“tapi ga ditusuk infuskan?”tanya hyunna takut

“cuma ditempel tenang saja ayo”

merekapun bersiap siap hingga akhirnya kyuhyun heechul dan eunhye sampai.

“onew mana istri gw?” tanya kyuhyun sambil menggoncang goncangkan tubuh onew dengan sangat keras

“kyu ayo~” onew mengantarkan kyuhyun pada suatu ruangan dengan bau obat semakin menyengat. Dari kaca ia melihat istrinya terbaring lemas tak berdaya.

“maaf kyuhyun hyung hanya ini yang dapat kami lakukan sisanya semua serahkan pada yang diatas”balas onew sambil menepuk nepuk pinggung Kyuhyun.

Kyuhyun terjatuh seketika Heechul langsung menggapainya dan memeluknya. Entah apa yang dibisikan Heechul Kyuhyun pun menangis sejadi jadinya di dada Heechul. Eunhye berjalan masuk ke dalam ruangan Hyunna tapi saat dibelakang pintu masuk ia meneteskan obat mata agar terlihat seperti orang menangis.

“huee eonni!! Jangan tinggalin aku”tangis eunhye pura pura.

“dia pasti tak apa apa” kyuhyun tiba tiba muncul dari belakang. Pipinya masih basah dengan air matanya. Matanya pun merah.

“boleh aku disini ber 2 saja dengannya?” pinta kyuhyun. Eunhyepun mengangguk paham kemudian berjalan keluar.

“eh sini!” panggil heechul

“ngomong ngomong si hyunae mana?” tanya heechul sambil memandangi semua sudut lorong.

“molla aku tanya sama onew deh”

“gih sono”

eunhyepun mencari onew sedangkan kyuhyun didalam ruangan hyunna heechul ditinggal di lorong sepi walaupun terang tetap saja rumah sakit .

“hii hawanya ga enak” heechul langsung ngabur ke lobby rumah sakit dan didapatinya orang orang bodoh datang termasuk leeteuk.

“mana hyunna dan hyunae?” tanya leeteuk ganas

“kalo hyunna disana kalo hyunae lagi ditanyaiin eunhye” jawab heechul jujur.

“antarkan aku ke hyunna”

“ok ayo”

····················

“onew oppa!” teriak eunhye girang

“hmm waeyo?” tanya onew dingin

“hyunae dimana?”

“itu dia masalahnya dia ketularan hyunna juga dia minta dia dibilang udah mati dia mau liat seberapa kehilangannya leeteuk saat denger dia udah mati” jelas onew

” aishh tapi dia amankan sekarang?”

“aman dia ada di kamar 1013”

tanpa basa basi eunhye keluar lalu kembali le tempat hyunna sambil menarik onew

····················

kyuhyun terduduk lemas sambil mengusap usap wajah hyunna kemudian mencium tangan hyunna. Tak ada kata kata diantar hyunna dan kyuhyun yang ada hanya airmata dan kesedihan. Hingga akhirnya leeteuk datang.

“kyu mana hyunna?”

“ni hyung!”

“mianhae jeongmal mianhae ini semua salah ku!”

“sudahlah semua sudah terjadi.”

Leeteukpun melakukan hal yang sama dengan Kyuhyun mengusap wajah hyunna mencium tangannya ditambah mencium kening adiknya itu. Tak terasa air mata mengalir begitu saja dari mata leeteuk.

“hyung ada kabar buruk” yesung masuk tanpa ijin.

Leeteukpun keluar dan membiarkan kyuhyun menjaga Hyunna sendirian.

“gila Oppa gw bisa nangis juga ya!” puji Jihyun bangga

“oppa lo juga manusia” lanjut heera sambil memukul kepala jihyun.

“ngomong ngomong mereka ngerundingin apa sih? Kayanya disembunyiin gitu dari kita si leeteuk oppa dan eunhyuk oppa kenapa memangis begitu? Apa ada yang salah? ” tanya sangjae.

“molla kita masih dihitung anak kecil kali”balas minho.

Memang saat onew dan eunhye datang hanya member super junior yang diajak bicara. Bahkan minho saja tak diperbolehkan ikut dalam pembicaraan tersebut

eunhyuk berjalan tergontai gontai dalam rangkulan Donghae sedangkan Leeteuk menangis sejadi jadinya dan memilih mojok di ujung lorong . Shindong yang tak tega melihat leeteuk merana sendirian ia menemani leeteuk diujung lorong.

“oppa ada apa?” tanya hyunhae penasaran

“hyuk tak apakan aku beritau mereka? Mereka juga harus tau” tanya donghae. Eunhyuk hanya mengangguk lemas.

Eunhyepun hanya dapat berdiri menyandar pada dinding. Tak tau apa yang harus ia lakukan lagi. Sekarang permainan bukan lagi ada ditangan hyunna dan hyunae karena mereka yang menentukan langkah selanjutnya.

“jadi hyunae juga jadi korban juga dalam kecelakaan ini dia. . . ” ucap donghae terputus ia mencoba menahan air matanya

“dia kenapa oppa?” tanya hyunhae

“mati? Tak mungkin dia mati secepat itu” tanya jihyun

“dia meninggal”

“MWO?” teriak Heera Minho Key Jonghyun Hyunhae Jihyun dan Sangjae bersamaan.

“oppa dia dimana sekarang?” tanya jihyun sambil menangis

“kata onew dia dibawa dirumah sakit lain karena keadaan kritis dari awal” jelas donghae.

“ayo kesana oppa,”ajak huunhae yang juga ternyata bisa nangis.

“ne onew lagi mengambilkan alamat rumah sakitnya di ruangannya.

·····················

“sial alamatnya panjang banget lagi!  dasar hyunae gila merepotkan ku segala suruh buat kartu nama palsu! Err”

onew asik dengan computernya dan tak disangka hyunhae masuk dan memergokinya membuat kartu nama.

“oppa kau ngapain buat kartu nama baru?” tanya hyunhae polos

“kartu mamanya hilang. Jadi kubuatkan saj yang baru”

“oppa dan hyunae plus hyunna eonni mengerjai kami ya?”

“ah tidak”

“mengaku atau rena tinggal nama dalam tangan ku tak perlu tunggu besok sekarangpun juga bisa ku bunuh rena itu”

” aaaa jangan iya iya aku disuruh eunhye tapi dia disuruh bantuin doang! ”

” oppa . . . . .”

” kumohon jangan beritau yang lain tentang ini bisa kacau aku dibunuh oleh 3 yeoja itu kau pun begitu ”

“siapa yang mau melaporkan oppa memberi tau ku? Aku cuma kesal saja aku jadi terlihat bodoh menangis untuk hal yangvjelas jelas bohongan, . . Tapi oppa mau kubantu?”tanya hyunhae

onew berpikir. .

“ok boleh kau berikan ini ke leeteuk terus pastikan semua orang tidak datang ke alamat ini” kata onew.sambil memberikan kartu nama yang baru ia buat.

“ok oppa!” hyunhae keluar dan onewpun mengikuti dari belakang.

Sejauh ini rencana aman.

·················

“hyunna ya  ireona bangun jangan buat aku menangis tersedu sedu disini? Kau mau melihat aku ditertawai oleh heechul hyung dan eunhyukhyung ditambah ada kangin hyung? Kau rela aku ditertawai dan dimaluin ama mereka?” kata kyuhyun sambil menciumi tangan hyunna

hyunna menggerakkan jarinya membuat kyuhyun tersontak dan langsung memanggil onew yang lavi asik ngobrol dengan leeteuk.

“on onew!! Hyunna gerakin tangan!! ” teriak kyuhyun girang

“jinjja biar ku periksa. Ok leeteuk hyung ini pesan terakhirnya aku mohon kau mau kesana untuk melihatnya untuk terakhir kalinya” ucap onew

“siapa yang meninggal?” tanya kyuhyun

“hyunae”

“mwo?”

“sudah kyu urus saja istrimu. Hyunae biar ku urus.”kata leeteuk

“hung maaf ini karena aku!” balas kyuhyun menyesal

“jangan salahkan dirimu!  ini sudah jalannya.”

onewpun masuk kedalam ruangan hyunna dan ia langsung menyuruh suster memindahkannya ke kamar rawat.

“kyu aku tinggal ya”

“hmm, hyung kalian pulang saja sudah pagi! ”

“ok nanti sore kami kesini lagi ya”balas donghae

semuanyapun keluar. Kyuhyun pun juga ikut keluar untuk mencari makan.dengan mengendap endap hyunna membuka matanya.

“aigo cape banget merem terus!” hyunna membuka matanya lebar lebar

kemudian mencari sesuatu untuk dimakan. Banyak buah yang dapat ia makan. 1 persatu ia makan dari PISANG apel jeruk anggur bahkan buah entah namanya apa ia makan.

ceklek

jeng jeng nahlo

·····················

leeteuk menaiki mobil sendiri tanpa gps ia mencari alamat itu kalang kabut. Sampailah ia disebuah gereja gelap lampu gereja itu tidak dinyalakan.

“aigo istri ku itu saiko ato gila sih!  Masa mau menikmati hari terakhir dengan ku gerja tua ini. Bahaya istriku tak waras. Sudah meninggal tetap saja gila” ucap leeteuk tak terasa airmatanya mengalir mengingat waktu waktu bersama hyunae dan junghyun.

pintu gereja itupun ia buka. Dari pintu sampai depan peti berjajarlah lilin kecil. Seperti sengaja di susun.

sampailah ia didepan peti . Leeteuk terjatuh dan menangis sejadi jadinya.

“hyunae . . . . .  Tega kau meninggalkan ku sendirian. Kau lupa perjuanganku mendapatkan mu? Diadili oleh teman teman mu? Bahkan mereka lebih muda dariku? Aku harus menyapu mengepel menjatuhkan harga diriku untukmu. Melamar mu saja aku harus menjadi budak eunhyuk selama 1 minggu? Banyak luka di tanganku karena aku disuruh aneh aneh sama eunhyuk.

Hyunae lihat luka ini. Ini luka pas aku jatuh saat mencari tanda tangan junho 2pm saat kau hamil. Sakit hatiku saat meminta tanda tangannya tapi mau bagaimana aku harus melakukannya agar kau bahagia.

Hyunae buka mata mu apa perlu ku cium? Ok dalam hitungan 3 kamu harus buka mata atu engga aku cium.

1
2
3″

leeteuk mendekatkan mukanya ke muka hyunae. Tinggal beberapa centi bibir mereka bertemu tapi

“Stop! Dilarang berbuat mesum di gereja ingetkan siwon oppa ngomong apa? Bisa bisa kalau dia tau dia bisa menyuruh mu dan aku bertobat 7hari 7malam.” hyunae terbangun . Leeteuk langsung memeluk hyunae keras tak berpri kemanusiaan.

“oppa bantu aku keluar dari peti ini” leeteuk tersenyum lalu menggendongnya dan menurunkanya di lantai.

“jangan seperti ini lagi aku takut aku benar benar takut . Takut kehilangan kamu ,kamu terlalu berharga untuk meninggal. Huaa hyunae kau tau berapa liter air maya yang ku buang? Mungkin kalau kau ingin membuat kolam renang air mata ku cukup. Apa lagi eunhyuk juga menangis 2 kolam renang bisa kali.”

“aish oppa sudah jangan seperti ini ayo pulang aku sudah kangen dengan junghyun.” balas hyunae sambil menjauhkan diri dari leeteuk

“jadi kecelakaan itu cuma bohongan?”

“iya”

“hyunna?”

“wah ga tau ya”

························

kyuhyun masuk kedalam kamar hyunna dan jeng jeng

“oh jadi gini orang habis koma makan buah ampe kalap? Jadi gini kelakuan istriku? Kau tau aku sampai tak napsu makan tadi karena mengingatmu belum makan apapun darikemarin.”

hyunna tersenyum polos sepolos polosnya.

“hyunna jangan membuatku seperti ini lagi aku bisa gila kalau seperti ini.kau mau melihatku mati di rumah sakit jiwa? Ditertawai oleh semua member karena kamu kemarin mati? ” kyuhyun langsung memeluk erat hyunna.

“chagi kalo gini aku tak bisa bernafas. Mau melihat aku benerean mati?”

“ani sudah sekarang kita pulang saja.”ajak kyuhyun.

“aku ganti baju dulu.”

“jangan lama lama”

“ne”

·················

“hyung kenapa aku tak boleh melihat adiku?” keluh eunhyuk

“adik mu tak mau melihat muka sedih mu hyuk ah” balas yesung sambil menepok nepok punggung eunhyuk.

“ngomong ngomong kaliankan aturan bulan madu? Kok ga berangkat ga takut ketinggalan pesawat?” tanya kangin

taemin dan sangjae saling pandang.

“hyung masa dalam ke adaan duka dan susah gini aku harus bulan madu?”

“ah kalau aku jadi kamu taem aku tetap pergi” ucap hyunhae ngasal.

“jahat banget sih eonninya meninggal malah bulan madu” jihyun memukul kepala hyunhae dengan koran yang ada di meja dorm lantai 19

“kan buat hiburan biar g sedih”balas hyunhae sambil melindungi kepalanya

keadaan menjadi sunyi senyap. Hanya hyunhae kangin dan eunhye yang bersemangat melakukan berbagai kegiatan. Bahkan saat eunhye kangin dan hyunhae memasak hingga bau dan rasa tak karuan semuanya melahapnya sampai habis tiada sisa.

“lidah mereka gawat”desis eunhye

“sos”lanjut hyunhae

“yaa eunhye kau merencanakan semua ini kan?”tanya hyunhae

“dari mana kau tau?”

“your lovely doctor lee jinki”

“babo dia memberi taumu? Ah ya sudah lah aku melakukan ini demi kelangsungan kehidupan keluarga cho dan park.”

“ok alasan diterima lebih baik kita cari obat sakit perut dan lidah untuk mereka. Kasihan.”balas hyunhae.

Dan tiba tiba kangin merangkul mereka berdua.

“jadi ini cuma permainan kalian saja?”tanya kangin

hyunhae dan eunhye memringis tanpa dosa

“ok tapi tak apa lah benar kata eunhye demi kelangsungan hidup keluarga cho dan park. Mereka berantem terus sih.”ucap kangin.

“tapi mau sampai kapan sandiwara terus eonni?”

“molla semuanya sudah bukan aku lagi yang ngatur setelah dirumah sakit itu giliran onew yang ngatur dan sekarang giliran mereka berdua yang ngatur.”balas eunhye

tak lama eunhyuk mau berbuat nekat. Ia membuka jendela dorm dan berusaha menjatuhkan dirinya dari dorm lantai 19

“hyuk andwae”pinta donghae sambil menarik narik tangan eunhyuk.

“untuk apa lagi aku hidup? Semuanya terasa berat.”balas eunhyuk ketus

“huaaaa  jangan nekat”eunhyuk terlihat sudah mau menaiki pembatas.

“chagi kau sudah gila? Kau lupa eunjae masih umur 1 tahun? Berani kau melompat aku pastikan tak ada yang akan mengubur dan datang pada pemakaman mu. Aku tak sudi mengubur orang yang mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri apa lagi hanya karena otaknya sudah tidak bisa berpikir panjang!” ucap eunhye rada tak peduli.

“eunhye eonni galak sekali dia. . .  Suaminya frustasi dia masih saja bisa memarahinya sampai seperti itu.” desis sungmin kagum.

“yak leehyukjae berani kau melompat? Aku akan memasang penangkal setan di rumah agar kau tak bisa lagi bertemu eunjae jika kau gentayangan. Ok kalau kau masih nekat . Aku beri dua pilihan mati sia sia tanpa ada yang menangis untuk mu atau kau mundur duduk disini ada aku pastikan hyunae tenang dialamnya.” eunhyuk terlihat berfikir ia mengambil langkah mundur dan memeluk eunhye erat.

“kau tak taukan kenapa aku mau bunuh diri? Semua itu kerena terasa berat.hyunae meninggal. Hyunna yang selalu merawat lukaku saat aku ikut dream team juga lagi koma di rumah sakit. Terus kau. Kau selalu didekati namja namja genit plus suka sama kamu. Contoh saja ONEW dan KYUHYUN belum lagi kau dekat dengan WOOYOUNG sekarang” hyuk terus memeluk eunhye tanpa memperdulikan orang orang disekitarnya.

“i’m home”sesosok yeoja masuk dengan tampang girang.sambil menggandeng tangan namja tua.

“hyunae?”ucap minho kaget

“SETANNNNN!” semua mengambil langkah mundur kecuali eunhye hyunhae dan kangin.

Eunhye dan hyunhae langsung memeluk hyunae.

“eunhye sayang aku tau kau mau memastikan hyunae tenang dialamnya tapi bukan begini caranya dia sudah meninggal jangan bangunkan dia lagi. Melanggar kodrat alam” ucap eunhyuk yang bersembunyi di balik yesung

“eonni kau sudah gila ya? Setan dipelukin.” ucap heera

“hyunhae sadar sayang anak kita belum besar. Masih mini jangan deket deket setan!” minho berusaha mendekatkan diri pada hyunhae.

“hai semuaa” sapa yeoja lain dengan muka girang. Kali ini kyuhyun mengikutinya dengan senyuman senyuman tak jelas.

“wah eonni gimana? Berhasil?” tanya eunhye

“iya berhasil dong kau tak lihat? “

“oh jadi ini rencanamu eunhye sayang? Kau mau lihay aku mati bunuh diri karena aku akan kehilangan dia?” ucap kyu sambil menjitak kepala eunhye.

“oppa kita bukan muhrimnya bersentuhan seperti ini nanti kau dan hyunna marahin lagi. Entar si hyuk juga pasti ngambek dan mau bunuh diri lagi!” ucap eunhye sambil menjauh dari kyuhyun.

“hyunna ya kita pacaran saja yuk!” ucap eunhyuk kesal plus ngasal

“aigo baru diomongin langsung cemburu . Sono deh kembali kepangkuan suamimu tercinta”

“semua sudah clear sekarang taemin sangjae kalian siap siap pesawat kalian jam 3sorekan? Masa ga mau bulan madu sih?” ucap leeteuk membangkitkan suasana.

“okay hyung bye semua.”

“terus dimana junghyun?”tanya hyunae

“ahhhh iya? Andwae!! Dia masih sama!!”

“SIWON”

“ayo kesana! “

@ heechul house

“jinhyun ah!”

“my minji ah!”

“kembarannya minji”

“dongwon”

“junghyun”

“eunjae!”

“eunhee”

“haemi dercuma aku memanggilnya ia tak mungkin menjawab.”

pintu itu pun terbuka terlihatlah seorang pastur sengan celemek pink , 2 orang anak digendong yaitu si kembar 1 anak di gandengnya 3 orang anak bergandengan dan 1 lagi menggendong anak balita.

“aigo sini sayang” junghyun memberikan haemi pada minho kemudian memeluki appa dan ommanya.

“apppaaaaa ommma” teriak 3 anak yang mergandengan itu lalu mereka berlari ke arah orang tua mereka.

“aigo siwon hyung thanks banget nget bget nget kau sudah menidurkan si kembar padahal mereka kalau tidur harus dinyanyiin dulu sana aku”sungmin mengambil posisi siwon yang memeluk si kembar.

“dongwon kau sudah makan?” tanya heera

dongwon mengangguk.

“ya sudah pulang ya semua. .”leeteuk berpamitan kemydian disusun eunhyuk then donghae abis itu minho kemudian minho dan sungmin berbarengan.

“aigo aku berenti jadi pastur hyung. Ga kuat kesabaranku habis pada mereka. Nakal sekali”keluh siwon pada heechul

“hahahaha hhahahhaa sudah lah kau lebih baik.jadi appa cari lah pujaan hatimu ingat umur mu semakin tua won”

“ne”

” ayo masuk kita minum dan makan dulu” ajak sora

@ mobil kyuhyun

“appa! Adi emana?” tanya jinhyun

“appa? Ketemu sama lee hongki yang maen he is beautiful”

“ijja?”

” mau ketemu?” tanya hyunna

jinhyun mengangguk antusias.

