Loving You [Part 6]

26 Jan

Saturday. 06.40 AM . Cho residence

 

Jihyun sedang merusuh di kamar Kyuhyun. Ia mengguncang-guncang tubuh Kyuhyun yang masih tidur. “Oppa~, ireona!”

“Kyaa, oppa, lepas! Aku bukan guling”

Jihyun bertriak-triak sambil berusaha melepaskan pelukan Kyuhyun yang sepertinya mengira dia guling. “Huft, lepas juga. Oppa!! Bangun! Kusiram loh!

“Ehm, ada apa? “ kata Kyuhyun setengah tidur.

“Cepat bangun , aku sudah buat rencana untuk hari ini, ayo cepat siap-siap” kata Jihyun sambil menarik selimut Kyuhyun.

“Ah, ini masih pagi sekali , nanti siang saja” kata Kyuhyun sambil tidur lagi.

 

“Ihh, ayo cepat bangun, kita harus siap-siap dulu!! Cepat”

“Rencana aneh apa lagi yang kau buat?” tanya Kyuhyun dengan tampang curiga.

“Tenang oppa, yang ini sudah kurencanakan matang-matang”

“Emang kita ngapain?”

“Sudah tenang saja, bahkan aku sudah minta tolong teman oppa” kata Jihyun watados.

 

“”APA?? KAU MEMBERITAHU TEMANKU?” kata Kyuhyun emosi.

“Aigo, jangan teriak-teriak dong”

“Apa yang kau lakukan ?? Babo!!”

“Aissh, oppa tenang saja, aku tidak sebego itu, Donghae oppa dan Jeongnam onni sudah tahu kok kalau oppa dan Hae onni dijodohkan” kata Jihyun.

 

Dalam hati Kyuhyun ‘Emangnya Jeongnam temen gw ya, prasaan ngomong kalo perlu doang’. “Terus?” tanya Kyuhyun yang masih ga nyambung.

“Aku minta tolong mereka untuk rencana hari ini, nanti kau dengarkan instruksiku ya oppa, kau harus akting yang bagus, awas kalo ntar plangak plongok doang” kata Jihyun.

“Hah? Kau ngomongin apa sih?”

“Ahh, yang penting dengarkan aku nanti, skarang siap-siap”

“Iya, aku ga ngerti sama sekali” kata Kyuhyun sambil berjalan ke wc.

 

Jihyun POV

Hari ini aku akan menjalankan rencana lagi. Untung teman-teman oppa dan Hyunhae mau membantu. Tapi…, aku minta maaf pada oppa, karena……aku tidak sengaja memberitahu Donghae oppa. Kukira dia sudah tau , ternyata tidak. Kalau Jeongnam onni sudah pernah diberitahu oleh Haeyoung onni, jadi aman.

 

Author POV

Flashback 2 hari yg lalu.

“Donghae oppa” panggil Jihyun sambil mengejar-ngejar Donghae yang lagi jalan di depan sekolah. “Yee, waeyo Jihyun ah” kata Donghae sambil berhenti berjalan.

“Hosh..hosh, tunggu, aku napas dulu” kata Jihyun sambil ngambil napas karena dia ngejar Donghae dari dalem sekolah sampe luar sekolah sampe jalan raya sampe…. *halah sampe mana tuh* sampe capek lah.

 

“Ada apa?” tanya Donghae.

“Oppa bisa bantu aku ga?”

“Bantu apa?” tanya Donghae.

“Oppa tahu kan kalau oppaku dijodohkan dengan Haeyoung onni, jadi aku mau membuat mereka menjadi dekat, bantu aku ya oppa” kata Jihyun *aegyo*

Donghae diam bentar, dia mikir dulu, terus jadi cengo, muka nya aneh terus….

 

“Hah?? Jadi yang dia yang dijodohkan dengan Haeyoung????” kata Donghae

“Ehh,….oppa belum tahu ya?” kata Jihyun pelan.