“tapi kau tidur dulu perjalanan jauh”

“ne”

tanpa hitungan menit jinhyun sudah masuk ke dalam alam mimpinya. Kyuhyun pun dengan leluasa menggoda hyunna

“hyunna ya!  eunhye dan eunhyuk tidak cocok ya! ”  ucap kyuhyun

“cocok cocok aja deh”

“cocokan sama aku tau.”

“oppa ga usah mulai deh!”

“tapi dia cantik banget”

“errrr”

“dia ah iya aku lupa aku harus memberikan dia kalung”

“hah chagi berenti disini aku pulang jalan kaki dan jangan harap kau bisa masuk ke rumah lagi” balas hyunna emosi.

kyuhyunpun mengerem mobilnya dan langsung mencubit pipi hyunna

“ok aku beri 2 pilihan , kau turun disini dan aku merebut eunhye dari tangan eunhyuk hyung atau kau dan aku , kita buat anak lagi? “

” enak di kamu ga enak di aku! Ogah ga 2 2nya!”

“pilih”

“ne aku pilih yang” hyunna membisikan jawaban di telinga kyuhyun

“i love you hyunna”

“i love you too kyuhyun”

END

VB NICOLE CEGE TARI VEDA INDANI SAYA SELESE BUATNYA ASIKKKKK. . . . . .

Advertisements

Secret Season 2 Our Lovely Family Part 1/2

1 Mar

2 tahun kemudian

semua keluarga besar Kim berkumpul dikediaman Heechul.

~Happy Birthday To You~

“cie yang ulang taun bajunya pink semua!”ejek Eunhye sambil memegang camera SLRnya.

“Yak Kim Eunhye siapa suruh ni anak jadinya cowo? Aturan kan cewe! Pas di USG juga cewe! ” kata Heechul sedikit keras.

“oppa jangan bentak bentak ada anak kecil!” omel Eunhye sambil memukul kepala Heechul dengan tangan KIRINYA

“Kok pada belom dateng ya?”tanya Sora yang sekarang menjadi istri sah dari seorang Kim Heechul.

“molla macet kali hyung tega menikahi nonna ku! !” balas eunhyuk sambil memeluki nonnanya.

“haha nonna mu itu juga ngebet nikah sama aku! ” balas heechul sambil merayu sora dengan matanya yang tebar tebar pesona.

“Kami belom telat kan?” hyunae dan leeteuk beserta junghyun masuk kerumah heechul sambil membawa kado.

” belom! ” jawab heechul sinis.

Leeteuk dan hyunae langsung cipika cipiki sama si eunhee. Tapi Eunhee sedikit menghindar dari ciuman SooAe couple.

“aaappaaa!!!!” Eunhee langsung memeluk heechul karena ketakutan ngeliat Sungmin sambil menggendong depan belakang ke 2 anaknya yang masih pada imut imut.

“lo napa min? ” tanya heechul heran melihat sungmin masuk dengan menggendong anaknya 1 didepan 1 dibelakang.

“kan sudah ku bilang chagi harusnya dendongnya kanan kiri eh malah depan belakang buat anak orang mewekan?” omel jihyun yang menyusulnya dari belang.

“apa.hubunganya coba?”  desis sungmin

“udah tiup lilin belom loh kok kuenya ga ada? ” tanya jihyun heran.

“tadi aku sudah mau nyampe eh si oppa minta aku ambil kue di toko kue langganan. Terpaksa aku tak mengambilnya kejauhan sih!” jelas Eunhye.

Jihyun berpikir sejenak. Mencari solusi.

“terus kuenya gimana?”tanya jihyun

“aku suruh si senior evil ku yang ke 2 untuk mengambilkannya!” balas eunhye

“maksudmu oppa ku? Salah orang kamu! Mana mau dia disuruh macem macem. Coba telpon sangjae deh diakan buka toko roti sama tunanganya! ” jihyun langsung berbinar binar mendapat harapan walaupun ia tak tau sangjae bisa mengantar roti itu atau tidak.

“ok ngomong ngomong tunangan sangjae siapa?” tanya Eunhye sambil mengeluarkan hpnya dari kantong ajaib alias tas nya.

“LEE TAEMIN! Kemana aja kamu hah? Makanya jangan jadi istri simpenan suami dirumah.kerjaannya dirumah terus gaul kek!” jihyun mulai.memarahi eonninya habis habisan.

“yo calon istri taemin! Tolong dong . Iya kue tart iya sama lilin angka 1 ya hmm anterin ke rumah heechul oppa!  ajak tunangan kamu aja sekalian!  iya ada acara makanya gaul! Ne kututup ya bye! ” eunhye tercengang melihat seorang memakai kemeja putih dan celana panjang hitam.

“Si wo n Op pa! ” eunhye meyakini itu adalah siwon. Bukan hanya Eunhye tapi semua orang disitu termasuk anak kecil berumur 1/2 tahun memandang siwon.

Siwon membalas tatapan heran mereka “kalian kenapa? Tak suka aku ada disini?”

“sejak kapan pastur masuk ke rumah iblis? “tanya Sora.

25menit kemudian

“hai semua kami ber 3 ga telatkan?”Kyuhyun dateng bersama keluarganya. Kemudian heera dan donghae beserta dongwon menyusulnya. Semua lengkap.sudah kecuali ah benar si hyunhae minho dan kue ulangtaunnya.

“appa kuenya ana?”tanya eunhee sambil menarik narik celana heechul. Heechul tersenyum lalu menggendong anaknya kemudian ia mencubit lalu menciumnya

“sabar ya eunhee sayang kuenya lagi diambilin sama om taemin.”balas heechul sambil tersenyum.Eunhyepun memfoto momment yang dianggapnya tak munglin terjadi untuk ke 2xnya dalam hidup ini. Kapan lagi dia melihat kakanya tercinta berubah menjadi malaikat.

“kue dateng” sangjae datang bersama calon suaminya taemin . Mereka memakai baju yang sama . Motifnya kotak kotak dan warna yang sama.untung tak ada hyunhae kalau ada pasti sudah dikatai habis habisan.

“pasangan aneh!”ejek Kyuhyun sambil menyuapi anaknya.

“hyung setidaknyakan kami serasi tidak seperti hyung beserta istri baju yang 1 muram yang 1 cerah secerah mentari!” ledek taemin.

Eunhye sekali lagi memfoto kejadian tak terduga seprang evil maknae bisa jadi baik sebaik malaikat pada orang lain hingga mau menyapinya dengan sepenuh hati.

“so tunggu apa lagi ayo tiup lilin”Donghae mulai ga sabarelihat kue tart yg dibawa taemin dan sangjae.begitu menghoda selera.

“tunggu ada yang kurang”hyunna mulai berpikir.

“iya ya ada yang kurang ” lanjut yesung

“ade ku mana?” donghae celingak celinguk

“HYUNHAE”eunhye jihyun heera dan hyunae kalang kabut. Hyunna sih tenang tenang aja. Because mau dilepas ditengah pereman juga hyunhae bisa menjaga dirinya sendiri.

“telpon minho dong oppa diakan adikmu!” jihyun mencubiti tangan donghae yang keker.

“iye iye bawel!” donghae menelpon minho dengan sangat terpaksa. Mata jihyun masihbmengintainya jika dia tidak menelpon mungkin donghae tak akan selamat dari jihyun.

“yoboseyo mwo? Hah dirumah sakit? Lo apain ade gw? Okok gw kesana tunggu!” donghae segera bergegas mengambil barangnya.

“eunhee kau tiup lilih sekarang sebelum aku pergi biar aku tak punya rasa bersalah tidak meluhatmu tiup lilin” donghae dengan senyumnya

heechul menyalakan lilinya lalu eunhee make a wish the donghae langsung ngabur entah kemana.

“dia mau kemana?”tanya sangjae pada heera.

“molla tadi dia bilang rumah sakit. Aigo jangan jangan hyunhae kenapa napa lagi! Huee” heera mulai panik tidak karuan kalau kalau Hyunhae kenapa napa.

“kita susul ke rumah sakit saja gimana?” usul heechul dengan muka sedikit cemas. Maklum dulu hyunhae adalah pujaan hatinya yang lebih memilih minho daripada dia.

“bawa anak nih?”tanya heera

“ga usah merepotkan kalau dibawa”

“lalu titip siapa?”

semua memandang siwon si pastur. Siwon yang lagi minum tersentak dan air menyembur ke muka shindong.

“ok won titip ya!” semua pergi dan menitipkan anak mereka kepada siwon di rumah heechul

@RUMAH SAKIT

“mana adek gw?” minho menunjuk ruang oprasi donghae langsung syok.

“dia kenapa? Kau apakan dia? Dia yeoja bukan namja aturan kau tidak memperlakukannya dengan kasar!” omel donghae sambil mengangkat kerah baju minho.

“hyung dengar penjelasanku dulu. Hyunhae sebenarnya dia sedang. . . ” ucap minho terputus saat melihat dokter keluar dari ruang oprasi.

“bagaimana dok? Selamatkan?”

dokter itu tersenyum “selamat tuan minho anda baru saja menjadi seorang appa. Istri anda sangat kuat padahal sudah 12 jam . Ia masih.bisa tertawa.didalam. Oh ya anak anda perempuan. Saya permisi dulu saya masih banyak kerjaan misi.” dokter itu ngabur pergi entah kemana.

“jadi hyunhae hamil dan sekarang melahirkan?” tanya donghae dengan muka cengo

“makanya hyung dengarkan penjelasanku dulu”

“mianhae minho ya~”

“sudah tak apa hyung”

“tapi kau hebat juga ya bisa menjinakan hyunhae sampai bisa hamil gitu! Ceritaiin dong gimana ceritanya bisa ampe hamil!” ledek donghae yang membuat minho malu.

“hyung jangan ngeledek! “

“misi tuan minho istri anda sekarang sudah ada di ruamg vvip” ucam seorang suster.

“ne”

“ayo hyung kita temui adukmu!” ajak minho dengan muka bahagia.

“yuk”

@kamar vvip

“jagiii huhu anak kita kenapa bisa perempuan? Perasaan di usg cowo deh!” minho memeluk istrinya dengan kekecewaan karena ia pengennya anaknya cowo bukan cewe.

“molla bukan kehendak tuhan” balas hyunhae ketus. Lalu hyunhae kaget plus baru sadar ada oppanya berdiri dibelakang minho.

“oppa!  i miss you!” hyunhae minta peluk ke donghae dan senang hati donghae memeluknya.

“udah punya anak nih? Haha namanya siapa? Boleh aku yang memilih namanya?” tanya donghae sambil memeluk adiknya tercinta.

“boleh boleh aku ga punya nama untuk perempuan tadinya kalp cowo mau ku berimana hyunmin atau minjae.” balas hyunhae.

Donghae berpikir sebentar “bagaimana kalau haemi? Gabungan nama kalian bukan kaya minjae seperti gabungan nama minho dan si hyukjae dan jangan bilang itu benar?”

“emang iya soalnya eunhyuk oppa yang memberitau minho bagaimana merawat wanita hami.” jawab hyunhae jujur.

“jadi si monyet itu tau kau hamil?” tanya donghae kecewa.

“tau gara gara prang bodoh ini mengajaku ke mall untuk membeli perlengkapan bayi saat itu juga aku papasan sama hyuk oppa yang juga membeli perlengkapan bayi dan tulisannya sih buat jihyun . Emgnya dia punya anak? Hebat sekali sungmin oppa membuat gadis sensitif hamil” puji hyunhae sambil membayangkan hal yang tidak tidak.

“itulah hebatnya sungmin!  dan kau tau anak mereka kembar cewe cowo. So sweet bgt yaaa”

tak lama kemudian pintu kamar rawat tersebut terbuka terlihalah rombongan sirkus memasuki ruangan tersebut.

“what happen with you hyunhae?” hyunae langsung memeluk hyunhae  dengan pelukan terhangatnya.

“gw gapapa kenapa kalian ke sini?” tanya hyunhae balik.

” kami kawatir ”  balas hyunae.

“oppa diem jgn beri tau mereka kenapa aku dirawat disini!” pinta hyunhae . Minho dan donghaepun memberi tanda ok pada jari maereka.

Tapi “maaf apa nona hyunhae mau melihat anak anda?” tanya suster yang masuk ke ruang rawat itu.

Eunhye Kyuhyun yang berdiri berjajar menyilangkan tangannya dan menaikan alis mereka bersamaan.

“eunhye kita apakan enaknya MAKNAE EVIL KITA  EUNHYE ?”tanya kyuhyun sinis

“potong tapi jangan pake gunting hmm pisau boleh. Kalo perlu buang saja dari ruangan ini lumayankan lantai 6 jatoh pasti mati” balas eunhye

“jangan kurang kejam. Kita bawa saja ke ruang oprasi kita keluarkan semua bagian tubuhnya lumayan untuk yang membutuhkan apa lagi jantung mata dan sum sum tulang belakang pasti banyak yang membutuhkannya.” kata kyuhyun sambil memikirkan apa yang ia katakan sampai senyam senyum sendiri

PLETAK

“kalian dia lagi bahagia habis melahiekan malah merusak moodnya dengan ucapan kalian! Kasih selamat kek!” sungmin melakukan pekerjaan sampingan kembali. Pawang beraksi

“yey sungmin oppa baik” hyunhae memluk sungmin dengan girang

“maaf mengganggu ini anaknya” suster tersebut membawa box bayi anak tersebut kemudian meminta minho mengisi kolom nama untuk.anaknya.

“namanya choi haemi?” tanya hyunna

“iya donghae oppa yang memberi nama.” jawab hyunhae.

“tapi kaukan janji memberi nama minjae?” eunhyuk.ngerengek.

“kan cewe dan lagi pula donghae oppa tak setuju anakku diberi nama itu” donghae pura pura tidak tau apa apa ia mengalihkan pandanganya ke sana kemari.

“kapan aku punya anak lagu?”desis kyuhyun dengan suara kecil tapi karena pendengar eunhye super sonik ia dapat mendengar kata kata kyuhyun dengan jelas.

“cari duit dulu baru buat anak!” balas eunhye meledek kyuhyun.

“aku seret job!” kali ini kyuhyun terlihat merana hawa hawa tak sedap menyelimutinya

“aigo kyu jaman sekarang sudah maju! Tinggal buat sensasi dikit nama mu sudah tertera di majalah atau tabloid gossip”

“ahh buat scandal saja gimana?” tanya kyuhyun antusias.

“scandal apa?”

“hmm kita pura pura pacaran saja! ” jawab kyuhyun enteng . Tangan kyuhyun pun merangkul eunhye

“hue shireo aku sudah punya suami kau mau lihat suamiku bunuh diri gara gara melihat aku selingkuh?” eunhye dan kyuhyun serentak melirik arah eunhyuk yang sedang memegang pisau.

“ah terus? “

“molla kau lamar kerja aja! Kerja dirumah sakit ini!” jawab eunhye ngasal

“kau mau melihat semua orang yang menjadi pasienku menempati rumah masa depan mereka?”

“siapa yang menyuruh oppa kerja jadi dokter? Kan bisa jadi ob atau ga jadi tukang cuci piring di cafe” eunhye memeletkan lidahnya ke arah kyuhyun

“kauu!!” kyuhyun mencubit pipi eunhye.

“appo!!” eunhye berusaha menghindar tapi

chu chu chu *author 4 bahagia akhirnya eunhye sama kyuhyun juga *

“sorry ” ucap kyuhyun sedikit menyesal

“chagi jangan selingkuh! Kalaupun selingkuh yg bagusan napa?” eunhyuk melirik kyuhyun dan menarik eunhye ke luar kamar . Sebelumnya dia pamit ke pemilik haemi.

“oppa pulang sekarang!” hyunna menjewer kyuhyun tanpa berpamitan ia keluar sambil menjewer kyuhyun.

” aneh si hyunna eonni dan eunhyuk oppa jelas jelas si kyuhyun oppa dan eunhye eonni tak sengaja ciuman ” desis hyunhae.

“ih lucu. . . Andai anakku perempuan ” heechul menggendong anak itu.

“oppa punya anak ya? ” tanya hyunhae girang

“punya lah dirumah cowo. Kita tukeran anak aja gimana? Aku mau punya anak cewe tapi dapetnya cowo. ” usul heechul sambil menggodai haemi.

“boleh aku juga maunya cowo tapi kayanya Tuhan tak berkehendak”

“syukuri apa yang ada ” kangin muncul

“ah iya mumpung masih pada ngumpul aku mau mengumumkan. . .” taemin mulai membuka mulutnya yang dari tadi tertutup.

“misi hyunhae kau melahirkan kenapa tidak memberi tauku?” onew masuk dengan seragam dokternya. Semua kaget.

” oppa jadi dokter?” tanya jihyun dengan muka ga enak pangkat kuadrat.

“ah iya ini rumah sakit punya om ku jadi akukan lulus jadi dokter so aku disuruh kerja disini. Ya sudah itung itung sampingan kan sekarang shinee lagi redup.” ujar onew sambil berjalan mendekat.

“untung tak ada eunhye kalau tidak bisa gawat!” desis hyunae.

“emang kenapa kalau ada eunhye?” tanya heera heran

” kau lupa onew kan mengejar eunhye sampai sampai mau bunuh diri gara gara eunhye tunangan ma eunhyuk oppa dan plus tadi kau lihatkan dia berakting sangat romantis sama kyuhyun. Bisa bisa dia nekat loncat dari sini” bisik hyunae

“oh iya.”

“ok jadi tadi aku mau ngomumin kalau bulan depan aku dan sangjae akan menikah! Jangan lupa kalian semua harus datang!”

” taemin aku hyung mu saja belum menikah!!! Masa kau mau menikah? ” onew ngerengek sambil memeluki taemin

“hyungkan sudah ada rena!! Hyung bukannya mau menikah ya 2 bulan lagi? Kan hyung nungguin rena lulus kuliah!” balas taemin.

ryeowook mendorong kasar tubuh onew. Dan menatap onew dalam dalam.

“jangan bilang rena itu si jung rena ? Anak kyunghee semester akhir dan 2 bulan lagi lulus?” onew mengangguk. Ryeowook langsung lemas dan terjatuh.

” kau jaga baik baik dia. Dia sudah ku anggap adik sendiri. Ya walaupun dia adik sepupu ku aku masih tak rela ia denganmu.kaukan masih cinta sama eunhye” ucap ryeowook sambil dibopong yesung.

“eunhye masa lalu” jawab onew singkat

“bohong!” ucap donghae minho taemin sungmin shindong leeteuk heechul serentak.

“abaikan”

@mobil Kyuna

“oppa jahat!”

“wae? Aneh!”

” kenapa mesra mesraan sama eunhye?” hyunna mulai menitihkan air mata.

“ah itu aku tak sengaja! ” kyuhyun tetap focus pada jalan

“oppa jahat!”

kyuhyun tetap diam seribu bahasa tiada pembahasan lagi diantara mereka hingga sampailah mereka di rumah heechul untuk mengambil anak mereka.
@mobil EunJae

“chagiiiiiiiii kenapa ? Apa kurangnya aku? Akukan lebih lentur dari pada si evil” rengek eunhyuk sambil nyetir.

“oppa sebego begonya aku aku tak mungkin selingkuh! Kalaupun aku selingkuh tak mungkin dengan suami eonniku sendiri!”balas eunhye sambil menahan tawa.

“jadi tadi tidak sengaja?”

eunhye mengangguk. Eunhyuk pun menghela napas bersyikur.

1 bulan kemudian

“hah!! Taemin ganteng!” puji heera

“iya jarang jarang ia terlihat jantan” balas donghae yang ikut mengagumi taemin.

pernikahan itupun berjalan dengan sempurna nyaris tiada cacat . Resepsinyapun dilangsungkan dirumah sangjae yang bisa terbilang besar.

setelah tamu pulang kyuhyun hyunna beserta yang lain duduk di ruang tengah untuk menonton tv. Remot kyuhyun yang mengusai jadi semua nurut sama apa yang ditonton kyuhyun.

“aaaa secret garden sudah mulai!” kyuhyun berbinar binar sedangkn anaknya jinhyun yang ada di pangkuannya juga ikut melototi tv.

“sayang pulang yuk ngantuk udah jam 10 nih” rengek sungmin pada jihyun yang dari tadi sibuk bacain buku resep pemberian ryeowook sebagai hadia ulangtaunnya.