“Belum tahu” kata Donghae polos.

 

“Huwaaa, gawat, aku bisa dijemur di jemuran baju nih sama Kyu oppa, ahhh, eotokkae???” kata Jihyun panik sambil jingkrak-jingkrak bikin Donghae bingung.

“Memangnya kenapa?” tanya Donghae yang ga ngerti.

 

“Ehehehe, tentang oppaku dijodohkan dengan Hae onni, itu sbetulnya rahasia, kukira oppa sudah tahu, ntar oppa pura-pura udah tahu aja ya, dari pada aku digorok ntar” kata Jihyun memohon. “Iya deh, nanti aku bantu” kata Donghae.

“Kyaa, gomawo oppa” kata Jihyun sambil memeluk Donghae. *elfish menatap tajam*

“Ne, chomaneyo”

 

Balik lagi ke sekarang, Jihyun POV

Para pelayan libur hari ini, jadi aku harus membuat sarapan.

“Oppa, sarapan dulu” kata ku.

“Ini kau yang buat?” tanya oppaku yang baru turun sambil menunjuk jajangmyeon buatanku.

“Iya lah, cepet makan”

“Iya deh”

Setelah selesai sarapan, kita pun berangkat menuju rumah Donghae, adikku yang agak bego ini dengan begonya meminta bantuan Donghae. Dasar, musti ditaro mana mukaku nanti.

 

Author POV

 

Saturday 07.15 AM. Kim residence

 

“Nona, ada tamu” kata pelayan di rumah Haeyoung.

“Hah? Siapa pagi-pagi begini?” tanya Haeyoung yang baru bangun gara-gara pelayan masuk ke kamar.

“Namanya Kim Jeong nam, katanya teman nona”

“Ah, suruh ke sini”

“Baik agashi”

 

Tak lama kemudian

“Permisi nona, ini teman anda” kata pelayan.

“Ahh, suruh masuk, kamsahamnida ahjumma”

“Ne , agashi”

 

“Ada apa datang pagi-pagi begini?” tanya Haeyoung sambil mempersilahkan Jeongnam duduk.

“Ehhh.., aku diberi tiket taman bermain sama Donghae, ada 2, jadi ayo kita pergi sama-sama , sayang kalo tiketnya kebuang. Mau ya” kata Jeongnam dengan puppy eyes.

“Tapi.., kenapa kau baru memberi tahu sekarang?” tanya Haeyoung.

“Kemarin aku mau ngomong lupa, kau ikut ya. Please~”

 

“Ehm, baiklah, aku siap-siap dulu, tunggu sebentar”

“Kyaa, gomawo, lama juga gapapa kok “

“Ne”

 

Sementara itu di depan taman bermain.

 

“Eh, memangnya kita udah boleh masuk? Kan masih pagi , baru jam 8.45 , kan bukanya jam 10.00” kata Hyun Hae, adik Donghae.

“Bisa lah, ini kan punya keluargaku” kata Jihyun.

“…..” <— mikir

 

“Oh iya, gw lupa”

 

“Oppa, kau dan Donghae oppa ke cafe itu dulu aja, aku mau mengurus ini dulu”

“Arraseo”

“Ayo Kyu, kita ke sana”

Kyuhyun dan Donghae pun pergi . Dan kedua anak ini mulai mengatur rencana dan isi taman bermain. *bukan mainannya yg dipindah2in*

45 menit kemudian. Mereka berdua sudah selesai mengobrak-abrik taman bermain itu sesuka hati. “Semua sudah siap *diobrak-abrik* tinggal tunggu Jeongnam onnie membawa Hae onni.” kata Jihyun.

 

“Iya , sekarang kita panggil oppamu and oppaku”

“Ne~, sana telepon”

“Lho? Kok gw?”

“Gw mau ngambil gelang buat masuk dulu, sana cepet telepon”

“Iya iya”

Hyunhae pun menelepon oppanya dan 5 menit kemudian mereka berdua datang. “Hyunhae, oppa, ayo sini, nih gelangnya” kata Jihyun sambil melambai-lambaikan gelang di tangannya. Mereka pun masuk ke dalam.

 

~oh nan, keu nuga nuga mworedo naneun sangwan obdago~

Hp Jihyun berbunyi , ada sms masuk. Isinya..

 

From : Jeongnam onnie

‘Aku sedang dalam perjalanan ke sana, kabari aku tentang rencana nya ya😀’

 

To : Jeongnam onnie

‘Ok, onnie, nanti aku kabari ‘

 

Jihyun pun memberi tahu Donghae dan Hyunhae rencananya. Sedangkan kyuhyun yang gatau apa-apa cuma terbengong-bengong di belakang mereka semua.

“Nanti oppa ketemuan dengan Hae and Jeongnam onnie di depan bianglala ya, kan gede, keliatan dari mana-mana”

“Ya sudah , terus aku ngapain?

“Terus nanti aku nanti sama Kyu oppa nunggu, trs ntar kita pura-pura ktemu , nanti aku sms tempatnya”

 

“Baiklah, aku ke bianglala dulu kalau begitu”

“Iya, jangan lupa akting ya”

“Sip~”

Donghae dan Hyunhae pun berjalan menuju bianglala. Sedangkan Kyuhyun dan Jihyun masih diam di tempat. “Oppa, ayo kita duduk di situ, aku akan menjelaskan rencana” kata Jihyun. “Akhirnyaa….., aku ga ngerti apa-apa nih” kata Kyuhyun. “Sekarang akan kujelaskan, jadi……”

Jihyun asik menjelaskan rencananya sedangkan Kyuhyun cuma manggut-manggut pasrah sama adiknya ini.

 

~oh nan, keu nuga nuga mworedo naneun sangwan obdago~

“Yoboseyo”

“Yoboseyo, maknae ga bener, aku udah sama Hae onni nih” kata Hyunhae di telepon.

“Ohh, ya udah, ajak naik atraksi dulu aja, ntar kita ketemuan di dpn roller coaster”

“Ok deh”

 

Di tempat Hyunhae dan Donghae.

“Donghae, kesambet setan mana kau memberi Jeongnam tiket taman ria?” tanya Haeyoung bingung. “Ahh, aku menang undian di supermarket, dapat 4 tiket taman ria, karena lebih kuberi saja ke Jeongnam. Ngomong-ngomong , kenalkan ini adikku Hyunhae” kata Donghae.

“Ah, Haeyoung imnida”

“Ne, Hyunhae imnida, aku sudah tau tentang onni dari Jihyun” kata Hyunhae sambil berbisik. “Mwo?? Kau tahu? aishh, pokoknya ini rahasia ya” kata Haeyoung. “Iya onni”

 

“Kita mau naik apa?” tanya Donghae.

“Ayo naik roller coaster~” kata Hyunhae semangat. “Ayoo naik” kata semua setuju. Mereka berempat pun naik roller coaster sambil menunggu Jihyun.

 

Di tempat Jihyun.

“Oppa, ayo ke roller coaster” kata Jihyun sambil menarik-narik tangan Kyuhyun ala anak kecil minta dibeliin gulali. “Hah? Mo ngapain? Mau naik?” tanya Kyuhyun bingung karena setahu dia adiknya ga suka naik roller coaster.

 

“Nggak lah, mereka sedang naik roller coaster, kita akan bertemu di situ” kata Jihyun. “Oh, ya sudah, ayo”

 

Di depan roller coaster, mereka berempat baru turun. Sementara 2 orang itu lagi mondar-mandir geje di sekitar situ. Akhirnya mereka berpapasan juga.

“Lho? Kyu, kau ada di ini, wahhh, kebetulan sekali” kata Donghae *akting*

“Yo, Jihyun main ke sini juga toh” kata Hyunhae.