“hmm” jawab jihyun singkat.

“kyu pulang~”  pinta hyunna.

“ogah bentaran baru juga mulai.” balas kyuhyun ketus.

“kasihan jinhyun”

“kalau aku bilang nanti ya nanti!” bentak kyuhyun tanpa mata berpaling sedikitpun dari tv. Jinhyun pun juga menatap tv dengan damai.

“kalau begitu mana kunci mobil biar aku pulang sendiri!” hyunna menanggapinya dengan serius.

“nih sono deh terserah mau ngapain” balas kyuhyun.

“ayo jinhyun pulang” tak ada respon dari jinhyun dia malah menatap tv dengan serius.

“ayoo!” hyunna mulai menarik jinhyun

“appaa! ! ” jinhyun malah melukin kyuhyun seakan tak mau pergi

“jangan dipaksa dia tidak mau” ucap kyuhyun.

“ok kalo gitu bye!” hyunna keluar sambil menangis.

Semua diruangan itu bengong. “hyunae kau ikut dengannga nanti ku jemput di rumah kyuhyun biar aku nanti dengan kyuhyun ke sana!” pinta leeteuk.

“ok”

hyunae pun mengejar hyunna ke luar dan ikut masuk ke dalam mobil. Hyunna mulai menyalakan mobilnya . Dengan airmata yang mengalir deras dari matanya. Ia mengendarainya lewat dari ambang batas. Hyunae yang tadi santai santai saja langsung mangencangkan pegangnya. Sabuk pengamanpun terpasang rapi.

“hyunna aku masihau hidup”

“hyunna eonni pelankan mobilmu!”

“hyunnaaaaaa eooonnniii aku masih sayang sama junghyun aku masih mau melihatnya menikah! ”

CITTTTTTT

TBC

hai vb nicole tari veda cege

Protected: Secret After Story Part 3

15 Feb

This content is password protected. To view it please enter your password below:

[FF] Because of Panci – One Shot

15 Feb

Just For Fun Ok

“Oppa!” teriak seorang yeoja dari balik pintu. Ia mengenakan dress ungu selutut dan memakai sepatu kets putih serta rambut yang diurai.

“AH!  Jihyun, ayo sini palli!” balas seorang namja yang melambaikan tangannya ke arah yeoja tersebut dengan senyuman imutnya.

“Sungmin oppa! Aku mau coba camera yang kau berikan kepada ku ini, tapi aku tak punya objek menarik!” kata Jihyun dengan tampang puppy facenya sambil mengeluarkan sebuah camera SLR dari dalam tasnya

“Ah, kalau begitu foto aku saja!” jawab Sungmin sambil menarik seorang namja yang lagi mondar mandir dibelakang Jihyun.

“Waeyo Hyung! Aku lagi mencari Yesung hyung, dari tadi ia menghilang. Kau melihatnya tidak hyung?” tanya namja tak berdosa yang ditarik Sungmin tadi.

“Aku tidak melihatnya, tapi Wookie kita foto dulu saja! Sudah lamakan kita tidak foto bareng?” kata Sungmin . “Jinjja? Memangnya sudah berapa lama kita tidak foto bareng? Perasaan baru kemaren deh hyung!” jawab Wookie yang tidak lain adalah Ryeowook.

“Sudahlah lupakan, ayo foto, tuh Jihyun sudah menunggunya.”

Sungmin dan Ryeowook pun tersenyum lebar. Tiba tiba terdengar suara namja yang nyaring tapi ngebass (?) yang mengalihkan pandangan Wookie saat mau difoto.

“Ok Oppa! 1 , 2..” kata Jihyun lalu dilanjutkan seorang namja “Panci panci!! 20000 won! Kualitas elit tidak mudah rusak dan masih baru!”

“Ti..ga” Jihyun pun menekan tombol foto. Dan alhasil muka wookie pun menengok ke arah luar pintu seperti mencari sesuatu.S ungmin mendekati Jihyun yang rada mewek melihat hasil fotonya yang jelek gara gara Wookie nengok ke samping.

“Waeyo Jihyun ah? Kenapa manyun gitu?” tanya Sungmin sambil mengangkat muka Jihyun. “Nih liat! Aku tak berbakat! Cameranya ku kembalikan saja! Oppa” jawab Jihyun sambil menyodorkan cameranya .

“Jihyun ah~! Itu kubelikan khusus untuk mu! Kyuhyun kan sahabatku dan kau adalah adiknya Kyuhyun, dan kau sudah ku anggap adik sendiri. Jadi kau harus menerimanya. Entah mau kau banting atau apa terserah yang penting itu punyamu sekarang!” jelas Sungmin. Muka Jihyun pun langsung tambah mewek, Sungmin tambah bingung. “Aigo.. kau kenapa malah tambah mewek?” tanya Sungmin bingung. “Oppa aku tidak mau hanya dianggap adik sama oppa!” Sungmin pun menggaruk garuk kepalanya dan mulai mendekatkan bibirnya ke arah bibir Jihyun, tiba tiba sebuah sentuhan dirasakan Jihyun.

“KYAAAA” Teriak Jihyun sambil meloncat loncat gajelas. Tanpa sadar Jihyun melempar camera Sungmin kebelakang. 2 Orang yang berada dibelakang Jihyun langsung siap sedia menangkap cameranya. Alhasil seorang yeoja perhasil menangkap camera itu.

“Yak! Jihyun! Jangan lempar lempar camera, kalau kau tak mau tinggal berikan kepadaku! Susah!” keluh yeoja yang mendapatkan camera itu. Namja yang berada disebelahnyapun ikut menyalahkan Jihyun “Benar itu Jihyun ! Lebih baik untuk kami dari pada kau lempar, kau tau harga 1 camera ini berapa? Mungkin uang bulanan yang diberikan oppamu kepadamu selama 1 thn belum cukup membeli camera ini”

“Hueee!! Eunhyuk oppa! Eunhye! Kalian jahat sekali sih menyalahkanku! Itu kan gara gara oppa yang noel noel aku taadi! Udah tau aku sensitive parah. Masih aja ditoel toel” kata Jihyun sambil mengeluarkan air matanya. “Lagian siapa suruh mesra mesraan sama Sungmin hyung! Kau pikir aku rela memberikan mu pada Sungmin”  lanjut Kyuhyun sambil menatap dongsaengnya yang masih nangis.

Jihyun pun tak segan segan mengambil panci yang dipegang Kyuhyun dan memukul kepala oppanya dengan kekuatan expert.

PLETAK!

“Aw! Jihyun ah~ kau benar benar tidak sopan kepada oppamu yang sudah menyelamatkan mu dari Evil Sungmin itu ” kata Kyuhyun sambil memegang kepalanya yang abis ditimpuk panci. “Oppa tuh yang evil! Sungmin mah angel! Liat tuh dia aja ga malu maluin nama keluarga! Ga jualan panci! Masa seorang CHO KYUHYUN berjualan panci? Sadar oppa!” bentak Jihyun ke oppanya, tapi oppanya malah membalikan badannya dan menyalakan laptopnya dan PSPnya dengan bersamaan.”OPPA! BABO! JAHAT JIHYUN BENCI OPPA!” teriak Jihyun yang membuat Eunhyuk dan Eunhye mundur 1000 langkah kebelakang mencari aman. Sungmin pun juga langsung mengikuti Eunhyuk dan Eunhye.

Wookie yang tadi masuk ke ruangan bareng Kyuhyun masih terdiam melihat panci yang baru saja ia beli dari Kyuhyun penyok bentuk kepala Kyuhyun. Ia pun mulai meneteskan air matanya. “HUEEE HUEE” Tapi sayang tak ada yang memperdulikan Wookie karena jaraknya dengan Jihyun hanya kurang dari 50cm. *pada takut sama Jihyun*

Jihyun mengelembungkan pipinya dan mengambil laptop dan melepaskan batere laptop dan PSP oppanya. Kyuhyun yang tadi asik maen starcraft langsung membalikan badannya ke Jihyun dan meminta ampun ke Jihyun sampe sembah sujud.

“Aigo! Kyuhyun, kau sampai sembah sujud begitu ke dongsaengmu” kata Eunhyuk dengan volume keras. “Hm.. Kapan Heechul oppa seperti itu ke aku? Setiap ada masalah pasti aku dulu yang minta maaf walaupun dia yang salah” keluh Eunhye. “Mwo? Jadi Heechul tak pernah meminta maaf duluan kalo dia salah?” tanya Eunhyuk sambil memegang pundak Eunhye . Eunhye cuma menganggutkan kepalanya. Ok back to the main problem

“Jihyun ah~! Dongsaeng oppa yang paling cantik , imut , cute, pinter, semuanya deh, balikin PSP sama batere laptop oppa dong” pinta Kyuhyun sambil berlutut di depan Jihyun. “No way oppa!” balas Jihyun sambil menunjukan jari telunjuknya dan mengerak gerakannya kekanan dan kekiri. “Wae? Itu starcraft oppa udah level tinggi! Sayang!” rayu Kyuhyun lagi. Tapi Jihyun tetap diam dan tidak memberikannya. Kyuhyunpun putus asa dan melapor ke tetuanya. Tetua beserta rombongan sirkus datang.

“Hyung! P..psp… Batree!! Hue” Kyuhyun pura  pura nangis ke hyungnya biar dapetin balik PSP dan batere laptopnya. Heechul yang kasihan langsung ambil PSP dan baterenya dari tangan Jihyun. Jihyun yang ga mau kalah ambil Heebum dan di pengang  keluar jendela.

“Aigo!! Heebum!! Adwae!! Jihyun jangan!” teriak Heechul sambil mengembalikan PSP dan baterenya Kyuhyun. “Yak! Hyung kau lebih sayang sama Heebum dari pada dongsaengmu ini?” omel Kyu sambil mengembungkan pipinya. “Maaf Kyu aku bukan tidak sayang denganmu, tapi Heebum lebih nurut denganku!” jelas Heechul sambil mengelus-elus bulu heebum. Kyuhyun langsung menendang kaki Heechul sampai ia jatuh. Hankyung yang melihatnya langsung murka dan mengambil laptopnya Kyuhyun. Akal Kyuhyun tak pernah mati ia mengambil panci yang penyok bentuk kepalanya dan dibebrikan ke Hankyung. Beberapa detik kemudian Kyuhyun dengan sergap mengambil laptopnya dari tangan Hankyung dan merayakan kemenanganya.

“HUEEE HUEE Hyung itu panciku!!!” tangis Wookie seakan meminta pertolongan ke Hankyung. Hankyung yang kasihan langsung memeluknya dan memberinya sebuah ice cream yang didepannya ada gambar ayam bawa panci (?) #abaikan. Tangisan Wookie pun semakin menjadi jadi. Hankyung juga tak kuasa menahan tangisnya karena kasihan melihat penderitaan dongsaeng yang paling ia sayang.

Tetua beserta anak buahnya tak bisa lagi berbicara apa apa. Ia dan rombongan sirkusnya berjalan keluar kecuali Donghae, Heechul, Eunhyuk , Eunhye,Kyuhyun, Jihyun Ryeowook, Sungmin dan Hankyung . Mereka masih melanjutkan permasalahan. Karena Hankyung dan Wookie nangis, Jihyun malah semakin murka dan berniat melempar batere dan PSPnya Kyuhyun. Kyuhyun hanya bisa pasrah melihat nasib hartanya yang berada di ambang kematian. Ia duduk dan berdoa agar PSP dan baterenya aman dan diterima disisi yang maha kuasa*loh?*.

Eunhye dan Eunhyuk yang melihat langsung berusaha mencegahnya tapi sudah keduluan Sungmin yang memegang tangannya Jihyun. “Jihyun ! Jangan! Kasihan Kyuhyun” kata Sungmin menenangkan Jihyun dan berhasil mengembalikan batere dan PSPnya ke Kyuhyun.

“Jihyun! Dongsaeng oppa yang cantik imut cute dan lain lainnya! Gomawo!” teriak Kyuhyu sambil memeluk Jihyun dengan erat. Kyuhyun pun melanjutkan aktivitasnya, memasang batre, nyalain laptop dan maen starcraft lagi. Tanpa disadari Kyuhyun hawa hawa hitam datang dari arah belakangnya. Terlihat muka marah Wookie yang memancarkan aura aura hitam yang membuat bulu kuduk Eunhyuk, Eunhye , Jihyun, Sungmin, Hankyung dan Heechul berdiri tapi tidak untuk Kyuhyun yang tanpa dosa maen starcraft.

“Jihyun ah~! Kita pergi saja yuk!” ajak Sungmin, tanpa basa basi Sungmin menariknya keluar ruangan tanpa permisi untuk menyelamatkan dirinya dan Jihyun. Eunhyuk pun langsung memeluk Eunhye tanpa dosa. Heechul langsung ngumpet dibelakang Hankyung.

“C-H-O K-Y-U-H-Y-U-N!!!” kata Wookie sambil meremas remas jemari imutnya. Wookie berjalan menuju Kyuhyun yang asik maen game. Kyuhyun sih asik aja maen, orang ga denger dia pake headphone. Wookie pun sampai dibelakang Kyuhyun dan mengambil PSPnya Kyuhyun yang tergeletak di atas meja. Kyuhyun yang melihatnya langsung menengokan kepalanya dan berusaha merebutnya kembali. Tapi sayang kekuatan Wookie sekarang 10x lebih besar dari Wookie yang dulu. “Wookiee kitakan teman! Peace yo! Balikin PSP ku!” kata Kyuhyun sambil memohon ke Wookie yang masih megang pspnya.

Kyuhyun dengan tampang masa bodo keluar ruangan bermaksud mengelabuhi Wookie agar dia mengembalikan pspnya. Sampai didepan pintu ia mencari Jihyun dongsaeng kesayangannya. Ia Melihat dongsaengnya lagi asik makan ice cream dengan Sungmin,  ia menghampiri mereka berdua. “Jihyun~ sarang…” kata sungmin terpotong dengan datangnya Kyuhyun. “Oppa! Kenapa kau kesini? Ganggu aja?” keluh Jihyun dengan muka merah seperti apel. “Oppa… Oppa minta tolong! PSP Oppa! SOS!” kata Kyuhyun strees sendiri sambil megang tangan Jihyun.”Loh PSP oppa kan sudah aku balikin” sela Jihyun. “Bukan itu tapi … , sini!”balas Kyu sambil menarik tangan mungil Jihyun ke arah ‘ruangan hitam’ tadi.

“Oppa! YAK! Kita ngapain ke sini lagi?” tanya Jihyun .“Tuh liat PSP oppa!” jawab Kyuhyun sambil nunjuk-nunjuk wookie yang lagi duduk ala raja di singgasana Kyuhyun tadi pas maen game. “Aigo oppa! Gara gara itu doang oppa ngerengek ke aku?” tanya Jihyun bingung, Kyuhyun hanya mengangguk kek orang tolol. “Oppa kaukan lelaki yang cool, ganteng, masa ama gitu aja ngelapor dongsaengnya?” keluh Jihyun sambil melepaskan genggaman kyu. “Aku mohon! Itu hadiah dari appa dan omma!” … Akhirnya si Jihyun luluh hatinya setelah mendengar perkataan Kyuhyun barusan.

“HAHAHA YA MAKNAE JANGAN BERHARAP INI AKAN KEMBALI KE TANGANMU..” kata Wookie sambil mencoba melempar pspnya. “Maknae yang mana?” sahut Jihyun. Saat ia mau ngomong lagi, Jihyun nyamperin dia dan mengambil panci yang penyok tadi dan menyumpel mulut Wookie dengan panci. Jihyun mengambil PSP Kyuhyun dan mengembalikanya ke Kyuhyun, tapi Wookie tidak tinggal diam, dia melepaskan sumpelannya dan mengambil batere laptop Kyuhyun dan melemparnya keluar jendela. Batere itu nyemplung ke kolam berenang . “ANDWAE!!!!!!!” teriak namja yang bernama GaemGyu. Kemudian ia berlari ke jendela meratapi nasib batrenya yang masuk kolam berenang. Jihyun pun tidak tinggal diam ia langsung mengambil panci dan memukul kepala Wookie 10x lipat lebih kenceng dari pukulannya ke Kyuhyun.

PLETAK!

“HUEEEE, HUEEE YESUNG HYUNG!!!!!” teriak Wookie sambil nangis. Seorang namja bertubuh agak tinggi dengan kura kura yang ada di pundaknya berjalan menuju wookie. Dengan tampang nyolot namja itu berdiri didepan Wookie dan melindungi Wookie dengan membuka kedua tangannya. Jihyun yang terbengong-bengong meminta Eunhyuk untuk mengambil sesuatu apa pun didapur.

“Nih Jihyun! Blender!~” kata Eunhyuk tanpa dosa sambil memberikan blender. Jihyun tak memperdulikan oppanya yang merana, ia asik mencari cari stop kontak . Eunhyuk dan Eunhye yang kasihan langsung menghampiri Kyuhyun dan mencoba menenangkanya.”Kyuhyun oppa~! Hwating! Jangan menyerah! Jangan menyerah!”kata Eunhye dilanjutkan Eunhyuk sambil nunjuk nunjuk sesuatu “Kyu kau lihat itu Sungmin hyung! Ia mencoba mengambil batere laptopmu. Jangan bersedih masih ada kami disini!”

Sooyoung berhasil mendapatkan stop kontak dan nyolokin blender tersebut. Ia mendekati Yesung dan mengambil kura kura tak berdosa dan menggantungkannya di atas blender. Kalau pegangannya lepas, kura kura tak berdosa itu akan masuk ke dalam lubang blender. Karena merasa belahan hidupnya tak berdaya Yesung pun tak berdaya, ia memegang hpnya dan mencoba menghubungi seorang yeoja yang tak lain adalah Heera adiknya. Tak sampai 10 menit Heera sampai di TKP melihat kura kura Yesung udah dalam keadaan SOS. “HEH! GILA! Mau ngapain? Jangan gila deh!” teriak Heera cempreng di telinga Eunhye dan Eunhyuk.

Mata Jihyun langsung melirik tajam Heera dan Heera pun lari mencari Hyunhae yang lagi asik maen sama HyunAe. “Waeyo ? Kenapa manggil? Lagi asik maen tau! Babo!” keluh Hyunhae. “Tuh! Kura kura tak berdosa dalam bahaya! Jihyun kejam!” lapor Heera. “YOI! Jihyun jago! Lanjutkan nak!” lanjut Hyunhae sambil tampang muka aneh.

Tiba tiba seorang namja yang masih setengah sadar dari tidurnya masuk ke ruangan itu dan menunjukan senyuman manisnya. “Aigo~ imut banget!” puji Jihyun, tapi dari arah kiri,  mata namja evil melirik tajam Jihyun yang asik melihat si namja imut itu. “Jihyun ah~! Annyeong! Itu kura kura mau diapain? Masa diblender? Emang enak? Mau buat jus biar ga gelian ya?” tanya namja itu. “Mana mungkin sih geliannya ilang! Nih liat!” kata Kyu sambil noel Jihyun dan refleks kura kura suci itu jatuh ke blender yang menyala. “ADDDWWAAAEEEE” teriak Yesung sambil berlutut dan memeluk kaki Heera. Kyuhyun pun langsung keluar tempat itu sambil membawa panci yang penyok bersamanya. “Oppa! Mau kemana?” tanya Hyunhae yang berdiri pas didepan pintu. Tapi sayang tak ada 1 jawabanpun darinya.

“Orang aneh” ejek Hyunhae yang melihat Jihyun yang frustasi. Ryeowook yang tadi hanya marah besar ke Kyuhyun sekarang kesabaranya sudah habis ia bersiap menampar Jihyun yang tepat berada disebelahnya.

“Ryeowook! Jangan nampar dia! Dia masih kecil!” kata Kibum sambil mencegah tamparan maut Wookie. jihyun pun berlari keluar ruangan itu. Sedangkan Hyunhae, Eunhyuk, Eunhye plus HyunAe asik buat peti mati buat kura kura suci tak berdosa yang mati keblender. Sungmin pun juga sudah berhasil mengambil barang Kyuhyun.