“Eheheh, iya, lagi gada kerjaan di rumah, jadi main ke sini deh” kata Jihyun. *dalam hati Jihyun ‘org punya bapa gw, gw tinggal dtg ,mo ngapain jg boleh’*

 

Haeyoung cuma bisa diem aja. Mau kabur, tapi ga enak sama yang lain. Akhirnya dia diem aja. “Gimana kalo kalian gabung aja sama kita, kalian jalan berdua bisa dikira pacaran, pakai cardigannya sama” kata Jeongnam sambil senyum-senyum.

Sontak Jihyun dan Kyuhyun segera menunduk melihat baju mereka hari ini. Dan ternyata mereka memakai cardigan yang modelnya sama cuma beda ukuran warna sapphire blue.

“Oppaaa, kenapa kau memakai cardigan yang sama denganku???” kata Jihyun mulai duluan. “Kau kali yang ikut-ikut, aku duluan yang pakai” kata Kyuhyun gamau kalah. “Oppa yang ikutan, aku yang bangun dan milih bajunya duluan” kata Jihyun melanjutkan perdebatan. “Kau yang ikutan”

 

“Ok, kalian mau berantem sampai kapan” kata Donghae yang bosen ngedengerin mereka. akhirnya mereka berdua diam, sedangkan Jeongnam berbisik ke Haeyoung.

 

“Ternyata Kyuhyun benar-benar cerewet ya, dia hanya begitu kalau ada adiknya ya?”

“Iya, adiknya seperti menekan tombol on/off nya” kata Haeyoung sambil berbisik juga.

 

Akhirnya mereka berlima ,eh ,berenam pergi bersama-sama. Tapi emang dasar demennya  adu mulut, mereka mulai lagi deh.

“Naik kora-kora yukk” kata Kyuhyun.

“Naik ontang-anting aja” kata Jihyun.

“Gaa, naik arung jeram aja” kata Donghae.

“Shiroyo, bajuku basah nanti, naik komidi putar aja” kata Jeongnam. Semua langsung menatap Jeongnam dengan tatapan ‘ngejek lo???’.

“Kita pulang aja yuk” kata Hyunhae dengan muka polos.

 

“Shiro” sahut mereka berlima kompak.

“Abis debat mulu, kapan kita mainnya” kata Hyunhae lagi.

“Lebih baik kita naiki semua, kecuali arung jeram dan komidi putar” kata Haeyoung menyelesaikan masalah. “Ok lah kalau begitu, kita naiki kora-kora dulu kalau bgitu” kata Kyuhyun.

 

Setelah menaiki berbagai wahana yang mengocok-ngocok tubuh, mereka tepar smua.

“Kita istirahat dulu yuk, sekalian makan siang” kata Donghae.

“Iya, mabok nihh” kata Jeongnam.

“Kita makan siang di situ” kata Jihyun sambil menunjuk salah 1 restoran cepat saji. Yup, rencana 2 akan dimulai, mari kita lanjutkan😀 Saat mereka sedang makan, tiba-tiba hp Jihyun berbunyi.

 

~ona, keu nuga nuga mworedo naneun sangwan obdago~

“Yoboseyo? Oppa..!!! Bogoshipoyo~! Kenapa baru telepon sekarang???” kata Jihyun. Ia segera berdiri dan beranjak keluar. Kyuhyun yang bingung bertanya.

“Itu siapa yang nelepon?”

“Namjachingunya kali” kata Hyunhae santai sambil meminum sof drinknya.

“Heh? Mwo? Dia sudah punya pacar??” kata Kyuhyun kaget.

“………, emangnya oppa gatau?” kata hyunhae dengan wajah prihatin.

“Ga”

“Payah, gitu aja gatau” kata Hyunhae cuek dan ngajak brantem.