“Kyuhyun! Kyuhyun! Nih!” kata Sungmin girang bawa batere laptop kyuhyun. “Hyung~ gomawo!” balas Kyuhyun dengan muka merana. “Kyuhyun waeyo? Jangan merana. Batrenya aku jamin 100% masih bagus kok!” kata Sungmin menenangkan Kyuhyun yang merana. “Ne~!”.

Jihyun berlari melewati Sungmin dan Kyuhyun. Air matanya terlihat. Kyuhyun yang merana langsung bangun dari alamnya dan menuju ruang TKP tadi.

BRAK! Pintu terbuka dan masuklah evil maknae sambil menghempas hempaskan panci dan melemparnya ke arah Wookie dengan kencang. Dan PLAK, hokinya Wookie ga kena pancinya malah kena Eunhyuk. Eunhye pun langsung ngelus ngelus kepala Eunhyuk yang jadi landasan panci nista itu.

“Yak! Kim Ryeowook berhentilah! Ini lucu! Masa kita berantem gini ampe melibatkan dongsaeng kita? Gara gara panci bahkan!” kata Kyuhyun sambil masang muka melas. Ryeowook pun berfikir dan mengiyakan kata kata Kyuhyun. “Oke lah kita damai, tapi kau betulin dulu tuh panci yang udah penyok!” balas Wookie dengan muka berbinar binar. “NE~” balas Kyuhyun sambil mengambil panci itu dan keluar mencari tempat ketok magic.

“Jihyun ah~ sudah jangan menangis tidak usah takut! Aku ada disini!” jelas Sungmin sambil berlutut didepan Jihyun yang menangis. “Oppa aku menangis bukan karena itu tapi aku menangis karena mataku kelilipan dan aku merasa panas didalem. Liat nih bajuku keringat semua, mana tadi si Kyuhyun oppa narik tanganku keras banget lagi, plus Kibum oppa tadi nginjek kaki aku. Tuh lihat ampe merah itu!” balas Jihyun dibalas dengan tatapan aneh Sungmin dan Sungmin pun langsung tertawa kecil sambil mengecup kening Jihyun.

“Oppa~ Kalau Kyuhyun oppa lihat pasti dimakan oppa ama dia!” balas Jihyun sambil mengambil jarak dari Sungmin. “Biar saja toh sekarang dia tak lihat!” balas Sungmin dan tak sengaja Sungmin menoel pinggang Jihyun dan seketika Jihyun meloncat, tak sengaja bibir mereka bertemu.

“HYUNGGGGG” jeritan seorang kakak dari jauh. (?)

*SKIP*

“Kyuhyun oppa Hwaiting!” teriak Eunhye dan Hyunhae dari jendela. Kyuhyun pun terus bejalan keluar halaman dan pergi mencari ketok magic. “Ah! Ini dia ketok magicnya.” Kyuhyun menuju ketok magic itu dan mendaftarkan pancinya Wookie. Dan kemudian pulang lagi.

Keesokan paginya Kyuhyun kembali lagi ke tukang ketok magic itu, tanpa basa basi ia mengambil pancinya. Seseorang pun mengikuti Kyuhyun dari belakang seperti di game game. Kyuhyun yang merasa diikuti langsung berjalan cepat dan mulai berlari meninggalkan ketok magic itu dan tiba tiba “WOY! BAYAR DULU!” teriak orang yang mangikuti Kyuhyun tadi. Langkah Kyuhyun pun di hentikan. Ia mengecek kantongnya dan BAD LUCK dia tak membawa dompet. Pedagang itu yang tak lain bernama Jungmo menghampiri Kyuhyun. Ia pun menelpon Eunhye karena yang lain ga bisa di telpon.

“Oppa!!!” teriak Eunhye dari jauh sambil melambai lambaikan tangannya. Dan ia tak sendiri, Eunhyuk menemaninya. “Aigoo Kenapa si kutu ikut juga sih? Ga tau gw mau berduaan ama Eunhye ya?” Kyuhyun membalas lambaian tangan Eunhye.

“Kyu kenapa manggil Eunhye kesini? Kenapa ga telpon aku?” tanya Eunhyuk sedikit mengintrogasi si Kyuhyun. “Hyung tadi aku sudah menelponmu tapi tak ada jawaban, eh aku telpon Eunhye di angkat, ya udah, SOS lagian nih hyung! Aku ga bawa duit buat bayar tambel panci.. tolong bayarin dong. Sampai dorm aku ganti!” balas Kyuhyun.  Eunhyuk pun langsung mengeluarkan sejumlah uang dan menarik Eunhye terus ngilang. Karena ga mau ketinggalan Kyuhyun berlari ke arah mereka ber 2.

Tak disangka palstik yang isinya panci bolong dan pancinya menggelinding ke jalan raya.

TIN TIN….

CIIITTT CIIIT

“Kyuhyun Oppa! Andwae!!!” teriak Eunhye. Eunhyuk langsung reflek berlari ke arah Kyuhyun. Dan menelpon ambulance.

@ Rumah Sakit

“Oppa! Ireona! Ireona oppa!” teriak Jihyun yang dari tadi nangis di depan tubuh Kyuhyun yang tertidur lelap di kasur rumah sakit. “Sudah jangan nangis, oppa kamu kan kuat!” kata Sungmin menenangkan Jihyun. Siwon pun membuat acara doa bersama dadakan di rumah sakit, kecuali Heechul dia tidak ikut dia malah ngelus ngelus heebum dan berbicara pada heebum.

“Oppa! Saranghae!” kata Eunhye di telinga Kyuhyun dengan suara agak keras dan membuat Eunhyuk serangan jantung mendadak. Kyuhyun langsung bangun “Jinjja yo?” kata Kyuhyun semangat. “Ne.. Saranghae Kyuhyun oppa!” lanjut Eunhye. “Naddo!” balas Kyuhyun (?). Kemudian Jihyun langsung narik narik baju oppanya . “Kamu siapa? Dan siapa kalian? Eunhye siapa mereka semua?” tanya Kyuhyun sambil meluk Eunhye.

“Oppa kamu lupa dengan dongsaengmu yang imut, cantik,pinter masak dan lain lain ini?” kata Jihyun. Dan Kyuhyun menggelengkan kepala. Jihyun langsung memancarkan hawa hawa hitam dan segera mengambil panci tadi dan memukul kepala Kyuhyun dengan kekuatan expert.

Setelah beberapa jam pingsan Kyuhyun bangun lagi dan langsung otomatis otaknya menyuruh mulutnya mengabsen hyung-hyungnya dan adiknya tercinta termasuk Eunhye, Hyunhae, dan HyunAe serta Heera. “Hyung lebih baik kita buang saja panci ini! Panci ini bawa sial!” kata Wookie sambil memegangi panci itu. Semua mengangguk kecuali Hankyung. “Lebih baik kita museumkan saja panci itu, toh panci ini sudah membuat sejarah baru di kehidupan kita kan?” lanjut Hankyung. Semua mengangguk setuju. Tak sampai 1 minggu Kyuhyun dapat pulang ke dorm lagi dan memulai kehidupan barunya tanpa bayang bayang panci pembawa si-al.

The End.

Ini ff hasil ngegalau admin 3 dan 4 pas tanggal 20 november 2010 *wih, sampe inget, pas penjualan tiket SS3 Sing mulai*. Hari di mana terciptalah ‘panci’. Ceritanya super duper GJ, just for fun, buat berstres ria~ dibikin gara-gara sambil chat nonton Scary Job, eh akhir-akhirnya nyambung ke Suju terus jadi panci deh.

Buat yang baca, walaupun ceritanya ngaco, komen ya. Gomawo 😀

Protected: Secret After Story Part 2 ~~

14 Feb

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Protected: Secret After Story ~~

14 Feb

This content is password protected. To view it please enter your password below:

[FF] You’re My Heartbreaker [Part 1]

12 Feb

Saya bikin ff baru lagi, bukannya lanjutin yang dulu, kekeke. Di ff yang ini, semua artis Kpop saya keluarkan (?), jadi bakal ada banyak artis Kpop yang berseliweran. Perhatian!! FF ini hanya kegilaan author semata, hanya fiktif belaka. So, enjoy the story 😀

3 years ago.

“Tas ini bagus agasshi” tawar penjual toko itu. “Ne, ini bagus, tapi terlalu besar, ada yang lain?” tanya Hyunji.

“Ada agashi, yang itu mungkin” Penjaga toko itu menunjuk 1 tas di rak atas. “Hmm, boleh juga” Hyunji berjalan ke arah rak itu, karena pandangannya terfokus ke tas itu, ia tidak melihat seorang namja yang sedang melihat-lihat tas lain. Tabrakan pun terjadi. “Ahh, mianhae” kata Hyunji sambil membungkuk. “Ne, gwaenchana” “…….” “……..”

“Lee Sungmin imnida” kata Sungmin sambil mengulurkan tangannya. “Cho Hyunji imnida. Mannaseo Bangapseumida” balas Hyunji sambil membalas salaman Sungmin.

How can a stranger fall in love each other?

* * *

“Eunhye ya, waeyo??” tanya Hyunji ke Eunhye, temannya yang dari tadi mengguncang-guncangkan tangannya ala anak kecil minta dibeliin permen. “Itu, temani aku ke rumah Jinki dong~” pinta Eunhye.  “Ngapain? Sendiri aja sana, nanti aku kayak hiasan lagi ngeliatin kalian pacaran” tolak Hyunji. “Ehehehe, ayo lah~ temani aku, jebal” bujuk Eunhye sambil memasang puppy eyes. “Ne, ne, araseo, ayo kita pergi” kata Hyunji menyerah. “Yey, gomawo~”

Jinki’s House

“Sana ketuk dulu pintunya” Hyunji mendorong Eunhye maju ke depan untuk mengetuk pintu. “Ye, sabar” Eunhye mengetuk pintu dan tak lama kemudian pintu dibuka.

“Hyunji ya!!” “Sungmin oppa?!”

“Lho? Kalian kenal?” tanya Eunhye polos

The world is narrow

* * *

“Minho ya~” Seorang namja memanggil Minho yang sedang meminum cocktailnya.

“Waeyo hyung?” tanyanya sambil menengok.

“Kenalkan, ini adikku, Cho Hyunji” kata Kyuhyun sambil mendorong Hyunji maju ke hadapan Minho. “Annyeong haseyo, Cho Hyunji imnida, mannaseo bangapseumida” kata Hyunji memperkenalkan dirinya sambil tersenyum.

“…..” Minho diam terpaku menatap Hyunji. Ia seperti terhipnotis saat mendengar suara Hyunji yang lembut. Suaranya bagai mantra bagi Minho. Wangi lavender yang tercium dari badan Hyunji menyesakkan dadanya, ia kehilangan seluruh isi otaknya saat bertatap mata dengan Hyunji. “Cho….Choi Minho imnida” kata Minho tergagap, rasanya seluruh dunia berpusat pada Hyunji bagi Minho. “Kalian seumuran kan, nah ngobrol lah sana, di pesta seperti ini kalian bisa jamuran karena hampir semua tamunya orang tua” kata Kyuhyun. “Ye, hyung”

Is that called ‘love’?

* * *

“Hyunji ya….”

“Waeyo oppa?”

“Nan….saranghamnida, would you be my girlfriend?”

“………”

“Mungkin ini terlalu cepat, tapi waktu aku pertama kali bertemu denganmu….aku merasakan sesuatu yang berbeda…….bahwa aku mencintaimu” jelas Sungmin.

“………naddo saranghae”

“Jinja??”

“Ne”

Our story begin

* * *

~Sorry..sorry..sorry..sorry~

“Ehm….” Hyunji menggeliat pelan. Handphonenya berbunyi tanda ada telepon masuk. Jam masih menunjukan pukul 6 pagi. Dengan setengah sadar ia mengangkat teleponnya.

“Yoboseyo….” kata Hyunji dengan suara parau karena baru bangun. “Hyunji yaa~, ireona” kata suara di seberang sana. “Ini aku sudah bangun, kalau tidak siapa yang mengangkat telepon” kata Hyunji dengan mata masih terpejam. “Eheheh, cepat sana mandi, jangan lupa kita ada kencan hari ini” kata orang di telepon itu. “Heehh?! Oh iya, aku mandi oppa” jawab Hyunji. “Ok, nanti kujemput, sampai jumpa jagi~” katanya. “Ne, sampai jumpa Sungmin oppa”

Hyunji menggeliat, lalu segera bangun dan masuk kamar mandi. Setelah selesai mandi ia segera memakai bajunya dan bersiap-siap. Hp nya berbunyi lagi.

“Ne, aku turun sekarang oppa, jamkaman, aku belum pakai sepatu ini” kata Hyunji di telepon. Ia pun segera memakai sepatunya dan turun ke bawah. Di bawah ia bertemu dengan oppanya yang sedang sarapan. “Hyunji ya, mau kemana kau pagi-pagi begini?” tanya Kyuhyun dengan wajah curiga. “A..aku mau pergi dengan teman” jawab Hyunji tergagap. “Ohh, ya sudah” jawab Kyuhyun santai tanpa curiga sedikit pun dengan jawaban Hyunji. Hyunji pun segera keluar dari rumahnya cepat-cepat.

Hyunji mengenal Sungmin 3 tahun yang lalu. Waktu itu ia yang sedang berbelanja di Louis Vuitton tidak sengaja menabrak Sungmin yang sedang muter-muter bingung mencari hadiah untuk ibunya. Dari situ mereka berkenalan, dan ternyata, Sungmin itu kakak Jinki, kekasih Eunhye, teman baik Hyunji. Dari situ mereka mulai dekat dan akhirnya, Sungmin menyatakan cintanya pada Hyunji.

Tetapi, entah mengapa, kedua orang tua Hyunji tidak pernah merestui hubungan mereka, bahkan sampai akhir hayatnya. Kedua orang tuanya meninggal dalam kecelakaan pesawat 1 tahun yang lalu. Kyuhyun juga tidak menyukai hubungan Hyunji dengan Sungmin. Sekarang Hyunji diurus dengan Jokwon dan Gain, om dan tantenya.

Sedangkan Minho, ia adalah anak rekan kerja keluarga Cho. Ia pertama kali bertemu Hyunji di sebuah pesta ulang tahun perusahaan 3 tahun yang lalu. Pada saat bertemu dengannya, seakan-akan di dunia ini hanya ada Hyunji di matanya. Jantungnya berdetak kencang. Kyuhyun yang sedang berbicara dia anggap tidak ada.

“Oppa~”

“Ayo masuk ke dalam mobil, cepat” kata Sungmin.

“Ne~”

Sungmin segera menyalakan mobilnya dan memacunya menuju Dongdaemun. Mereka berjalan-jalan bergandengan tangan sambil melihat-lihat barang di Dongdaemun. Hyunji memasuki segala macam toko yang ada dengan bahagia sedangkan Sungmin hanya mengikutinya sambil tersenyum. Matahari sudah bersinar terik.

“Oppa~, beli es krim di taman itu yuk” pinta Hyunji.

“Boleh, ayo ke sana” kata Sungmin sambil tersenyum.

Mereka berdua pun berjalan ke arah penjual es krim. Pada saat sedang berjalan berjalan, tiba-tiba 2 mobil berhenti dan menimbulkan bunyi berdenyit di pinggir taman. Dari 2 mobil itu keluar 4 pria yang memakai jas dan kacamata hitam. Kedua bodyguard itu berjalan ke arah Hyunji dan langsung memegang kedua tangannya membuat ia melepaskan gandengan Sungmin, sementara kedua body guard yang lain menahan Sungmin.

“Kyaa, lepaskan, Yunho oppa, Changmin oppa, lepas!!” jerit Hyunji. “Hei, apa yang kalian lakukan, lepaskan” teriak Sungmin. “Maaf agasshi, kami diperintahkan tuan besar” kata Yunho.

“Siwon oppa, Hankyung oppa, Yunho oppa, Changmin oppa!! Apa-apaan ini, lepaskan, aku bukan binatang” kata Hyunji marah. “Kami hanya menjalankan perintah, kalau tidak nanti anda kabur agasshi” jawab Hankyung. “Ya iyalah, orang minta dilepas buat kabur lagi” kata Hyunji kesal.

Tiba-tiba datang sebuah mobil Lamborgini abu-abu. Kyuhyun turun dari dalam mobil itu. Ia berjalan menghampiri Hyunji yang masih dipegangi Yunho dan Changmin. “Jadi……..kau sudah bisa berbohong ya, dongsaeng” kata Kyuhyun dengan tatapan meremehkan. “Semua orang bisa berbohong oppa” kata Hyunji kesal.

“Bawa dia masuk ke mobil, awas kalau sampai kabur” perintah Kyuhyun. Yunho dan Changmin segera membawa Hyunji yang masih meronta-ronta ke dalam mobil. Kyuhyun pun menghampiri Sungmin yang sedang ditahan oleh Siwon dan Hankyung.

“Hyung, jangan dekati adikku lagi, dia akan dijodohkan, jauh-jauh dari hidupnya” kata Kyuhyun. “Apa hakmu, dia punya kehidupan sendiri” kata Sungmin. “Dia punya jalan hidup yang sudah terencana, jadi jangan ganggu jalannya” bentak Kyuhyun. Ia segera berbalik meninggalkan Sungmin dan masuk ke mobilnya. Siwon dan Hankyung masih memeganginya, setelah kedua mobil itu pergi, baru mereka melepaskan Sungmin dan segera pergi.

* * *

Di rumah keluarga Cho. Iring-iringan mobil itu berhenti di depan rumah. Hyunji turun dari mobil masih dipegangi oleh Changmin dan Yunho agar tidak kabur. Yunho dan Changmin membawa Hyunji masuk ke kamarnya, dan segera menutup pintunya. Hyunji berlari ke arah pintu lalu mencoba membukanya, tapi pintu sudah terkunci rapat.

“Buka pintunya” teriak Hyunji sambil menggedor-gedor pintu itu. “Sial”

Tiba-tiba pintu terbuka dan Gain masuk ke dalam. Ia segera menutup pintunya lagi rapat-rapat. “Ahjumma, ada apa ini” kata Hyunji panik. Gain menatap Hyunji sedih lalu mengelus rambutnya. “………..Kau akan dijodohkan Hyunji ya” kata Gain pelan. “Mwoya??” teriak Hyunji. “Dengan putra keluarga Choi, kau tahu dia kan, kami ditekan” kata Gain. “Minho yang itu??” tanya Hyunji merasa tidak yakin. Gain hanya menganggukan kepalanya. “Kami diancam, kalau kau tidak menikah dengannya, dia akan menghancurkan  perusahaan kita” jelas Gain.

“Hah? Gatau diri, siapa dia coba” kata Hyunji, di saat-saat seperti ini, tingkat kenyolotannya naik sampai 100%, padahal biasanya Hyunji itu gadis yang sangat lembut. “Oppamu setuju dengan rencana itu” kata Gain lagi. “Brengsek, gatau diri, emang nya aku apaan coba?? Sial” Hyunji mulai marah-marah.  “Brakk” Pintu terbuka lebar. Kyuhyun berdiri di ambang pintu. Gain segera berdiri dan meninggalkan mereka berdua.

“Mulai sekarang…..tinggalkan Sungmin” Kyuhyun mulai buka suara. Hyunji langsung mendelik ke arahnya. “Mwo?! Andwae” desis Hyunji. “Kau akan segera menikah dengan Minho, kalau kau menolak, kau akan melihat nama Lee Sungmin terukir di nisan dalam waktu dekat” ancam Kyuhyun. “Lee Sungmin mana? Di Korea Lee Sungmin itu banyak” sanggah Hyunji nyolot.

“Tentu saja Lee Sungmin kekasihmu tercinta itu” kata Kyuhyun. “Aku tidak mau menikah dengan Choi Minho” kata Hyunji dengan penekanan di setiap suku kata. Kyuhyun mendelik dan menghampirinya yang sedang duduk di kasur lalu mengangkat dagu Hyunji. “Kau berani melawan oppa ya? Kira-kira……apa yang akan terjadi dengan kekasihmu itu ya?” kata Kyuhyun sambil memasang evil smirknya.

Hyunji menatap Kyuhyun kesal. Kyuhyun pun meninggalkan Hyunji, sebelum menutup pintunya Kyuhyun berhenti dan menatap Hyunji. “Kau istirahatlah, nanti malam kau akan bertemu dengan Minho” katanya. Hyunji menatap Kyuhyun marah tetapi ia tetap diam.

Ia merindukan sosok kakaknya yang dulu sangat sayang dan lembut padanya, Kyuhyun selalu di pihak Hyunji dan membelanya, tapi sejak kedua orang tuanya meninggal, sikap Kyuhyun berubah 180 derajat. Dia jadi suka memaksakan kehendak dan selalu mengatur-ngatur kehidupan adiknya itu.

* * *

Malamnya, Hyunji dibawa paksa oleh Kyuhyun untuk menemui keluarga Choi. Setelah acara tarik-tarikan selama hampir 2 jam, Hyunji berhasil didandani dan dibawa masuk ke mobil untuk pergi. Jokwon dan Gain hanya bisa pasrah mengikuti kemauan Kyuhyun. Dengan dikawal Hankyung dan Siwon dibelakang, Yunho dan Changmin di samping kiri kanan gara tidak kabur, Hyunji memasuki sebuah restoran itu. Restoran itu sepi karena sudah disewa.

“Cho Kyuhyun, kau sudah datang” sambut Mr. Choi. “Mr. Choi Seunghyun, ini adikku, Cho Hyunji” kata Kyuhyun sambil tersenyum. “Tuan Choi, senang bertemu dengan anda” kata Jokwon dengan senyum dipaksakan. “Saya juga…., wahh, sepertinya pilihan Minho tidak salah, benarkan yeobo” kata Mr. Choi sambil menoleh ke Mrs. Choi yang ada di sebelahnya. Minho tersenyum smirk. Hyunji membuang wajahnya tidak mau melihat Minho.

“Ayo kita duduk di sana, biarkan Minho dan Hyunji berdua” kata Mr. Choi. Semuanya mengangguk dan berjalan ke arah meja lain meninggalkan Hyunji dan Minho. “Ayo duduklah” kata Minho sambil tersenyum. Dengan kasar Hyunji menarik bangku dan duduk. “Aissh, jangan kasar begitu dong, sebentar lagi kan aku akan menjadi suamimu” kata Minho. Hyunji melihat ke arah lain. “Kudengar…kau sudah punya kekasih ya, Lee Sungmin. Aku tidak salah kan?” lanjut Minho. “Kalau iya kenapa” jawab Hyunji sinis. “Gwaenchana”

“Tapi…” lanjut Minho. “Aku lebih menyukai nama mu menjadi Choi Hyunji daripada Lee Hyunji” kata Minho sambil tersenyum. “Aku lebih suka Cho Hyunji” jawab Hyunji ngasal karena kesal.

“Tapi sayangnya sebentar lagi kau akan menjadi Choi Hyunji. Bersiaplah….jagi” kata Minho sambil memegang rambut Hyunji lalu menciumnya, dan pergi ke balkon restoran meninggalkan Hyunji yang langsung mengelap rambutnya dengan tissue.

“Oh ya, satu lagi, jauhi Lee Sungmin, atau….akan kulenyapkan dia dari muka bumi” kata Minho sinis. Hyunji langsung membanting tasnya dan berniat pergi. Tetapi langsung ditahan oleh para bodyguardnya.

* * *

Choi’s company. 09.30 PM

“Tuan muda, Kim Heechul sudah datang” Sekretaris Minho datang membuyarkan pikiran Minho. “Ehm, suruh masuk” kata Minho sambil berdiri dan memandang keluar jendela kaca besar di depannya. Heechul masuk ke dalam.

“Ada apa Minho ya?” tanya Heechul. Minho berbalik dan menatap Heechul, lalu membuka laci mejanya dan mengeluarkan foto seorang namja. “Hyung…., pastikan dia jauh-jauh dari Hyunji. Jangan biarkan dia mendekat apalagi bertemu dengan Hyunji. Kalau ia berani, kau bisa melenyapkannya” kata Minho sambil tersenyum sinis. Heechul tersenyum smirk lalu mengambil foto itu. “Tenang saja” kata Heechul, lalu ia keluar dari ruangan. Minho duduk kembali di bangkunya, lalu mengambil foto Hyunji yang terpampang di mejanya. “Kau akan menjadi milikku, Hyunji ya……selamanya” gumamnya sambil tersenyum tipis.

*           *            *

Cho’s mansion


“Adjussi! Ahjumma! Eotokkae???” kata Hyunji sambil mondar mandir ala setrikaan di dalam kamarnya. Jokwon dan Gain hanya memperhatikan Hyunji yang mondar-mandir. “Kami tidak bisa apa-apa Hyunji ya, oppamu itu keras kepala sekali, kepalanya keras banget, bahkan mungkin batupun kalah” kata Jokwon yang langsung disambut tatapan membunuh dari Gain. Jokwon langsung ciut.

“Aissh, oppa pengen kulempar panci deh biar lupa ingatan” omel Hyunji. “Jangan, nanti pancinya penyok lagi, sayang, panci kan lumayan mahal” kata Jokwon. “Lagipula, Hyunji ya, Minho mengancam kita semua, dia akan melakukan apapun untuk mendapatkanmu, kelihatannya dia sangat mencintaimu atau terobsesi lebih tepatnya” kata Gain sambil menjitak Jokwon yang ngomong ngasal dari tadi. “Aku tidak mau menikah dengannya” jerit Hyunji.

“Maaf Hyunji ya, kami tidak bisa melakukan apa-apa” kata Jokwon. “Lebih baik sekarang kau tidur, jaljayo” kata Gain. Mereka berdua meninggalkan Hyunji sendiri di kamar. Para bodyguard berjaga di depan pintu dan jendela agar Hyunji tidak bisa kabur. “Aku harus bertemu Sungmin oppa” gumam Hyunji.

“Jauhi Lee Sungmin, atau….akan kulenyapkan dia dari muka bumi”

Ucapan Minho terngiang-iang di otak Hyunji. “Ahh, andwaee” teriak Hyunji frustasi sambil  menarik-narik bantal. Ia tahu Minho tidak main-main. Dia akan melakukan apapun untuk mendapatkan apa yang ia mau.

* * *

Sungmin’s House. 09.00 PM

Sungmin merebahkan diri di ranjang sambil memejamkan mata. Di otaknya hanya ada Hyunji, Hyunji dan Hyunji. “Arggh, sial” teriak Sungmin frustasi sambil melempar bantalnya. Tiba-tiba hp nya berbunyi.

From : Hyunji

‘Oppa, mulai sekarang jangan temui aku lagi. Mianhae. Saranghae’

Sungmin yang murka sekaligus sedih langsung membanting hp nya…….ke ranjang. Ia meremas kedua tangannya sampai urat-urat tangannya kelihatan. “Sial, pasti Kyuhyun mengancamnya, tega sekali ia ke adiknya sendiri. Aku harus cari tahu ia dijodohkan dengan siapa” omel Sungmin.

“Ehm? Siapa yang menelepon?” Sungmin segera mengambil hpnya lalu mengangkat. “Yoboseyo”

“Lee Sungmin” kata suara di seberang sana. “Ne, waeyo? Nuguseyo?” tanya Sungmin. “Mulai sekarang, jauhi Cho Hyunji, kalau kau berani mendekatinya lagi, hidupmu dan keluargamu tidak akan tenang” kata orang itu sinis. “Yaaa, nugu!!!” bentak Sungmin.

“Aku?…huh….Aku calon suami Hyunji, Choi Minho” kata Minho angkuh. “Huh…dengar ya, aku tidak akan menyerahkan Hyunji kepadamu” balas Sungmin. “Naddo” jawab Minho. “Kau tidak akan pernah bertemu lagi dengannya jika kau berani mendekatinya” lanjut Minho dan langsung memutuskan sambungan telepon. Kemarahan Sungmin mencapai puncaknya, ia membanting hp nya, kali ini ke lantai sehingga bb nya hancur berantakan remuk.

* * *

Cho’s mansion.

Jam menunjukan pukul 9. Hyunji masih berada di alam mimpi. Dan gangguan mulai datang. Dengan terpaksa Hyunji membuka matanya dan menghadapi kenyataan. Hal pertama yang dilihatnya adalah Minho yang sedang bergaya ala Cleopatra di sebelahnya.

“Kyaaa” Hyunji langsung menjerit dan meloncat dari tempat tidur. Kelihatannya semua orang di rumah sudah menduganya, jadi tidak ada yang datang menolong. “Sst, jangan teriak-teriak jagi” bisik Minho sambil membekap Hyunji. “Mau apa kau kesini?” kata Hyunji galak setelah melepas bekapan Minho. “Lho? Aku kan calon suamimu, jadi boleh dong aku masuk ke sini” jawab Minho cuek. “GA” desis Hyunji sinis.

“Kau cepatlah siap-siap, kita akan pergi” kata Minho tanpa mempedulikan Hyunji yang menatapnya dengan tatapan ingin memanggangnya. “Shiroyo, aku mau tidur lagi”, Hyunji dengan santai naik lagi ke ranjangnya dan menggulung dirinya dalam selimut.  Mino segera menarik selimutnya. “Ahh, aku tidak mau tahu, cepat siap-siap, aku sudah bela-belain bangun pagi” protes Minho.

“Gada yang nyuruh lo bangun pagi, gada yang nyuruh lo ke sini, gada yang nyuruh lo jadi suami gw” kata Hyunji yang tingkat kenyolotannya naik lagi ke 100% karena moodnya jelek.

“Tapi aku mau, sana cepat mandi, atau perlukah kumandikan” kata Minho sambil tersenyum jahil. “Langkahi dulu mayat oppaku” jawab Hyunji santai sambil berjalan melewati Minho memasuki kamar mandi.

* * *

Hyunji keluar dari kamar mandi dan mendapati kamarnya kosong. Minho sudah tidak ada di dalam. Ia tersenyum lebar lalu langsung memakai tasnya dan menyambar tasnya. Ia berlari ke balkon dan melihat keadaan di bawah. ‘Great, bodyguardnya gada semua, aku harus cepat-cepat kabur’. Ia pun segera memanjat pembatas balkon kamarnya.

“Kau mau ke mana?”, tiba-tiba terdengar suara Minho. Ia menengok dan mendapati Minho sedang berdiri di belakangnya. Minho menghampiri Hyunji lalu menariknya masuk ke dalam. Ia mendorong Hyunji ke tembok dan memegang dagunya agar ia melihat matanya. “Mau mencoba kabur dariku?” tanya Minho.

“Kira-kira apa sih yang mau kulakukan kalau sudah memanjat balkon” jawab Hyunji sambil menatap Minho dengan tatapan mengejek. “Tak usah mencoba kabur, karena aku pasti menemukanmu kemana pun kau pergi, karena kau milikku, aku bisa merasakan kehadiranmu” kata Minho sambil menyusuri garis wajah Hyunji dengan tangannya.

“Ok, ayo kita pergi sekarang” kata Minho seraya menarik tangan Hyunji dan membawanya keluar kamar. Di bawah mobil Minho sudah menunggu, ia mendorong Hyunji masuk ke dalam mobil dan memacunya ke apgujung-dong.

Sesampainya di sana, Minho menarik Hyunji memasuki bridal shop. “Mau ngapain ke sini?” tanya Hyunji sinis. “Memilih dress yang akan kau gunakan saat pernikahan kita” jawab Minho. “Tidak sudi” desis Hyunji. “Minho-ssi, bajunya sudah disiapkan, silahkan ke belakang” kata manager toko. Minho membawa Hyunji mengikuti manajer toko.

Akhirnya Hyunji mencoba berbagai macam dress setelah dipaksa dan disogok Minho. “Hmm, jelek, ganti” kata Minho. “Aku sudah mencoba 17 baju, capek tau bolak-balik” omel Hyunji. “Aku akan berhenti setelah menemukan gaun yang pas untukmu” jawabnya. “Cih, sial” umpat Hyunji.

“Stop” kata Minho. “Wae?” kata Hyunji. “Ini bagus” kata Minho sambil menunjuk gaun yang dipakai Hyunji. “Mwoya? Andwae!” teriak Hyunji. Gaun yang dibilang bagus oleh Minho itu backless. Selain terlalu terbuka, gaun itu bisa menyebabkan masuk angin bagi penggunanya. “Aku suka jadi kau harus memakainya” kata Minho. “Kau saja yang pakai kalau begitu!” balas Hyunji.

Minho tidak meperdulikan Hyunji dan langsung berlalu ke kasir untuk membeli gaun itu. Hyunji menghentakan kakinya kesal dan dengan kasar masuk ke ruang ganti.

* * *

Cafe D’amore. 03.00 PM

“Ahh, Hongki ya~, bagaimana ini??” rajuk Heechul. “Mana kutahu, yang memberi tugas kan bosmu, lagian toil pake ngomong ‘serahkan padaku’ “ balas Hongki sambil meniup-niup kopinya. “Huaa, masa aku harus membunuh orang, si Sungmin itu pasti terus mendekati Hyunji, secara pacarnya. Orang kalau dilarang kan makin sengaja” kata Heechul sambil menjedot-jedotkan kepalanya ke meja.

“Kau beri dia peringatan dulu” jelas Hongki sambil mengipas-ngipas kopinya. “Ahh, panas” teriak Hongki sambil ganti mengipas-ngipas lidahnya yang melepuh gara-gara kopi hot. “Babo, uapnya masih mengepul gitu diminum” sindir Heechul. “Apha….” keluh Hongki dengan mata berair.

“Jadi…, aku peringatkan dulu ya?” tanya Heechul. “I..ha” jawab Hongki dengan lidah terjulur dan dikipasi. “Ok deh, gomawo”

* * *

Sungmin and Jinki’s House. 06.00 PM

“Hyung, waeyo?” tanya Jinki sambil tergesa-gesa memasuki rumah dan mendapati Sungmin sedang duduk di lantai sambil memeluk kakinya dan dengan kepala terbenam di dengkulnya. “Oppa…, gwaenchana?” tanya Eunhye yang mengikuti Jinki. “Hyunji……” gumam Sungmin.

“Hyunji waeyo??” tanya Jinki panik karena hyungnya meringkuk di lantai kayak orang putus harapan sambil nyebut-nyebut nama Hyunji. Eunhye mengisyaratkan agar Jinki diam, lalu ia jongkok di depan Sungmin. “Oppa, malhaebwa, Hyunji kenapa?” tanya Eunhye pelan. “Hyunji…., dia akan menikah” jawab Sungmin pelan.

“Woaa, chukkae oppa, kapan?” tanya Eunhye riang. Bletak, sebuah jitakan mendarat mulus di kepala Eunhye. “Aigo, oppa!! Michyeoso?” desis Eunhye sambil mengelus-elus kepalanya. Jinki menarik Eunhye ke dapur. “Babo!! Kenapa kamu ngomong begitu?” cecar Jinki. “Isshh, kan mereka mau menikah, ya aku kasih selamat dong” jawab Eunhye.

“Babo, kan hyung ngomongnya ‘dia’ bukan ‘kami’. Jadi bukan sama dia, lagian kalau mereka mau menikah, kenapa hyung kayak orang ga punya masa depan gitu” jelas Jinki. “Benar juga….terus Hyunji menikah dengan siapa dong?” tanya Eunhye bingung. “Molla, ayo kita tanya saja” usul Jinki.

* * *

“Dia akan menikah dengan Choi Minho”

BRUSTT. Ucapan Sungmin berhasil membuat Jinki dan Eunhye menyemburkan teh yang sedang mereka minum. “Ahh, mianhae oppa, aku ambil lap dulu” kata Eunhye sambil lari ke dapur. “Hyung, jinja??” tanya Jinki dengan mata melotot seperti mau keluar. “Ne” jawab Sungmin lemas.

Eunhye kembali dengan lap di tangannya dan mengelap hasil karyanya dengan Jinki. “Oppa serius nih?” tanya Eunhye tidak percaya. “Hyung, kok bisa sama Minho sih? Hyunji diapain Minho?” tanya Jinki heran, setahunya Minho yang notabene dongsaengnya /chingu nya juga tidak ada hubungan apa-apa dengan Hyunji. “Dijodohin, kelihatannya Hyunji diancam” jawab Sungmin. “Hah?”

Sungmin menghela napas, lalu mulai berbicara. “Kemarin Minho meneleponku, katanya ‘Jauhi Hyunji, atau hidupmu dan keluargamu tidak akan tenang’ “

“Sejak kapan Minho kejam” jerit Jinki dengan pose the scream. “Sejak jatuh cinta dengan Hyunji” sahut seseorang. Sungmin, Jinki dan Eunhye yang kaget segera menoleh ke arah suara. “SETANNN” jerit Jinki dan Eunhye yang kaget melihat sesosok manusia yang berdiri di pintu masuk sambil berpelukan.

To be continue

Saya mau nanya, kira-kira nanti si Hyunjinya ini sama Sungmin ato Minho? Dilema nih, jadi terserah readers deh, saya minta pendapatnya 😀 Pilih Hyunji with Sungmin or Minho. Gomawo. Comment Please 😀

Ps: jangan bacok aku, ampun.

Loving You [Part 6]

26 Jan

Saturday. 06.40 AM . Cho residence

 

Jihyun sedang merusuh di kamar Kyuhyun. Ia mengguncang-guncang tubuh Kyuhyun yang masih tidur. “Oppa~, ireona!”

“Kyaa, oppa, lepas! Aku bukan guling”

Jihyun bertriak-triak sambil berusaha melepaskan pelukan Kyuhyun yang sepertinya mengira dia guling. “Huft, lepas juga. Oppa!! Bangun! Kusiram loh!

“Ehm, ada apa? “ kata Kyuhyun setengah tidur.

“Cepat bangun , aku sudah buat rencana untuk hari ini, ayo cepat siap-siap” kata Jihyun sambil menarik selimut Kyuhyun.

“Ah, ini masih pagi sekali , nanti siang saja” kata Kyuhyun sambil tidur lagi.

 

“Ihh, ayo cepat bangun, kita harus siap-siap dulu!! Cepat”

“Rencana aneh apa lagi yang kau buat?” tanya Kyuhyun dengan tampang curiga.

“Tenang oppa, yang ini sudah kurencanakan matang-matang”

“Emang kita ngapain?”

“Sudah tenang saja, bahkan aku sudah minta tolong teman oppa” kata Jihyun watados.

 

“”APA?? KAU MEMBERITAHU TEMANKU?” kata Kyuhyun emosi.

“Aigo, jangan teriak-teriak dong”

“Apa yang kau lakukan ?? Babo!!”

“Aissh, oppa tenang saja, aku tidak sebego itu, Donghae oppa dan Jeongnam onni sudah tahu kok kalau oppa dan Hae onni dijodohkan” kata Jihyun.

 

Dalam hati Kyuhyun ‘Emangnya Jeongnam temen gw ya, prasaan ngomong kalo perlu doang’. “Terus?” tanya Kyuhyun yang masih ga nyambung.

“Aku minta tolong mereka untuk rencana hari ini, nanti kau dengarkan instruksiku ya oppa, kau harus akting yang bagus, awas kalo ntar plangak plongok doang” kata Jihyun.

“Hah? Kau ngomongin apa sih?”

“Ahh, yang penting dengarkan aku nanti, skarang siap-siap”

“Iya, aku ga ngerti sama sekali” kata Kyuhyun sambil berjalan ke wc.

 

Jihyun POV

Hari ini aku akan menjalankan rencana lagi. Untung teman-teman oppa dan Hyunhae mau membantu. Tapi…, aku minta maaf pada oppa, karena……aku tidak sengaja memberitahu Donghae oppa. Kukira dia sudah tau , ternyata tidak. Kalau Jeongnam onni sudah pernah diberitahu oleh Haeyoung onni, jadi aman.

 

Author POV

Flashback 2 hari yg lalu.

“Donghae oppa” panggil Jihyun sambil mengejar-ngejar Donghae yang lagi jalan di depan sekolah. “Yee, waeyo Jihyun ah” kata Donghae sambil berhenti berjalan.

“Hosh..hosh, tunggu, aku napas dulu” kata Jihyun sambil ngambil napas karena dia ngejar Donghae dari dalem sekolah sampe luar sekolah sampe jalan raya sampe…. *halah sampe mana tuh* sampe capek lah.

 

“Ada apa?” tanya Donghae.

“Oppa bisa bantu aku ga?”

“Bantu apa?” tanya Donghae.

“Oppa tahu kan kalau oppaku dijodohkan dengan Haeyoung onni, jadi aku mau membuat mereka menjadi dekat, bantu aku ya oppa” kata Jihyun *aegyo*

Donghae diam bentar, dia mikir dulu, terus jadi cengo, muka nya aneh terus….

 

“Hah?? Jadi yang dia yang dijodohkan dengan Haeyoung????” kata Donghae

“Ehh,….oppa belum tahu ya?” kata Jihyun pelan.

“Belum tahu” kata Donghae polos.

 

“Huwaaa, gawat, aku bisa dijemur di jemuran baju nih sama Kyu oppa, ahhh, eotokkae???” kata Jihyun panik sambil jingkrak-jingkrak bikin Donghae bingung.

“Memangnya kenapa?” tanya Donghae yang ga ngerti.

 

“Ehehehe, tentang oppaku dijodohkan dengan Hae onni, itu sbetulnya rahasia, kukira oppa sudah tahu, ntar oppa pura-pura udah tahu aja ya, dari pada aku digorok ntar” kata Jihyun memohon. “Iya deh, nanti aku bantu” kata Donghae.

“Kyaa, gomawo oppa” kata Jihyun sambil memeluk Donghae. *elfish menatap tajam*

“Ne, chomaneyo”

 

Balik lagi ke sekarang, Jihyun POV

Para pelayan libur hari ini, jadi aku harus membuat sarapan.

“Oppa, sarapan dulu” kata ku.

“Ini kau yang buat?” tanya oppaku yang baru turun sambil menunjuk jajangmyeon buatanku.

“Iya lah, cepet makan”

“Iya deh”

Setelah selesai sarapan, kita pun berangkat menuju rumah Donghae, adikku yang agak bego ini dengan begonya meminta bantuan Donghae. Dasar, musti ditaro mana mukaku nanti.

 

Author POV

 

Saturday 07.15 AM. Kim residence

 

“Nona, ada tamu” kata pelayan di rumah Haeyoung.

“Hah? Siapa pagi-pagi begini?” tanya Haeyoung yang baru bangun gara-gara pelayan masuk ke kamar.

“Namanya Kim Jeong nam, katanya teman nona”

“Ah, suruh ke sini”

“Baik agashi”

 

Tak lama kemudian

“Permisi nona, ini teman anda” kata pelayan.

“Ahh, suruh masuk, kamsahamnida ahjumma”

“Ne , agashi”

 

“Ada apa datang pagi-pagi begini?” tanya Haeyoung sambil mempersilahkan Jeongnam duduk.

“Ehhh.., aku diberi tiket taman bermain sama Donghae, ada 2, jadi ayo kita pergi sama-sama , sayang kalo tiketnya kebuang. Mau ya” kata Jeongnam dengan puppy eyes.

“Tapi.., kenapa kau baru memberi tahu sekarang?” tanya Haeyoung.

“Kemarin aku mau ngomong lupa, kau ikut ya. Please~”

 

“Ehm, baiklah, aku siap-siap dulu, tunggu sebentar”

“Kyaa, gomawo, lama juga gapapa kok “

“Ne”

 

Sementara itu di depan taman bermain.

 

“Eh, memangnya kita udah boleh masuk? Kan masih pagi , baru jam 8.45 , kan bukanya jam 10.00” kata Hyun Hae, adik Donghae.

“Bisa lah, ini kan punya keluargaku” kata Jihyun.

“…..” <— mikir

 

“Oh iya, gw lupa”

 

“Oppa, kau dan Donghae oppa ke cafe itu dulu aja, aku mau mengurus ini dulu”

“Arraseo”

“Ayo Kyu, kita ke sana”

Kyuhyun dan Donghae pun pergi . Dan kedua anak ini mulai mengatur rencana dan isi taman bermain. *bukan mainannya yg dipindah2in*

45 menit kemudian. Mereka berdua sudah selesai mengobrak-abrik taman bermain itu sesuka hati. “Semua sudah siap *diobrak-abrik* tinggal tunggu Jeongnam onnie membawa Hae onni.” kata Jihyun.

 

“Iya , sekarang kita panggil oppamu and oppaku”

“Ne~, sana telepon”

“Lho? Kok gw?”

“Gw mau ngambil gelang buat masuk dulu, sana cepet telepon”

“Iya iya”

Hyunhae pun menelepon oppanya dan 5 menit kemudian mereka berdua datang. “Hyunhae, oppa, ayo sini, nih gelangnya” kata Jihyun sambil melambai-lambaikan gelang di tangannya. Mereka pun masuk ke dalam.

 

~oh nan, keu nuga nuga mworedo naneun sangwan obdago~

Hp Jihyun berbunyi , ada sms masuk. Isinya..

 

From : Jeongnam onnie

‘Aku sedang dalam perjalanan ke sana, kabari aku tentang rencana nya ya :D’

 

To : Jeongnam onnie

‘Ok, onnie, nanti aku kabari ‘

 

Jihyun pun memberi tahu Donghae dan Hyunhae rencananya. Sedangkan kyuhyun yang gatau apa-apa cuma terbengong-bengong di belakang mereka semua.

“Nanti oppa ketemuan dengan Hae and Jeongnam onnie di depan bianglala ya, kan gede, keliatan dari mana-mana”

“Ya sudah , terus aku ngapain?

“Terus nanti aku nanti sama Kyu oppa nunggu, trs ntar kita pura-pura ktemu , nanti aku sms tempatnya”

 

“Baiklah, aku ke bianglala dulu kalau begitu”

“Iya, jangan lupa akting ya”

“Sip~”

Donghae dan Hyunhae pun berjalan menuju bianglala. Sedangkan Kyuhyun dan Jihyun masih diam di tempat. “Oppa, ayo kita duduk di situ, aku akan menjelaskan rencana” kata Jihyun. “Akhirnyaa….., aku ga ngerti apa-apa nih” kata Kyuhyun. “Sekarang akan kujelaskan, jadi……”

Jihyun asik menjelaskan rencananya sedangkan Kyuhyun cuma manggut-manggut pasrah sama adiknya ini.

 

~oh nan, keu nuga nuga mworedo naneun sangwan obdago~

“Yoboseyo”

“Yoboseyo, maknae ga bener, aku udah sama Hae onni nih” kata Hyunhae di telepon.

“Ohh, ya udah, ajak naik atraksi dulu aja, ntar kita ketemuan di dpn roller coaster”

“Ok deh”

 

Di tempat Hyunhae dan Donghae.

“Donghae, kesambet setan mana kau memberi Jeongnam tiket taman ria?” tanya Haeyoung bingung. “Ahh, aku menang undian di supermarket, dapat 4 tiket taman ria, karena lebih kuberi saja ke Jeongnam. Ngomong-ngomong , kenalkan ini adikku Hyunhae” kata Donghae.

“Ah, Haeyoung imnida”

“Ne, Hyunhae imnida, aku sudah tau tentang onni dari Jihyun” kata Hyunhae sambil berbisik. “Mwo?? Kau tahu? aishh, pokoknya ini rahasia ya” kata Haeyoung. “Iya onni”

 

“Kita mau naik apa?” tanya Donghae.

“Ayo naik roller coaster~” kata Hyunhae semangat. “Ayoo naik” kata semua setuju. Mereka berempat pun naik roller coaster sambil menunggu Jihyun.

 

Di tempat Jihyun.

“Oppa, ayo ke roller coaster” kata Jihyun sambil menarik-narik tangan Kyuhyun ala anak kecil minta dibeliin gulali. “Hah? Mo ngapain? Mau naik?” tanya Kyuhyun bingung karena setahu dia adiknya ga suka naik roller coaster.

 

“Nggak lah, mereka sedang naik roller coaster, kita akan bertemu di situ” kata Jihyun. “Oh, ya sudah, ayo”

 

Di depan roller coaster, mereka berempat baru turun. Sementara 2 orang itu lagi mondar-mandir geje di sekitar situ. Akhirnya mereka berpapasan juga.

“Lho? Kyu, kau ada di ini, wahhh, kebetulan sekali” kata Donghae *akting*

“Yo, Jihyun main ke sini juga toh” kata Hyunhae.

“Eheheh, iya, lagi gada kerjaan di rumah, jadi main ke sini deh” kata Jihyun. *dalam hati Jihyun ‘org punya bapa gw, gw tinggal dtg ,mo ngapain jg boleh’*

 

Haeyoung cuma bisa diem aja. Mau kabur, tapi ga enak sama yang lain. Akhirnya dia diem aja. “Gimana kalo kalian gabung aja sama kita, kalian jalan berdua bisa dikira pacaran, pakai cardigannya sama” kata Jeongnam sambil senyum-senyum.

Sontak Jihyun dan Kyuhyun segera menunduk melihat baju mereka hari ini. Dan ternyata mereka memakai cardigan yang modelnya sama cuma beda ukuran warna sapphire blue.

“Oppaaa, kenapa kau memakai cardigan yang sama denganku???” kata Jihyun mulai duluan. “Kau kali yang ikut-ikut, aku duluan yang pakai” kata Kyuhyun gamau kalah. “Oppa yang ikutan, aku yang bangun dan milih bajunya duluan” kata Jihyun melanjutkan perdebatan. “Kau yang ikutan”

 

“Ok, kalian mau berantem sampai kapan” kata Donghae yang bosen ngedengerin mereka. akhirnya mereka berdua diam, sedangkan Jeongnam berbisik ke Haeyoung.

 

“Ternyata Kyuhyun benar-benar cerewet ya, dia hanya begitu kalau ada adiknya ya?”

“Iya, adiknya seperti menekan tombol on/off nya” kata Haeyoung sambil berbisik juga.

 

Akhirnya mereka berlima ,eh ,berenam pergi bersama-sama. Tapi emang dasar demennya  adu mulut, mereka mulai lagi deh.

“Naik kora-kora yukk” kata Kyuhyun.

“Naik ontang-anting aja” kata Jihyun.

“Gaa, naik arung jeram aja” kata Donghae.

“Shiroyo, bajuku basah nanti, naik komidi putar aja” kata Jeongnam. Semua langsung menatap Jeongnam dengan tatapan ‘ngejek lo???’.

“Kita pulang aja yuk” kata Hyunhae dengan muka polos.

 

“Shiro” sahut mereka berlima kompak.

“Abis debat mulu, kapan kita mainnya” kata Hyunhae lagi.

“Lebih baik kita naiki semua, kecuali arung jeram dan komidi putar” kata Haeyoung menyelesaikan masalah. “Ok lah kalau begitu, kita naiki kora-kora dulu kalau bgitu” kata Kyuhyun.

 

Setelah menaiki berbagai wahana yang mengocok-ngocok tubuh, mereka tepar smua.

“Kita istirahat dulu yuk, sekalian makan siang” kata Donghae.

“Iya, mabok nihh” kata Jeongnam.

“Kita makan siang di situ” kata Jihyun sambil menunjuk salah 1 restoran cepat saji. Yup, rencana 2 akan dimulai, mari kita lanjutkan 😀 Saat mereka sedang makan, tiba-tiba hp Jihyun berbunyi.

 

~ona, keu nuga nuga mworedo naneun sangwan obdago~

“Yoboseyo? Oppa..!!! Bogoshipoyo~! Kenapa baru telepon sekarang???” kata Jihyun. Ia segera berdiri dan beranjak keluar. Kyuhyun yang bingung bertanya.

“Itu siapa yang nelepon?”

“Namjachingunya kali” kata Hyunhae santai sambil meminum sof drinknya.

“Heh? Mwo? Dia sudah punya pacar??” kata Kyuhyun kaget.

“………, emangnya oppa gatau?” kata hyunhae dengan wajah prihatin.

“Ga”

“Payah, gitu aja gatau” kata Hyunhae cuek dan ngajak brantem.

“Hah, Donghae!!! Bisakah kau ajari adikmu ini sopan santun??” kata Kyuhyun sengit sambil meliaht Donghae dan menunjuk Hyunhae.

“Yahh, itu sih memang kau saja yang payah” kata Donghae santai.

“Yahh, kalian sama saja” *woi sadar diri, lo juga kek ade lo*

 

Setelah Jihyun pergi, satu per satu orang mulai meninggalkan Haeyoung dan Kyuhyun dengan alesan yang berbeda-beda. Akihirnya tinggal Kyuhyun dan Haeyoung tertinggal berdua.

“Kok mereka kabur smua sih?? tanya Haeyoung.

“Tau tuh, pada ngapain sih?”

 

~Sorry..sorry..sorry..sorry~

 

“Ehm, ada sms dari Jihyun” kata Kyuhyun.

“Dia bilang apa?” tanya Haeyoung penasaran.

“Mwo? Katanya dia menyuruh kita berlima untuk jalan tanpa dia”

“Berlima?? Tapi Donghae , Jeongnam dan Hyunhae kan ud ngabur entah kmana”

“Kita tunggu mereka kembali saja”

 

~Sorry..sorry..sorry..sorry~

“Hahh, siapa lagi sih??” kata Kyuhyun emosi.

“Mwo?? Kata Donghae dan Jeongnam kita disuruh jalan2 saja karena ipod Donghae hilang, mereka mau mencarinya” lanjut Kyuhyun.

“Yahh, ga seru dong, masa cuma berdua”

“Yahh, dari pada tiketnya mubazir, kita jalan-jalan aja yu”

“Ya sudah” kata Haeyoung pasrah aja.

 

~Sorry..sorry..sorry..sorry~

 

“Apa lagi nih, ngajak brantem aja” kata Kyuhyun kesel bgt.

 

From: Jihyun

‘Oppa, ajak Hae onni jalan2 yaa, aku pergi dulu *wink*’

 

Kyuhyun POV

Brengsek, apa sih yang dia rencanakan, mo diapain nih gw?? Aduhh, uda tau kalo gw deg-degan mulu kalo deket-deket Haeyoung. Mo bikin mati deg-degan nih??

Akhirnya kami pun menaiki berbagai macam wahana bersama-sama. Karena rata-rata wahana yang kita naiki itu bikin spot jantung, udah ga jelas nih aku deg-degan gara-gara Haeyoung ato wahananya. Akhirnya, aku mengajaknya memasuki rumah hantu.

“Kita ke rumah hantu yuk” ajakku.

“Eh.., oh.., oke”

 

Author POV

 

Mereka pun masuk ke dalam rumah hantu. Di dalam, Haeyoung yang ketakutan memeluk tangan Kyuhyun. Kyuhyun makin deg-degan aja gara-gara itu. Dan tiba-tiba ada yang memegang pundak Haeyoung. Spontan Haeyoung berteriak dan langsung memeluk pinggang Kyuhyun dan membenamkan wajahnya di punggung Kyuhyun. Wajah Kyuhyun langsung memerah dan jantungnya tambah berdebar tidak karuan.

“Ahh…, Haeyoung ah, kau takut ya?” kata Kyuhyun sambil menegok ke belakang. Haeyoung hanya diam, badannya gemetaran. Akhirnya Kyuhyun menggalengkan tangannya ke kepala Haeyoung dan menuntun Haeyoung keluar.

“Haeyoung ah, kok ga bilang sih kalau takut, sharusnya kita ga usah masuk kalau kamu takut” kata Kyuhyun setelah mereka sampai di luar.

“A..aku, belum pernah ke taman ria, jadi aku tidak tahu isinya gmana”

“Hah?! Belum pernah?” kata Kyuhyun kaget.

“Belumm, eomma dan appaku tidak pernah mengajakku ke tempat seperti ini” kata Haeyoung sambil menerawang jauh.

“Ohh, begitu, ahh, tunggu sebentar” kata Kyuhyun sambil pergi. Tak lama kemudian  ia kembali dengan 2 cone ice cream di tangan.

“Ini” kata Kyuhyun sambil menyodorkan ice creamnya.

“Kamu…suka vanilla ya?” tanya Kyuhyun.

“Iya, neomu joahaeyo” kata Haeyoung sambil tersenyum.

Kyuhyun langsung terpesona melihat senyuman Haeyoung. Wajahnya panas. “Ahh, Kyuhyun ah, mulutmu blepetan tuh, ahahahaha” kata Haeyoung sambil melap ice cream yang belepotan. Kyuhyun langsung salah tingkah. Sementara itu ada 4 manusia yang sedang asik menonton mereka berdua.

“Donghae, turunkan kepalamu dong, kau menghalangi pemandangan deh” kata Jeongnam. “Aishh, ini sudah mentok, kalu aku menunduk lagi, wajahku yang ganteng ini  mentok ke jalan” kata Donghae. “Aigoo, oppa and onni berisik sekali, nanti ketahuan nihh” kata Jihyun.

“Haeyoung ah, ayo kita naik bianglala” kata Kyuhyun.

“Boleh, ayo”

Mereka pun naik bianglala. Saat itu sedang sunset. Di paling atas. “Haeyoung ah, lihat ke sana deh” kata Kyuhyun sambil menunjuk ke satu arah. “Ada apa?” tanya Haeyoung sambil menengok ke arah yang ditunjuk Kyuhyun.

“Omona! Indah sekali” kata Haeyoung yang melihat sunset.

“Ini tempat terbaik untuk melihatnya, dulu waktu kecil aku sering ke sini untuk melihat sunset” kata Kyuhyun sambil memandangi sunset yang indah sekali.

“Woaa”

 

Haeyoung POV

 

Kyuhyun mengajakku untuk meliaht sunset dari atas bianglala. Aigo~, indah sekali. Pada saat aku menengok, wajah Kyuhyun ada tepat di depan wajahku. Lho, kok ak jadi deg-degan. Ada apa ini? Aishh, rasanya wajahku panas. Kenapa ini? Hanya dengan melihat wajahnya, aku jadi begini?

 

“Ngomong-ngomong, kenapa bianglala ini berhentinya lama sekali?” kataku berusaha mengalihkan perhatianku.

“Iya juga, apa bianglalanya rusak?” kata Kyuhyun polos.

“Mwo?! Rusak? Hyaa, sekarang bagaimana ini, gawat” kataku panik.

Tiba-tiba bianglala bergerak lagi.

“Huft, kukira rusak” kata Kyuhyun lega.

“Untung tidak rusak” kata Kyuhyun.

 

Author POV

Akhirnya mereka turun dari bianglala. Di bawah mereka bertemu dengan 4 manusia yang lain yang sedang rebutan binocular *buat ngeliat di atas Kyuhyun sama Haeyoung ngapain*

“Eh oppa, ada apa di sini?” kata Jihyun polos. Donghae segera mengambil binocularnya dan menyembunyikannya di balik badan. Kyuhyun dan Haeyoung ga sadar. “Kalian berempat kok bareng sih?” tanya Kyuhyun. “Tadi pas lagi jalan ketemu, ya kita bareng aja” jawab Hyunhae.

“Donghae, ipod mu ketemu?” tanya Haeyoung.

“Ketemu tadi, di deket tong sampah” jawab Donghae. =,=

“Eh, ini sudah hampir malam, kita makan malam yuk” kata Jeongnam.

“Boleh juga, ayo kita pergi ke dongdaemun aja sekarang” kata Kyuhyun.

“Ne, kajja”

Mereka pun segera meninggalkan taman ria dan menuju dongdaemun. Apa yang terjadi di sana?? Kita lanjutkan nanti *wink*

 

To Be Continue

By: Victoria

kependekan ya? berikutnya saya panjangin deh 😀

 

Loving You [Part 5]

18 Jan

Jihyun POV

Aku sedang mengikuti kakakku yang sedang jalan-jalan dengan calon istrinya. Aku seperti detektif, wahahahaha. Aigoo! Oppaku ini, kalo di rumah uda kayak tawon ngomong pake toa, tapi….. kalo ketemu perempuan yang dia suka, uda kayak mic ga dicolok, gada suaranya. Huhh, kalo suka ngomong aja kali *dongsaeng nyolot* gara-gara sikapnya itu, Haeyoung onni jadi salah paham kan *geleng2 kepala* ckckckck. Aku harus membawanya ke jalan yang benar.

(sms)

To: Kyuhyun oppa

“Oppaku yang babo *author dikejer istri2 kyu*  jangan bersikap dingin begitu dong ke Haeyoung onni, dia kan jadi salah paham -.-”

Segera kukirim sms itu, tak lama kemuadian oppaku mengambil hpnya dan membaca sms ku lalu tengok kanan – kiri . Ahahaha, sepertinya dia mencariku. Aku terus mengawasinya sambil mengirimkan sms setiap saat.

Author POV

Saat ini Haeyoung dan Kyuhyun sedang duduk di kursi di salah 1 cafe.

“Haeyoung ah” kata Kyuhyun pelan.

“ Waeyo Kyuhyun ssi?” kata Haeyoung

“Jangan panggil aku dengan embel-embel ssi, aku merasa tua” kata Kyuhyun memelas.

“ Baiklah, kupanggil Kyuhyun ah saja ya, ada apa?” tanya Haeyoung.

“Ehh, aku mau minta maaf kalau selama ini aku bersikap dingin padamu” kata Kyuhyun.

“ Aku memang canggung dengan perempuan. Aku hanya bisa nyaman dengan ibu, kakak dan adikku, jadi maaf kalau kau merasa tidak nyaman denganku” sambung Kyuhyun.

“ Ahh, gwaenchana Kyuhyun ah. Terima kasih sudah memberi tahuku, mulai sekarang kita teman. Ok? “ kata Haeyoung sambil tersenyum. Kyuhyun terdiam sebentar. “Ok” kata Kyuhyun sambil tersenyum miris.

“Ah, aku harus pulang Kyuhyun ah” kata Heyoung.

“Ok, kuantar kau pulang” kata Kyuhyun sambil bangkit berdiri.

-di depan rumah Haeyoung-

“Kyuhyun ah, terima kasih sudah mengantar Haeyoung pulang” kata eomma Haeyoung.

“Tidak apa-apa tante” kata Kyuhyun.

“Ayo masuk dulu, kami mau berbicara sesuatu” kata eomma Haeyoung mempersilahkan Kyuhyun masuk.

-Di dalam-

“Ehm, Kyu, Hae, kami ingin………………kalian segera bertunangan” kata Appa Haeyoung.

“Mwo??” Haeyoung yang kaget langsung pingsan *author lebay tingkat tinggi*

“Ah, Haeyoung ah, bangun” kata Kyuhyun sambil menepuk-nepuk pipi Haeyoung.

“Aduh, bagaimana ini?” kata eomma Haeyoung panik.

“Bawa ke kamar dulu” kata appa Haeyoung.

Kyuhyun tanpa diminta langsung mengangkat Haeyoung ala princess. Dia menggendong Haeyoung sampai ke kamarnya yang jauh dari r. tamu. *untung Haeyoung enteng, kalo berat, si Kyuhyun bisa ikutan pingsan juga.*

Kyuhyun segera membaringkan Haeyoung di ranjangnya, sedangkan eomma Haeyoung sedang kalang kabut mencari minyak angin. Tiba-tiba hp Kyuhyun berdering.

“Yoboseyo? Ne..ara..ara”

“Mianhae tante, aku harus pulang, aku pamit dulu”

“Ah, ne, gomawo sudah mengantarkan Haeyoung pulang dan mengangkatnya tadi”

“Ch’omaneyo, aku pulang dulu”

“Iya, annyeong”

“Annyeong”

Kyuhyun POV

Sekaget itukah dia?? Sampai pingsan, padahal cuma disuruh tunangan, belum nikah *ckckckck* . Apa dia tidak suka denganku? Hmmm, kalau begitu, aku harus membuatnya menyukaiku *maksa lo* Tapi gimana caranya? Ahh, pusing *minum panadol dong*

Author POV

Sesampainya di rumah, Kyuhyun segera masuk ke kamar dan membenamkan kepalanya di bantal. Diam – diam, Jihyun masuk ke kamar , ia berjingkat-jingkat *kayak sungmin di No Other* mendekati ranjang Kyuhyun, lalu..

“Oppaaa, ireonaa!!! “  *kayak Yoogeun di Shinee hello baby, bedanya ini oppa, buka appa*

“Adohh, dasar dongsaeng kurang ajar, ngagetin aja, ngapain lo di kamar gw??” kata Kyuhyun sambil melempar bantal ke arah Jihyun *wihh, ngomongnya gitu amat* sedangkan Jihyun langsung loncat ke ranjang Kyuhyun.

“Aku cuma mau ngejek oppa, abis babo banget sih”

“Hyaa, jangan bilang babo ke oppamu ini” kata Kyuhyun sambil membekap Jihyun dengan bantal. *Kyuhyun anak kecil version*

“Babo,babo,babo,babo,babo” kata Jihyun sambil melepaskan bantal itu dari wajahnya.

“Abis, oppa kalo suka ngaku aja, ga usah malu-malu meong gitu *??* “

“Kau tahu dari maa aku suka padanya” tanya Kyuhyun dengan muka merah.

“Taulah, aku kan peka terhadap keadaan sekitar. Dari gerak-gerik oppa ketahuan kok” kata Jihyun pd.

“Kau kayak detektif aja, kalau dari gerak-gerik aja kayaknya ga mungkin ketahuan deh” kata Kyuhyun ga yakin.

“Emang ga mungkin, aku sudah menyelidiki semuanya , contohnya ini” kata Jihyun sambil mengangkat bantal Kyuhyun. “Waa, dari mana kau tahu” kata Kyuhyun panik .

“Waktu itu aku sedang mencari psp oppa, dan tidak sengaja menemukan foto ini di bawah bantal oppa” kata Jihyun sambil menunjuk foto Haeyoung yang ada di bawah bantal Kyuhyun.

“Tak hanya di sini kok, di laci, di antara kamus, di dompet, bahkan di lemari pun ada kan?” lanjut Jihyun sambil tersenyum jahil. *Kyuhyun kayak maniak aja*

“Kau, jangan macam-macam di kamarku ya” kata Kyuhyun dengan muka merah.

“Telat oppa, aku sudah tahu semuanya dan aku akan membantu oppa”

“Membantu apa?

“Membantu oppa pdkt dengan Haeyoung eonni”  kata Jihyun.

“Ahh, tidak mau, nanti aku dikerjain lagi” kata Kyuhyun menolak.

“Yakin tidak mau oppa?” tanya Jihyun.

Kyuhyun terdiam, spertinya dia akan kalah dari adiknya.

“Ehm, baiklah, tapi, awas kalo kau macam2” kata Kyuhyun

“Sip, serahkan padaku” kata Jihyun.

“Ya sudah, sana keluar, hush, hush” kata Kyuhyun sambil mengusir Jihyun.

“Dih, emang aku kucing diusir-usir gitu, aku memang mau keluar kok”

“Ya sudah, cepat keluar”

Setelah Jihyun keluar, Kyuhyun berbaring di ranjangnya, ia mengangkat bantalnya dan mengambil foto Haeyoung lalu memandanginya.

“Hae-ya, ……….saranghaeyo“ *perhatian!! Haeyoung bukan Donghae*

Haeyoung’s house.

“Hae-ya, ayo bangun dong” kata mama Haeyoung sambil menepuk-nepuk pipi Haeyoung. *tabok aja tante, siapa tau bangun*. Perlahan-lahan Haeyoung membuka matanya.
“Ahh, syukurlah kamu bangun, eomma khawatir sekali” kata mama Haeyoung lega.
“Kok aku bisa di sini?” tanya Haeyoung bingung.
“Tadi Kyuhyun menggotongmu ke sini, soal pertunangan itu, kita bicarakan nanti lagi, sekarang kau istirahat dulu”
“Ne eomma”
Keesokan harinya.
Saat pulang sekolah, para murid langsung kabur semua. Tapi Kyuhyun tidak bisa kabur karena dia ada ekskul *kasian*. Ia pun menuju lapangan basket *dia ekskul basket ceritanya*. Ia pun mengganti bajunya dan setelah ganti baju ia segera menghampiri Sungmin *saya selipin Sungmin, ceritanya dia sahabatnya Kyu*. Ternyata pelatih basketnya kemarin kesandung batu, terus jatoh, abis itu tiba-tiba ada mobil lewat, nyaris kelindes si pelatihnya, terus jadi trauma, jadi dia cuti pemulihan diri dulu.
“Sungmin, ayo kita main” ajak Kyuhyun.
“Ayo, mana bolanya?” tanya Sungmin.
“Nih” kata Kyuhyun sambil melempar bola ke arah Sungmin.
Setelah main beberapa saat, Kyuhyun minggir ke pinggir lapangan gara2 dari tadi tanding kalah mulu. Ia pun mulai membuka tasnya.
“Kyu, masa udahan sih , ayo tanding lagi” kata Sungmin.
“Ok, kita tanding main ini aja” kata Kyuhyun sambil membuka laptopnya dan membuka starcraft. Sungmin cuma menatap dengan tatapan ‘ni anak, kok malah ngajak tanding starcraft’. Ia lalu duduk di sebelah Kyuhyun. Saat mereka berdua sedang asik diem2an, tiba-tiba Haeyoung lewat di dpn lapangan. Kyuhyun yang melihatnya cuma ngeliatin dengan serius Haeyoung lagi jalan. Sungmin bingung melihat Kyuhyun yang kayak orang bego.
“Woi, Kyu, lo gak apa-apa kan?” tanya Sungmin sambil memegang dahi Kyu.
“Gak apa-apa lah, ga panas kok” kata Kyuhyun
“Terus tadi kenapa kayak orang kesambet gitu? Jatuh cinta ya~?” tanya Sungmin jahil. “Ga kok, sembarangan aja” kata Kyuhyun malu-malu.
“Ahh, ngaku aja, suka kan sama Haeyoung” kata Sungmin.
“…”
“Diem artinya iya” kata Sungmin menyimpulkan.
“Iya deh, ngaku, dari pada dituduh-tuduh” kata Kyuhyun.
“Bener kan, ehehehe, jadi, kamu uda pdkt sama dia?” tanya Sungmin.
“Ga perlu kok, aku kan.. upss”. Kyuhyun hampir saja mengatakan ke Sungmin bahwa ia dijodohkan dengan Haeyoung.
“Aku kan apa? Kasih tau!” kata Sungmin.
“Gwaenchana, ga ada apa apa” kata Kyuhyun.
“Bohong, cepat katakan!” kata Sungmin maksa.
“Tapi ini rahasia antara kita berdua saja ya” kata Kyuhyun yang malas debat sama Sungmin. “ Iya deh, apa?” tanya Sungmin lg. “ Sebenernya, aku sudah dijodohkan dengannya” kata Kyuhyun sambil berbisik. “Mwoya?? Jinja?” kata Sungmin kaget. “ Bener lah, ngapain gw boong” kata Kyuhyun. “ Kok bisa?” tanya Sungmin ga yakin. “ Kita udah dijodohin dari kecil” kata Kyuhyun. “ Oo, terus? Kau menyukainya?” tanya Sungmin *lagi*.
“Sepertinya iya” kata Kyuhyun malu-malu.
“Kau beruntung sekali, ga perlu susah2 mendapatkanya” kata Sungmin.
“Ga juga ah, dia kan belum tentu suka denganku” kata Kyuhyun.
“Kalau begitu buatlah dia suka denganmu” kata Sungmin.
“Iya, aku akan berusaha”
“Hwaiting Cho Kyuhyun”
“Ne, gomawo”
Keesokan harinya…
Di kelas, Jihyun sedang bengong memikirkan apa yang harus ia lakukan untuk membantu oppanya. Tiba-tiba….
“Woi, ngapain bengong-bengong” kata 1 mahkluk.
“Aigo, bikin kaget aja”
“Lagian, siapa suruh bengong” kata teman Jihyun yang bernama Lee Hyunhae *adeknya Donghae critanya*
“Siapa yang bengong, gw lg nyusun rencana spektakuler tau”
“Rencana apa?”
“Rencana buat oppa gw pdkt “
“Yahh, kirain mah apaan , ga seru lo” kata Hyun Hae
“Yee, dari pada ngejek, mending bantuin gw” kata Jihyun.
“Bantuin apa?”
“Bantuin..psst..psttt” . Jihyun membisikan sesuatu ke Hyunhae. “ Ahh, boleh, boleh, gw demen kalo ngerjain orang, asikk” kata Hyunhae setuju.
“Ahahaha, pulang sekolah kita langsung ke sana” kata Jihyun.
“Iya, gw mau sekalian ngerjain oppa gw”
“Wahh, jahat lo, lucifer dasar *nyanyi lagu lucifer XD*”
“Wakaka, biarin, lo juga sama aja”
“Yee, kalo gw kan ada tujuan khusus”
“Iya, iya”
Sepertinya 2 mahluk ini mau menjalankan rencana jahat. Dasar lucifer, ok, kita ke sekolah Haeyoung sekarang.
-ring ding dong-
Sudah jam pulang, semua siswa bersiap pulang. Sementara itu di tempat parkir.
“Eh, lo yakin nih” tanya Hyunhae. “Iya lah, uda nyampe sini, masa gak jadi” kata Jihyun. “Terus kalo oppa lo ato cewenya minta di jemput gimana? Kan ga guna?” kata Hyunhae. “Tenang, kalo oppa bisa diatur dan kalau Hae onni, setau gw hpnya nyebur ke kolam ikan kemarin *ckckckck* ” kata Jihyun. Mereka berdua pun mengendap-ngendap mencari mobil Kyuhyun.
“Ini dia”
“Cepet gembosin bannya”
“Berapa?”
“2 aja, jangan banyak-banyak, kasian”
“Punya hati nurani juga lo?”
“Iya lah, gitu-gitu kan oppa gw”
“Ya ud, cepetan , entar keburu ada orang lagi”
-2 menit kemudian-
“Selesai”
“Ok, sekarang kabur” kata Jihyun.
“Yahhh, gw blm ngerjain oppa gw” kata Hyunhae sambil manyun.
“Kapan-kapan aja, sekarang ud ga sempet”
“Yahh, ya ud deh” kata Hyunhae ngalah.
“Gw mau menjalakan misi brikutnya, skarang kita kabur dulu”
“Iya -.-”
Di kelas, tiba-tiba Kibum datang. “Hae-ya, tadi supirmu meneleponku, katanya mobilmu keserempet (semut) jadi tidak bisa menjemputmu” kata Kibum.
“Ya sudah , aku bisa pulang sendiri kok” kata Haeyoung.
“Aku akan mengantarmu” kata Kyuhyun.
“Ya sudah, tolong ya Kyu, aku ada rapat soalnya” kata Kibum sambil ngacir.
“Tenang saja, serahkan padaku”
“Terima kasih , kau mengantarku lagi” kata Haeyoung.
“Tak apa-apa, sudah tugasku” kata Kyuhyun.
Mendengar kata ‘sudah tugasku’ wajah Haeyoung langsung memerah. Tiba2…
~Neo gateum saram tu obseo~
“Yoboseyo” kata Kyuhyun. “Yoboseyo, oppa” kata suara di telepon. Kyuhyun langsung menjauh dari Haeyoung. ini lah percakapan mereka.
“Ada apa kau meneleponku?”
“Aku sudah menyiapkan rencana untuk pdkt dengan Hae onni, oppa ikuti instruksiku ya”
“Kau sudah merencanakan apa?”
“Pokoknya ikuti saja instruksiku, sekarang antar Hae onni pulang”
“Jangan-jangan kau yang merusak mobilnya Haeyoung ya?
“Tentu saja tidak, mobilnya kan mahal, aku kerjasama dengan supirnya”
“Mwo? Kok bisa?”
“Oppa.., tidak ada yang tidak mungkin bagiku”
“Ne, ara, ara , nanti kau kirim instruksi lewat sms ya”
“Ne oppa, sukses ya”
“Iya”
Kyuhyun segera mematikan hpnya dan berjalan kembali ke tempat Haeyoung. “Kajja, kita pulang”
Saat sedang berjalan ke tempat parkir. “Wah, langitnya gelap” kata Haeyoung. “Iya, semoga tidak hujan” kata Kyuhyun. Mereka pun amsuk ke mobil. Hp Kyuhyun bunyi lagi.
Kyuhyun POV
~Sorry..sorry..sorry..sorry~
Ada sms masuk.
From : Jihyun
‘Oppa, sudah jalan belum? Apa di mobilmu ada payung? Kekekekeke’
Kyuhyun bingung membaca sms itu. ia pun membalas smsnya.
To : Jihyun
“Aku baru mau jalan, ada payung sih kecil. Kamu ngerencanain apa sih?”
Setelah membalas, Kyuhyun menjalankan mobilnya. Ada sms masuk lagi.
From: Jihyun
“Ehehehehe, ban mobilmu oppa, gembos, nanti kau antar Hae onni pulang jalan kaki ya, rumahnya ga jauh kan *wink* “
Kyuhyun terkejut begitu tahu ban mobilnya gembos.
Kyu POV
Mwo?? Ban mobilku gembos. Aigooo, dasar dongsaeng ga bener, evil, babo! Segera kubalas smsnya.
To : Jihyun
” BABO!! Kenapa kau gembosin?? Uda mau hujan lagi!?? Bego!!”
Cihh, dongsaeng ga bener. Jangan- jangan dia cuma mau ngerjain aku lagi, aigooo, kenapa ga sadar dari dulu. Dia kan sama denganku, jail juga, ahhh, bego ah. Ahh, hp ku bunyi.
From: Jihyun
” Oppa babo ah, kesempatam bagus gini, kan kalo hujan oppa bisa mengantar Hae onni pulang jalan kaki sambil payungan berdua. Romantis kan?? Masa ga nyadar sih”
Hmmm, ada benernya juga sih, ya udah deh
To : Jihyun
” Terserah deh, jadi abis ini aku berentiin mobilnya. Trus gimana?
From: Jihyun
” Abis berentiin mobilnya, pura2 mau telepon, terus critanya hp oppa baterenya abis, trs anter deh pulang jalan kaki”
To: Jihyun
” Terus nasib mobilku gimana? Masa ditaro doang di pinggir jalan? Itu namanya ngundang maling”
-ok, karena sebetulnya ga penting, di skip aja ya, aslinya sih panjang ni sms nya-
Ok, saatnya menjalankan rencana. Sepertinya sebentar lagi hujan, ok aku mulai.
” Ahh, sepertinya ada yang aneh dengan mobil ini ” kataku dengan muka panik.
“Ada apa emangnya?” tanya Haeyoung.
” Aku periksa dulu” kataku sambil turun dari mobil. Aku pun pura pura memeriksa semua ban. ” Ah, ban nya gembos, aishh, kok bisa sih??” kataku pura2 panik.
” Yahh, jadi gimana dong, sudah mau hujan lagi”
” Aku telepon supirku dulu”
Aku pura-pura menelepon dan… ” Ahh, batere hp ku habis”
” Hp ku juga rusak lg”
” Ayo kuantar jalan kaki, rumahmu tidak jauh kan”
” Mobilmu gimana?
” Itu urusan gampang, yang penting aku antar kau pulang dulu”
” Ok, ahh, gerimis” kata Haeyoung sambil menadah gerimis dan melihat ke langit. Dia cantik sekali, walaupun mendung, dia masih kelihatan bersinar. *jijik lo kyu*
” Aku ambil payung dulu” kataku sambil membuka bagasi dan mengambil payung yang emang imut-imut bgt.
” Mendekatlah, nanti kau kehujanan” kataku sambil menarik bahunya untuk mendekat. Sepertinya dia malu sekali, aku juga sih. Kami pun berjalan di tengah hujan rintik-rintik ini. Aigo, suasananya romantis sekali. Setelah berjalan beberapa lama, kami pun sampai di rumahnya yang megah.
” Kyuhyun ah, mau pinjam telepon?”
” Iya”
” Pelayan , bawakan telepon” kata Haeyoung santai sambil berjalan ke kamarnya. Aku menunggu di ruang tamu. Secepat kilat, seorang pelayan datang membawakanku telepon. Rumah ini aneh sekali. Akupun mengambil telepon itu, lalu segera menelepon Jihyun.
” Yoboseyo, Jihyun ah, jemput aku di tempat Hayoung ya. Palliwa!!” kataku singkat lalu segera kumatikan teleponnya sebelum dongsaengku ngomong panjang lebar.
Tak lama kemudian, Haeyoung kembali dari kamarnya. ” Kyuhyun ah, ayo diminum tehnya” katanya sambil duduk di sofa di seberangku. Saat sedang asik minum teh, tiba-tiba seorang pelayan datang.
” Nona, ada tamu”
” Siapa?”
” Nona Cho Jihyun”
” Ahh, suruh ke sini”
” Baik nona”
Tak lama kemudian adikku masuk ruangan.
“Annyeong onni” katanya sambil melakukan aegyo. Aigo, hentikanlah Jihyun, aku masih lebih imut kok dari mu * hah?!*
“Anyeong Jihyun, ayo minum teh dulu”
“Ne onni, sepertinya oppaku juga masih asik” kata adikku ngajak berantem. Dengan segera kuinjak kakinya.
“Aaa”
“Ada apa? ” tanya Haeyoung.
“Gwaenchana onni” kata adikku singkat begitu melihat wajahku.
Author POV
Kyuhyun dan Jihyun telepati. Inilah yang mereka ributkan.
Jihyun :  Oppa!! Kau menginjak sepatu favoritku!!
Kyuhyun: Siapa suruh bicara macam macam
Jihyun : Emang aku ngomong apa coba??
Kyuhyun: Aiish, ngomong denganmu tdk ada ahbisnya, sudahlah.
” Ehm, kalian berdua kenapa?” tanya Haeyoung yang bingung dengan duo evil ini. “Tidak ada apa apa onni”
Setelah mengobrol beberapa lama, Kyuhyun dan Jihyun pun pulang. Di perjalanan.
” Bagaimana tadi oppa?” kata Jihyun sambil tersenyum jahil. ” Ya gitu deh” jawab Kyu santai n ga jelas. ” Yee, yang jelas dong” kata Jihyun yang gemes ama oppanya ini. “Aku malu sekali” kata Kyuhyun. ” Kenapa harus malu, oppa kan tidak melakukan sesuatu yang aneh ” kata Jihyun. ” Memang sih, tapi tetap saja” jawab Kyuhyun.
” Terus , kapan oppa akan menyatakan perasaan oppa? ” tanya Jihyun dengan muka serius.
” Tidak tahu, aku akan menunggu sampai Haeyoung menyukaiku “
” Tapii, oppa kan tidak bisa tahu apakah onni menyukai oppa atau tidak”
” Oppa tahu, mangkanya aku akan menunggunya” kata Kyuhyun serius.
” Kalau begitu selamat menunggu oppa”  *merusak suasana serius*
” Mangkanya, doain dong, kamu mau kan dia menjadi kakak iparmu”
” Mau lah, onni berkali-kali lipat lebih baik dari pada mantan pacar oppa dulu, siapa tuh namanya? Yang ngeliat kecoa lewat doang teriak-teriaknya uda kayak apaan aja, bisa tuli kalo hidup sama dia mah” kata Jihyun.
” Tidak usah dibahas lagi, oppa malas mengingat-ingat dia ” kata Kyuhyun.
” Baik oppa”
Selama 2 bulan, hampir setiap hari Jihyun mencoba membuat oppanya semakin dekat dengan Haeyoung. Mulai dari cara normal sampai cara aneh bin ajaib sudah pernah dicoba smua. Sementara itu kedua keluarga sedang merencanakan pertunangan Kyuhyun dan Haeyoung. Kyuhyun sih, happy-happy aja, kalo Haeyoungnya, gatau deh. Bisa merana, bisa sedih tapi bisa senang juga. Kira kira apa ya perasaan Haeyoung?
To Be Continue
note: maaf FF nya ngaco dan maksa~ comment ya yg baca 😀

Better Than Revenge Part 1

13 Dec

She’s not a saint and she’s not what you think
She’s an actress, whoa
She’s better known for the things that she does
On the mattress
Soon she’s gonna find
Stealing other people’s toys
On the playground
Won’t make you many friends
She should keep in mind She should keep in mind
There is nothing I do better
Than revenge”
taylorswift

To        :           Kyuhyun

From    :           Min Ah

Chagiya , apa kau sudah makan?

Ini sudah jam 12 siang kau harus makan

Kalau tidak maag mu kumat~!

Saranghae♥

END

●●●

To        :           Min Ah

From    :           Kyuhyun

NE~ aku sudah makan

Kamu?

Nado Saranghae Chagi..

END

●●●

To        :           Kyuhyun

From    :           Min Ah

Sudah dong! J

Chagiya~ Jaga dirimu disana ya!

I miss you so much!♥

END

●●●

To        :           Min Ah

From    :           Kyuhyun

Ne~ kau juga!

I miss you too

Sudah dulu ya Hyung²ku sudah memanggilku

END

KYUHYUN POV

“Kyuhyun! Palli! Kita ada jumpa fans!” teriak Sungmin hyung dari luar kamar hotel. Aigo Sungmin hyung bawel sekali. Ga tau orang lagi kangen sama yeojachingunya ya? Ya sudah lah nanti lagi aja smsnya.

Akupun keluar dari kamarku dan menikuti Sungmin Hyung menuju ruang jumpa Fans. Sampai disana aku kaget setengah gila. 1 ruangan yang kulihat hanya yeoja yeoja memakai baju Sapphire Blue dan membawa lightstick Super Junior. Harusnya aku ga heran sih akukan member  Super Junior . Babonya diriku.:|

“Hyung! Ini kok yeoja semua?”tanyaku pada Eunhyuk hyung yang berdiri disampingku. “Mana ku tau Kyu! Lumayan lagi disini yeojanya cantik cantik bisa cuci mata! Memang kau polos sekali jadi namja! Cuma Park MinAh yang ada dikepalamu! Cari lah yeoja disini! Lumayan buat sampingan!”Katanya sambil menepuk lengan kananku.

“Hyung akukan setia tidak sepertimu! Punya pacar dimana mana! Ayo sebutkan nama yeoja chingumu dari a-z aku yakin kau pasti tak ingat!” kataku sambil merangkul balik Hyungku yang playboy cap monyet ini. Untuk jadi Playboypun dia belum memenuhi Syarat dia belum melebihi kegantenganku! HAHA

“Hah! Memangnya aku sepikun apa kyu? Nih ya dari A , Ah Ra , Che Rim, EunJi,Hyunhae,Jessica,siapa lagi ya..”kata Eunhyuk terputus karena ia lupa nama pacar pacarnya. See Lebih baik seperti aku polos dari pada lupa nama pacar sendiri.

“Kyuhyun Oppa~” Ah! Fans ku! Aku kira aku tak punya fans. Aku melambaikan tanganku kepadanya. Ia tersenyum lebar dan kubalas dengan senyumanku juga. Baiknya diriku. Oke saatnya mencari ELF beruntung aku tarik dia saja lah! Aku tak  tau fans ku siapa lagi. Tapi saat mau ku tarik Leeteuk hyung menariknya duluan. Muka Yeoja itu berubah jadi murung, aku langsung merebutnya dari Leeteuk hyung dan menariknya ke pelukanku.

“Hyung aku mengincarnya duluan!” kataku sambil memeluknya!. “Aku laporin Minah loh! Kalau kau selingkuh dengan ELF”katanya sambil memasang muka imut! Aduh bagaimana kalau dilaporkan beneran? Ottokke aku tak mau dia salah paham. Oke tenenag kyu ini hanya kerja. Kerja jadi anggep aja fans service.

“Kyuhyun oppa~ minta tanda tangan” Sebuah suara menghanyutkan lamunanku tentang perkataan leeteuk Hyung. “Nanti dulu ya! Aku kasih semua yang kau mau! Asal jangan aneh aneh kita naek ke panggung dulu~”jawabku sambil menariknya kepanggung.

Saat dipanggung semua ELF yang beruntung meminta aneh aneh , entah cium pipi. Cium bibir , peluk sampai melepaskan baju lalu memeluknya. Semoga yeoja yang kutarik tadi tak meminta yang aneh aneh.

“Oppa aku hanya mau berkenalan dan bertukaran no hp!”katanya yang membuatku lega. “Oh ok ! sini hpmu” ia memberikan hpnya dan akupun mengetikan no hpku. Aku tak berbohong dengan no hpku, aku ketik no hpku sebenarnya. Akupun menekan tombol telpon dan mengeluarkan hpku untuk meyakinkan yeoja itu kalau itu no hpku. Mukanya berbinar binar oh iya namanya siapa ya? Tanya ah

“Namamusiapa?”tanyaku sambil memasukan nonya ke contac hpku. “Park Eunhye” Namanya manis Eunhye.Ok sudha ku save. “Eunhye ah~ jangan bilang dan sebarkan no hpku ke orang lain ya.” Pintaku padanya.”Ne~ oppa” dia tersenyum, entah mengapa hatiku juga ikut senang. Iapun turun ke atas panggung dan melambaikan tangannya ke arahku dengan senyuman lebar dan manisnya.

Akhirnya Jumpa fans selesai, Aigo capenya. Sms Minah ah.

Ada 1 sms dari siapa ya? Mwo ? eunhye?

To        :           Kyuhyun

From    :           Eunhye

Oppa! Annyeong

END

Yeoja aneh sms Cuma ngomong gitu doang? Bales deh! Dari pada bosen.

To        :           Eunhye

From    :           Kyuhyun

Annyeong ~ Eunhye ah

Kau lagi apa?

END

Eunhye ya? Aku jadi penasaran dengannya. Dia beneran tinggal di jeju atu dia ke jeju hanya untuk melihatku? Kau dia ke sini haya untuk melihatku dia beneran fans beratku dong? Ah ok lanjut.. Balesnya lama banget~ Sudah lah aku tidur dulu.

2 jam kemudian

Minha aku lupa sms dia! Jam berapa sekarang ? sudah jam 9 malem lagi! Aduh dia pasti duah tidur. Semoga dia mengerti mengapa aku tidak menelponnya.

“Kyu! Kau sudha makan belum? Kita cari makan yuk!”. “belum! Tunggu hyung! Aku ganti baju dulu~” siapa ya? Asal kuterima aja ajakanya, tak apa lah aku lagi laper berat dari sebelum jumpafans aku belum makan. Saat kubuka pintu ku lihat Kim Heechul hyung kesayanganku memakai sepatu sneakers dengan pakaian Serba ketutup . Ia menatap ku ddan menyuruhku masuk ke kamar lagi dan mengobarak abik Koperku dan menyuruhku mengganti baju.

“Kyuhyun! Kau babo ya? Mau di serbu ELF?” ah iya aku lupa akukan member Boyband terkenal di Korea.Tapi nanti kalau ketauan dikira sombong lagi.”Hyung nanti kalau ketauan dikira sombong! Mending pake kaca mata ama masker yang kau pakai tak udah tertutupp banget!” kataku sambil melepaskan topi hyungku itu. “Iya juga ya. Ya sudah lah! Kajja! Aku sudah lapar! Member yang lai sialan sudah makan duluan aku ditinggal giliran diminta nemenin aja ga mau.”Heechul hyung kasihan. Oke lah sesama belum makan aku ikut saja.”Kajja!”

Saat di lobby dan heechul hyung mencari rentalan mobil dan sepertinya tak ada. Aku ajak saja dia berjalan kaki lagian sepertinya ada pasar malem dideket Hotel. “Hyung ikut aku saja! Sepertinya ada Pasarmalem disana!”ajaku sambil menarik tangannya. Heechul hyung hanya mengikutiku pasrah.

Saat dipasar malam semua yeoja membuka jalan kepadaku dan Heechul hyung yang sepertinya tau kalau itu kami. Disana ada seorang namja imut melambaikan tanganya ke arah ku dan heechul hyun. “Kyuhyun! Heechul hyung! Palli sini!”teriaknyadan sepertinya itu suara Sungminhyung.Aku dan Heechul hyungpun berjalan mengarah ke arah Sungminhyung. Disana ia asik bermain menangkap ikan dengan tangannya. Banyak Yeoja mengelilinginya Saat kutenokan kepalaku ke arah Bianglala aku lihat sesosok Yeoja yang tak asing bagiku. Ah Eunhye. Kenapa ia hanya duduk ? inikan Pasar Malem harusnya dia seneng dong. Mukanya murung. Eh iya tadikan ia tak membalas smsku. Aku samperin ah “Hyung aku ke toilet dulu ya!” kataku mencari alesan untuk lepas dari hyung hyungku. Yang asik berlomba menangkap ikan. “Ne~ jangan lama lama.”

Akupun nyamperin Eunhye yang masih duduk merana. Isengin ah Kututup kedia matanya dari belakang. Siapa tau dia mengenaliku. “YAK! Siapa sh? Jangan ganggu orng napa?” katanya ketus , langsung kulepas matanya dan langsung duduk disebelahnya. “ini aku! Maaf mengganggumu”kataku sambil mengelus elus kepalanya

“Oppa!~ kenapa kau disini?”tanyanya sambil memasang muka melas.Aku langsung memegang perut ku dan masang muka lebih melas darinya. “Aku belum makan!” “Jinjja? Oppa kau harus makan! Nanti kau lemas!” Ia berdiri lalu menariku ke sebuah kios makanan jalanan. Disitu tertera ‘Sate Madura’ Makanan apa itu? Akuperccaya aja deh sama dia lagian mana ada fansngeracunin idolanya sendiri.

“Ahjumma! 1 porsi sate ayam ya!”teriaknya . Saat menunggu makanan aku asik ngeliatin mukanya. Aish Kyu inget Minah di Seoul dia Yeoja Chingumu.! Ku alihkan langsung pandanganku.Okada soju! Beli ah! “Ahjumma! Soju satu ya!” teriaku dibalas dengan tatapan sinis Eunhye.

“Oppa kau suka mabok mabokan ya?”tanyanya yang membuat otakku berpikir. “Ya kadang kadang kalau lagi kelaperan”Aleasan apa itu?

“Oh! Hentikan kebiasaanmu itu! Tak baik juka sering mabok mabokan” ah dia menasehatiku. Maaf deh kalau gitu, tapi sudah lama aku tak minum soju.”Ne~”

Sate ayam itupun datang aku memakannya sampai habis tak ku bagi dengan Eunhye dia hanya terpana melihatku makan dengan lahap tanpa menghiraukan betapa belepotannya mulutku. “Oppa~ kau laper banget ya?” aku hanya membalasnya dengan senyuman tanpa dosaku. “Mau lagi?” tanyanya. Kuanggukan langsung kepalaku. Dia memesan 1 porsi lagi dan duduk lagi dibangkunya.

Dia sudah pernah minum soju belom ya?aku suruh minum deh! “Eunhye ah~ cobalah minum ini!” kata ku sambil menyodorkan botol soju. “aku ga suka soju oppa makasih!” hah? Serius? Belom pernah minum? “Cepatlah minum. Coba minum biar kau tau rasanya!”pintaku dengan pupy face dan akhirnya ia meminumnya YES! HAHA evil kyu emang hebat.

Sepertnya ia ketagihan sudah berapa gelas ia minum! Expert ni yeoja. Boleh juga. Mau ngalahin aku nih ceritanya! Tak ada seorangpun yang bisa ngalahin Kyuhyun.

20 menit kemudian

Aku selesai memakan sateku dan menghabiskan soju yang ku beli tadi, Sedangkan Eunhye sepertinya udah menghabiskan lebih dari 20 gelas soju. GAWAT! Nanti kalo mabok gimana? “Oppa! Saranghae! Putuslah dengan Minah onni dia tak baik untukmu!” tuhkan benar mabok! Dia tau dari mana aku pacaran sama Minah?memangnya dia bisa ngeramal? Paranormal gitu?

“Memangnya  Minah kenapa?”tanya ku penasaran. “Oppa dia sudah berpacaran dengan Leeteuk ! hyungmu! Kau harus percaya aku adiknya! Adik yang selalu dianggap tak berguna baginya?” Wait say what? Dia pacaran sama Leeteuk? Aigo kyu! Jangan percaya kau sayang dengan minah kan? Dia mana mungkin menipu mu! “Sudah lah jangan berkahyal ayo kuantar pulang”aku langsung menggendongnya.

“Oppa~ saranghae! Saranghae oppa~! Waktu kau menjemput onni aku hanya bisa berdiam diri dikamar dan melihatmu keluar rumahku bersama onni dari jendela. Hatiku sakit Oppa! Aku suka sama oppa lebih dari yang oppa kira! Aku bukan hanya ELF!” Adoh linduranya makin ngelantur lagi. Dimana ya rumahnya? Apa aku bawa ke kamarku saja? Mana udah jam 11 malem. Ya sudah lah.

Di kamar Kyuhyun

Aku menidurkan dia dikasur dan menyelimutinya. Aku bingung dengan apa yang ia katakan. Rasanya ada benarnya juga dia adiknya Minah mereka punya wajah yang mirip mana nama marganya sama lagi. Dan biasanya kalau orang mabok ngomongnya pasti jujur. Apa aku tanya leeteuk hyung saja. Dia juga mencurigakan punya yeojachingu tapi tak pernah bilang dia siapa.

“Eunhye ah~ aku kekamar leetuk hyung dulu ya!” kubisikan tepat ditelinganya. Setelah itu aku langsung menghampiri Leeteuk hyung dikamarnya . Kupencet belnya. Masa bodo deh udah malem malem. Aku harus tau yang sebenernya.

TINGTONG~

“Nugu?”teriak seorang yeoja dari dalam pintu.Pintu itupun terbuka

JLEB sebuah tombak menusuk hatiku hingga hariku hancur berkeping keping *lebay mood on*

“Kyuhyun!~” katannya sambil mencoba memeluku.

“Kau!”ingin kutampar rasanya mukanya dan ku lempar jauh jauh dirinya keluar hotel ini. “Chagiya! Siapa itu?Pallikesini! ayo lanjutin!” kata namja dari dalam! Dan aku yakinn itu adalah Leeteuk hyung. Aku langkahkan kaki ku kedalam dan memukul muka Leeteuk hyung dengan sekeras kerasnya

“Stop Kyuhyun dia tak salah! Aku yang salah! Stop! Kalau kau tak berhenti maka kita putus!” kata Minah sambil memegangi tangan ku “Putus? Oke! Kita putus it’s over now ! jangan cari aku lagi minah!”kataku ketus sambil keluar dari kamar leeteuk hyung. Kulangkahkan kakiku yang super duper lemas kekamar. Kubuka puntu kamar dan kulihat eunhye yangtidur lelap.

“Ternyata kau benar! Dia berpacaran dengan leeteuk hyung!” kataku sambil memeluk eunhye yang tidur seperti putri. Apa Yang bisa kulakukan sekarang? Aku hanya seperti Patung yang tak bis aberbuat apa apa! Hatiku terlanjur hancur untuk melakukan banyak hal. Akupun langsung melumat habis bibir kecil eunhye. Membuka 1 persatu kancing kemejannya dan malam itupun aku membuatnya menjadi milikku.

Pagi Hari

“hmm…dimana ini? Gawat tadi malamkan aku mabok mabokan.Tunggu tunggu kenapa aku memakai kemeja laki laki?” sebuah suara panik membuatku bangun dari tidurku.Kulihat Eunhye duduk dengan muka cemas. Akupun membangunkan diriku dan memeluknya dari belakang. “Eunhye is mine now!” bisiku ditelinganya.

“Kyuhyun oppa~ kaukan punya Minah onni~”kata Eunhye sambil memalingkan kepalanya ke arahku. “Aniyo! Aku punya kamu! Kau lupa? Semalem aku membuatmu menjadi miliku?Eunhye ah~ Saranghae!”kataku membuatnya bingung 7 keliling. Aku langsung merebahkan diriku ke kasur dan menarik dirinya kebelakang dan membuatnya tidur di sampingku lagi

“Aku janji! Aku akan menjaga mu dengan segenap jiwaku dan tidka akan membuatmu menangis lagi seperti semalam.!~”katakusambil mendekatkan wajahku ke wajahnya.Tapi ia menampar mukaku.

“Oppa! Jahat!”ia mengambil bajunya dan memakainya lagi. Dan pergi meninggalkanku sendirian.Apa dia marah? Apa yang kulakuakan padanya?

TBC.

– Rena –