“Hah, Donghae!!! Bisakah kau ajari adikmu ini sopan santun??” kata Kyuhyun sengit sambil meliaht Donghae dan menunjuk Hyunhae.

“Yahh, itu sih memang kau saja yang payah” kata Donghae santai.

“Yahh, kalian sama saja” *woi sadar diri, lo juga kek ade lo*

 

Setelah Jihyun pergi, satu per satu orang mulai meninggalkan Haeyoung dan Kyuhyun dengan alesan yang berbeda-beda. Akihirnya tinggal Kyuhyun dan Haeyoung tertinggal berdua.

“Kok mereka kabur smua sih?? tanya Haeyoung.

“Tau tuh, pada ngapain sih?”

 

~Sorry..sorry..sorry..sorry~

 

“Ehm, ada sms dari Jihyun” kata Kyuhyun.

“Dia bilang apa?” tanya Haeyoung penasaran.

“Mwo? Katanya dia menyuruh kita berlima untuk jalan tanpa dia”

“Berlima?? Tapi Donghae , Jeongnam dan Hyunhae kan ud ngabur entah kmana”

“Kita tunggu mereka kembali saja”

 

~Sorry..sorry..sorry..sorry~

“Hahh, siapa lagi sih??” kata Kyuhyun emosi.

“Mwo?? Kata Donghae dan Jeongnam kita disuruh jalan2 saja karena ipod Donghae hilang, mereka mau mencarinya” lanjut Kyuhyun.

“Yahh, ga seru dong, masa cuma berdua”

“Yahh, dari pada tiketnya mubazir, kita jalan-jalan aja yu”

“Ya sudah” kata Haeyoung pasrah aja.

 

~Sorry..sorry..sorry..sorry~

 

“Apa lagi nih, ngajak brantem aja” kata Kyuhyun kesel bgt.

 

From: Jihyun

‘Oppa, ajak Hae onni jalan2 yaa, aku pergi dulu *wink*’

 

Kyuhyun POV

Brengsek, apa sih yang dia rencanakan, mo diapain nih gw?? Aduhh, uda tau kalo gw deg-degan mulu kalo deket-deket Haeyoung. Mo bikin mati deg-degan nih??

Akhirnya kami pun menaiki berbagai macam wahana bersama-sama. Karena rata-rata wahana yang kita naiki itu bikin spot jantung, udah ga jelas nih aku deg-degan gara-gara Haeyoung ato wahananya. Akhirnya, aku mengajaknya memasuki rumah hantu.

“Kita ke rumah hantu yuk” ajakku.

“Eh.., oh.., oke”

 

Author POV

 

Mereka pun masuk ke dalam rumah hantu. Di dalam, Haeyoung yang ketakutan memeluk tangan Kyuhyun. Kyuhyun makin deg-degan aja gara-gara itu. Dan tiba-tiba ada yang memegang pundak Haeyoung. Spontan Haeyoung berteriak dan langsung memeluk pinggang Kyuhyun dan membenamkan wajahnya di punggung Kyuhyun. Wajah Kyuhyun langsung memerah dan jantungnya tambah berdebar tidak karuan.

“Ahh…, Haeyoung ah, kau takut ya?” kata Kyuhyun sambil menegok ke belakang. Haeyoung hanya diam, badannya gemetaran. Akhirnya Kyuhyun menggalengkan tangannya ke kepala Haeyoung dan menuntun Haeyoung keluar.

“Haeyoung ah, kok ga bilang sih kalau takut, sharusnya kita ga usah masuk kalau kamu takut” kata Kyuhyun setelah mereka sampai di luar.

“A..aku, belum pernah ke taman ria, jadi aku tidak tahu isinya gmana”

“Hah?! Belum pernah?” kata Kyuhyun kaget.

“Belumm, eomma dan appaku tidak pernah mengajakku ke tempat seperti ini” kata Haeyoung sambil menerawang jauh.

“Ohh, begitu, ahh, tunggu sebentar” kata Kyuhyun sambil pergi. Tak lama kemudian  ia kembali dengan 2 cone ice cream di tangan.

“Ini” kata Kyuhyun sambil menyodorkan ice creamnya.

“Kamu…suka vanilla ya?” tanya Kyuhyun.

“Iya, neomu joahaeyo” kata Haeyoung sambil tersenyum.

Kyuhyun langsung terpesona melihat senyuman Haeyoung. Wajahnya panas. “Ahh, Kyuhyun ah, mulutmu blepetan tuh, ahahahaha” kata Haeyoung sambil melap ice cream yang belepotan. Kyuhyun langsung salah tingkah. Sementara itu ada 4 manusia yang sedang asik menonton mereka berdua.

“Donghae, turunkan kepalamu dong, kau menghalangi pemandangan deh” kata Jeongnam. “Aishh, ini sudah mentok, kalu aku menunduk lagi, wajahku yang ganteng ini  mentok ke jalan” kata Donghae. “Aigoo, oppa and onni berisik sekali, nanti ketahuan nihh” kata Jihyun.

“Haeyoung ah, ayo kita naik bianglala” kata Kyuhyun.

“Boleh, ayo”

Mereka pun naik bianglala. Saat itu sedang sunset. Di paling atas. “Haeyoung ah, lihat ke sana deh” kata Kyuhyun sambil menunjuk ke satu arah. “Ada apa?” tanya Haeyoung sambil menengok ke arah yang ditunjuk Kyuhyun.

“Omona! Indah sekali” kata Haeyoung yang melihat sunset.

“Ini tempat terbaik untuk melihatnya, dulu waktu kecil aku sering ke sini untuk melihat sunset” kata Kyuhyun sambil memandangi sunset yang indah sekali.

“Woaa”

 

Haeyoung POV

 

Kyuhyun mengajakku untuk meliaht sunset dari atas bianglala. Aigo~, indah sekali. Pada saat aku menengok, wajah Kyuhyun ada tepat di depan wajahku. Lho, kok ak jadi deg-degan. Ada apa ini? Aishh, rasanya wajahku panas. Kenapa ini? Hanya dengan melihat wajahnya, aku jadi begini?

 

“Ngomong-ngomong, kenapa bianglala ini berhentinya lama sekali?” kataku berusaha mengalihkan perhatianku.

“Iya juga, apa bianglalanya rusak?” kata Kyuhyun polos.

“Mwo?! Rusak? Hyaa, sekarang bagaimana ini, gawat” kataku panik.

Tiba-tiba bianglala bergerak lagi.

“Huft, kukira rusak” kata Kyuhyun lega.

“Untung tidak rusak” kata Kyuhyun.

 

Author POV

Akhirnya mereka turun dari bianglala. Di bawah mereka bertemu dengan 4 manusia yang lain yang sedang rebutan binocular *buat ngeliat di atas Kyuhyun sama Haeyoung ngapain*

“Eh oppa, ada apa di sini?” kata Jihyun polos. Donghae segera mengambil binocularnya dan menyembunyikannya di balik badan. Kyuhyun dan Haeyoung ga sadar. “Kalian berempat kok bareng sih?” tanya Kyuhyun. “Tadi pas lagi jalan ketemu, ya kita bareng aja” jawab Hyunhae.

“Donghae, ipod mu ketemu?” tanya Haeyoung.

“Ketemu tadi, di deket tong sampah” jawab Donghae. =,=

“Eh, ini sudah hampir malam, kita makan malam yuk” kata Jeongnam.

“Boleh juga, ayo kita pergi ke dongdaemun aja sekarang” kata Kyuhyun.

“Ne, kajja”

Mereka pun segera meninggalkan taman ria dan menuju dongdaemun. Apa yang terjadi di sana?? Kita lanjutkan nanti *wink*

 

To Be Continue

By: Victoria

kependekan ya? berikutnya saya panjangin deh😀

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: